Kasus MBG Lauk Ikan Teri di Patoman Bikin Geram DPRD Banyuwangi
- Pemerintahan
- calendar_month Rabu, 3 Des 2025

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Banyuwangi, InfoBanyuwangi.com – Polemik menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) berupa ikan teri yang viral di Banyuwangi terus mendapat sorotan. Setelah Korwil SPPI Banyuwangi, Masrulin Dwi Manfi, menyampaikan permohonan maaf dan berjanji mengevaluasi penyusunan menu, kini giliran DPRD Banyuwangi yang angkat bicara.
Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Patemo, menyayangkan terjadinya penyajian menu yang dinilai tidak layak dan tidak memenuhi standar gizi tersebut. Menurutnya, program MBG telah memiliki anggaran memadai dan standar menu yang sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
“Program MBG ini sudah ada anggaran dan standar menu dari BGN. Kejadian lauk ikan teri ini harus menjadi perhatian serius,” tegas Patemo.
Kasus ini diketahui terjadi pada 2 Desember di wilayah Patoman, Kecamatan Blimbingsari, sebagaimana diberitakan sebelumnya. Salah seorang wali murid menyampaikan kekecewaan setelah mendapati menu MBG anaknya hanya berisi ikan teri, hingga akhirnya menjadi viral dan memicu reaksi masyarakat.
Patemo menyebut kejadian ini sangat ironis, terlebih Banyuwangi belum lama ini juga menghadapi kasus keracunan MBG yang terjadi di beberapa sekolah.
“Seharusnya kejadian sebelumnya menjadi pembelajaran. Jangan sampai anak-anak, sebagai generasi penerus, justru menjadi korban kelalaian,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa MBG merupakan program yang sangat baik dan memiliki dampak besar bagi pemenuhan gizi anak. Karena itu, pelaksanaannya tidak boleh disalahgunakan atau dijalankan asal-asalan.
“Program yang sudah bagus dan beranggaran cukup ini harus dijalankan sesuai aturan. Tidak boleh ada penyimpangan,” tambahnya.
Untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai standar, Komisi IV DPRD Banyuwangi akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPPG.
“Kami akan turun langsung melihat kondisi riil di lapangan agar kasus seperti ini tidak terulang di Banyuwangi,” tegasnya.
Kasus lauk ikan teri di Patoman kini menjadi perhatian serius banyak pihak. Publik berharap evaluasi menyeluruh dilakukan agar program MBG benar-benar mampu memberi manfaat maksimal bagi anak-anak di Banyuwangi. (**)
- person


Saat ini belum ada komentar