Ikuti Kami

light_mode
light_mode
News
Trending Tags

Lapas Banyuwangi Jadi Pusat Sosialisasi Penyusunan Renstra Ditjen Pemasyarakatan 2025–2029

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pro Siber – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat nasional dengan menjadi tuan rumah kegiatan sosialisasi penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan tahun 2025–2029 di lingkungan Kantor Wilayah Pemasyarakatan Jawa Timur.

Kegiatan penting tersebut digelar pada Rabu, 22 Oktober 2025, secara hybrid dari Aula Sahardjo Lapas Banyuwangi. Para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah koordinasi Jember hadir secara langsung, sementara UPT lainnya mengikuti melalui sambungan daring.

Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala Subdirektorat Strategi Program dan Kerangka Pendanaan Ditjen Pemasyarakatan, Dedy Eduar Eka Saputra. Dalam pemaparannya, Dedy menekankan pentingnya penyusunan Renstra yang berfungsi sebagai pedoman utama dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Ia menjelaskan bahwa Renstra Ditjen Pemasyarakatan 2025–2029 adalah dokumen perencanaan jangka menengah yang memuat arah kebijakan dan strategi pembangunan sistem pemasyarakatan di Indonesia.

“Tujuan diselenggarakannya sosialisasi ini adalah untuk memberikan pemahaman yang komprehensif dalam penyusunan matriks rencana strategis pada tingkat UPT dan Kantor Wilayah,” ungkap Dedy.

Sebagian dari paparannya juga menyinggung bahwa Renstra tersebut disusun berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020. Dokumen tersebut disusun dengan mempertimbangkan dinamika sosial, politik, dan hukum yang berkembang di masyarakat.

Menurut Dedy, tantangan utama sistem pemasyarakatan di masa depan adalah bagaimana mengimplementasikan kebijakan yang berkeadilan serta memperkuat perlakuan terhadap warga binaan.

“Dengan mempertimbangkan dinamika tersebut, pilihan kebijakan dan strategi yang dirumuskan dalam Renstra diharapkan mampu menjawab tantangan penegakan hukum, khususnya pada aspek perlakuan terhadap Warga Binaan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menyampaikan komitmennya untuk segera menindaklanjuti hasil kegiatan dengan menyusun matriks dan data dukung yang diperlukan. Ia menegaskan kesiapan Lapas Banyuwangi untuk melaksanakan setiap langkah yang sejalan dengan arah kebijakan Ditjen Pemasyarakatan.

“Melalui kegiatan ini, kami berkomitmen menjadikan Lapas Banyuwangi sebagai satuan kerja yang adaptif, efektif, dan berorientasi pada hasil,” ujar I Wayan.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat sinergi antar-UPT di Jawa Timur dalam mendukung visi besar pembangunan hukum nasional.

Kegiatan ini sekaligus menandai keseriusan jajaran pemasyarakatan untuk terus berinovasi dan memperkuat tata kelola lembaga yang transparan serta akuntabel.

“Kegiatan ini meneguhkan komitmen jajaran Pemasyarakatan Jawa Timur untuk terus berbenah dan berkontribusi dalam pembangunan hukum nasional,” pungkasnya.

Bagikan Threads

Penulis

Penulis percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus MBG Lauk Ikan Teri di Patoman Bikin Geram DPRD Banyuwangi

    Kasus MBG Lauk Ikan Teri di Patoman Bikin Geram DPRD Banyuwangi

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi, InfoBanyuwangi.com – Polemik menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) berupa ikan teri yang viral di Banyuwangi terus mendapat sorotan. Setelah Korwil SPPI Banyuwangi, Masrulin Dwi Manfi, menyampaikan permohonan maaf dan berjanji mengevaluasi penyusunan menu, kini giliran DPRD Banyuwangi yang angkat bicara. Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Patemo, menyayangkan terjadinya penyajian menu yang dinilai tidak layak […]

  • Yusuf Efendi Menggila, Persewangi Libas Manokwari United 4-1

    Yusuf Efendi Menggila, Persewangi Libas Manokwari United 4-1

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Haya
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Persewangi Banyuwangi mengawali langkah mereka di putaran nasional Liga 4 dengan kemenangan meyakinkan atas Manokwari United pada Selasa (22/4) sore. Dalam pertandingan pembuka Grup N ini, Laskar Blambangan tampil dominan dan menutup laga dengan skor mencolok 4-1. Sosok paling mencolok di laga ini tak lain adalah striker senior mereka, Yusuf Efendi. Pemain yang […]

  • Polemik Aktivitas PT ISARU NUSANTARA Di Desa Lemahbang Dewo, Dinas Lingkungan Hidup Di Duga Tutup Mata

    Polemik Aktivitas PT ISARU NUSANTARA Di Desa Lemahbang Dewo, Dinas Lingkungan Hidup Di Duga Tutup Mata

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Pemeritah Desa Lemahbang Dewo,Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, seakan-akan di abaikan oleh aktivitas PT ISARU NUSANTARA, yang bergerak di bidang pengolahan pupuk organik, hal ini terbukti ketika Pemerintah Desa melayangkan surat pemberitahuan tertanggal 24 Febuari 2025, perihal permasalahan bau yang di timbulkan hingga membuat masyarakat resah, bahkan persetujuan dari lingkungan terdampakpun belum terpenuhi, Sabtu (23/3/2025). Kepala […]

  • Tradisi Bubak Bumi, Cara Petani Banyuwangi Syukuri Alam dan Sambut Musim Tanam

    Tradisi Bubak Bumi, Cara Petani Banyuwangi Syukuri Alam dan Sambut Musim Tanam

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Memasuki musim tanam, masyarakat petani di Banyuwangi kembali menghidupkan tradisi turun-temurun yang sarat makna spiritual dan sosial, yakni Bubak Bumi. Tradisi ini menjadi bentuk doa bersama dan kenduri sebagai tanda dimulainya masa tanam sekaligus ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen sebelumnya. Tradisi Bubak Bumi kali ini berlangsung di Dam K Stail, […]

  • Perhutani Banyuwangi Selatan Salurkan TJSL untuk Pendidikan TK Tunas Rimba, Ini Manfaatnya

    Perhutani Banyuwangi Selatan Salurkan TJSL untuk Pendidikan TK Tunas Rimba, Ini Manfaatnya

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi, InfoBanyuwangi.com – Komitmen Perum Perhutani dalam mendukung pengembangan pendidikan kembali diwujudkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, bantuan senilai Rp 20 juta diberikan untuk peningkatan fasilitas TK Tunas Rimba Benculuk, lembaga pendidikan yang berada di wilayah kerja Perhutani KPH Banyuwangi Selatan. Dana TJSL tersebut disalurkan melalui Yayasan Taruna Rimba Perhutani […]

  • Jika Para Kades Merasa Bersih, Mengapa Takut Diaudit?

    Jika Para Kades Merasa Bersih, Mengapa Takut Diaudit?

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi, InfoBanyuwangi.com – Kisruh antara para Kepala Desa (Kades) se-Banyuwangi dan seorang anggota DPRD Banyuwangi bukan sekadar salah ucap. Ia membongkar sesuatu yang jauh lebih besar: rapuhnya integritas dan komunikasi publik di antara pejabat daerah. Sebuah pernyataan yang seharusnya berbasis data berubah menjadi bara yang menyulut amarah ratusan Kades. Dan kini, bola panas justru berada […]

expand_less