Kebakaran KMP Portlink VII di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Api Diduga Berasal dari Dek Kapal
- News
- calendar_month Kamis, 12 Mar 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
InfoBanyuwangi.com – Insiden kebakaran kapal terjadi di kawasan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi pada Rabu malam, (11/03/2026). Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Portlink VII dilaporkan terbakar saat sedang melakukan proses muat kendaraan di Dermaga MB4.
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian masyarakat setelah video kebakaran kapal beredar luas di media sosial. Dalam rekaman yang beredar terlihat api berkobar dari bagian dek atas kapal penyeberangan yang melayani rute Ketapang-Gilimanuk tersebut.
Korsatpel BPTD Ketapang Bayu Kusumo membenarkan kejadian kebakaran yang menimpa KMP Portlink VII. Menurut Bayu Kusumo, insiden itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB ketika kapal sedang melakukan aktivitas pemuatan kendaraan.
“Kejadiannya sekitar pukul 20.00 WIB. Kapal Portlink VII terbakar saat proses muat kendaraan di dermaga MB4,” kata Bayu Kusumo kepada wartawan.
Beruntung kebakaran tersebut tidak berlangsung lama. Awak kapal bersama petugas pelabuhan langsung bergerak cepat melakukan pemadaman menggunakan peralatan pemadam yang tersedia.
Proses pemadaman berlangsung sekitar 15 menit hingga api berhasil dikendalikan. Setelah kondisi aman, kapal kemudian dipindahkan dari Dermaga MB4 untuk menghindari gangguan terhadap aktivitas penyeberangan.
“Sudah padam, kebakaran sudah berhasil diatasi. Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pemeriksaan,” imbuh Bayu Kusumo.
Kasatpolairud Polresta Banyuwangi M. Wahyudi mengatakan bahwa setelah api berhasil dipadamkan, kapal kemudian digeser menuju Dermaga Bulusan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
“Kebakaran sudah berhasil dipadamkan. Kapal sudah digeser dari Dermaga MB4 menuju Bulusan,” kata M. Wahyudi.
M. Wahyudi juga memastikan bahwa kebakaran kapal tersebut tidak menimbulkan korban jiwa baik dari awak kapal maupun penumpang yang berada di sekitar lokasi.
“Tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” jelas M. Wahyudi.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang. Dugaan sementara menunjukkan adanya korsleting listrik pada sistem kelistrikan kapal.
“Dugaan sementara kalau kita lihat secara fisik, dari korsleting listrik,” tandas M. Wahyudi.
Sementara itu Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan menjelaskan kronologi awal terjadinya kebakaran kapal tersebut. Sekitar pukul 19.50 WIB kapal berlabuh di Dermaga MB4 untuk melakukan proses bongkar kendaraan.
Setelah proses tersebut selesai, kapal melanjutkan kegiatan muat kendaraan. Namun sekitar pukul 20.15 WIB muncul api secara tiba-tiba di bagian Dek 2 kapal.
“Saat proses muat kendaraan sekira pukul 20.15 WIB, tiba-tiba muncul api di bagian dek 2 KMP Portlink VII,” kata Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan.
Mengetahui munculnya api, awak kapal segera melakukan langkah darurat dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Pada saat bersamaan kendaraan yang sudah berada di dalam kapal juga segera dikeluarkan.
Setidaknya terdapat 10 unit kendaraan yang berhasil dikeluarkan dari dalam kapal guna menghindari risiko kebakaran yang lebih besar.
Sekitar pukul 20.25 WIB api akhirnya berhasil dipadamkan. Arus listrik kapal kemudian dimatikan sementara sebagai langkah pengamanan meskipun mesin kapal masih dapat dioperasikan.
Selang sekitar sepuluh menit setelah api padam, kapal kemudian dipindahkan menuju Dermaga Bulusan untuk menjalani proses pemeriksaan oleh Satpolairud dan Satreskrim Polresta Banyuwangi.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting arus listrik pada bagian Dek 2 kapal yang saat itu sedang menjalani perbaikan interior.
Penanganan kebakaran melibatkan berbagai unsur petugas mulai dari tim pelabuhan, Basarnas hingga aparat kepolisian.
“Korban jiwa nihil. Saat ini situasi penyeberangan di lintasan Ketapang-Gilimanuk, khususnya di Dermaga MB4 dalam keadaan lancar dan terkendali,” pungkas Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan.**
Penulis Info Banyuwangi
Penulis percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.


Saat ini belum ada komentar