Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda di Songgon Banyuwangi Jadi Simbol Konektivitas Baru dan Harapan Warga Terisolasi
- News
- calendar_month Senin, 30 Mar 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
InfoBanyuwangi.com – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda resmi dimulai di Desa Songgon, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, pada Senin (30/03/2026). Momentum ini menjadi tonggak bersejarah bagi masyarakat setempat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses infrastruktur.
Prosesi ground breaking dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P. Kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol dimulainya pembangunan konektivitas yang diharapkan mampu meningkatkan mobilitas dan kesejahteraan warga.
Acara ini semakin istimewa karena dilaksanakan secara serentak melalui video conference bersama Pangdam V/Brawijaya. Sinergi ini menunjukkan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda mendapatkan perhatian serius dari jajaran TNI di tingkat regional.
Letkol Arm Tryadi Indrawijaya bersama unsur Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Banyuwangi turut melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan. Kehadiran para pemangku kepentingan menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Banyuwangi, Wakapolresta Banyuwangi, Komandan Lanal Banyuwangi, serta Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi. Kehadiran lintas instansi ini mencerminkan kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat.
Selain itu, personel dari enam Koramil juga dilibatkan dalam kegiatan ini, antara lain:
- Koramil 0825/20 Songgon
- Koramil 0825/08 Srono
- Koramil 0825/12 Rogojampi
- Koramil 0825/13 Singojuruh
- Koramil 0825/14 Kabat
- Koramil 0825/19 Sempu
Kehadiran mereka menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
Sebelum prosesi peletakan batu pertama, kegiatan diawali dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim di wilayah Songgon. Aksi sosial ini menjadi bagian penting yang menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga pada aspek kemanusiaan.
Kepala Desa Songgon, M. Qoderi, S.H., bersama Plt. Camat Songgon Khoiri, S.Sos., M.Si., serta para kepala dusun dan ratusan warga Dusun Krajan dan Gumukcandi turut menyaksikan langsung momen tersebut. Antusiasme warga terlihat dari kehadiran mereka yang penuh harapan terhadap manfaat pembangunan jembatan ini.
Selama ini, masyarakat setempat menghadapi tantangan akses yang cukup berat. Kehadiran Jembatan Perintis Garuda diharapkan mampu membuka keterisolasian serta memperlancar distribusi ekonomi dan mobilitas warga.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar di bawah pengamanan aparat gabungan. Koordinasi yang solid antarinstansi menjadi kunci sukses pelaksanaan acara tersebut.
Kehadiran Letkol Arm Tryadi Indrawijaya dalam kegiatan ini menegaskan peran TNI yang tidak hanya fokus pada pertahanan, tetapi juga aktif mendukung pembangunan daerah. Hal ini sekaligus memperkuat posisi TNI sebagai bagian dari solusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Jembatan Perintis Garuda tidak hanya akan menjadi penghubung dua wilayah yang terpisah, tetapi juga simbol hadirnya negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Dengan dimulainya pembangunan ini, warga Songgon kini memiliki harapan baru akan akses yang lebih baik dan kehidupan yang lebih sejahtera di masa mendatang.**
Penulis Info Banyuwangi
Penulis percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.


Saat ini belum ada komentar