Ikuti Kami

light_mode
light_mode
News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Guru Honorer Dipanggil karena Komentar “Tumpang Pitu Gimana Bu Ipuk?”, Netizen Geram: Kok Bisa?

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banyuwangi, InfoBanyuwangi.com – Pemeriksaan terhadap seorang guru honorer di Banyuwangi menuai gelombang kritik publik. Lia Winarso, guru tidak tetap di SDN 2 Penganjuran, dipanggil oleh Dinas Pendidikan Banyuwangi pada Selasa, 9 Desember 2025, hanya karena menulis komentar singkat di akun Instagram @tempo.co.

Komentarnya sebenarnya sederhana: “tumpang pitu gimana bu Ipuk?”. Namun tulisan itu justru membuat Lia harus menjalani Berita Acara Pemeriksaan (BAP), seolah-olah ia adalah pegawai negeri yang terikat aturan disiplin Aparatur Sipil Negara.

Dalam BAP yang diterima media seblang.com, Lia mengaku menulis komentar tersebut karena merasa resah terhadap isu lingkungan, terutama tambang emas Tumpang Pitu yang kerap disebut berpotensi merusak ekosistem. Kekhawatirannya juga dipicu oleh bencana banjir bandang yang melanda Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.

Lia menjelaskan bahwa ia tidak melakukan tag ke akun Bupati Banyuwangi maupun menuliskan nama lengkap pejabat tersebut. Ia hanya mengemukakan keresahan sebagai warga daerah.

Namun pemeriksaan tetap dilakukan dengan dalih dugaan pelanggaran Pasal 3 huruf f dan Pasal 5 huruf f PP 94/2021, aturan yang sejatinya hanya berlaku untuk ASN. Padahal Lia bukan PNS dan tidak pernah diangkat melalui mekanisme kepegawaian negara.

Kasus ini semakin menimbulkan tanda tanya besar di publik mengenai batas kewenangan lembaga pendidikan dalam menindak tenaga honorer. Banyak pihak menilai tindakan tersebut berlebihan dan tidak memiliki dasar hukum yang tepat.

Lia sendiri sudah mengajar selama empat tahun, namun belum masuk sistem dapodik. Alih-alih mendapatkan pembinaan dan dukungan sebagai tenaga honorer, ia justru harus berhadapan dengan proses pemeriksaan yang dinilai tidak proporsional.

Kasus ini masih menjadi perhatian masyarakat Banyuwangi, terutama karena menyangkut kebebasan warga dalam menyampaikan pendapat yang dijamin undang-undang. (**)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • AHY Tinjau Pasar Banyuwangi, Tekankan Keselamatan Kerja dan Dampak Ekonomi

    AHY Tinjau Pasar Banyuwangi, Tekankan Keselamatan Kerja dan Dampak Ekonomi

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung progres revitalisasi Pasar Banyuwangi di Jawa Timur pada Jumat, 31 Oktober 2025. Dalam kunjungannya, AHY tampil mengenakan kemeja hijau army lengkap dengan alat pelindung diri (APD), menyusuri area proyek yang tengah digarap oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). […]

  • Festival Gamelan Manggala 2025 Siap Digelar Sepekan, Jadi Ruang Ekspresi dan Kebersamaan

    Festival Gamelan Manggala 2025 Siap Digelar Sepekan, Jadi Ruang Ekspresi dan Kebersamaan

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Haya
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Suara gamelan akan kembali menggema di Kampung Candi, Dusun Sidorejo Wetan, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran. Komunitas Seni Lestari bersama Masyarakat Peduli Seni Budaya siap menggelar Festival Gamelan Manggala (FGM) 2025 pada 15–21 September 2025. Festival yang mengangkat tema “Holobis Kuntul Baris, tandya mring ajining jiwa bangsa, seni lan budaya” ini sarat makna kebersamaan […]

  • Alexander Saununu Resmi Di Tunjuk Persewangi Sebagai Pelatih Baru

    Alexander Saununu Resmi Di Tunjuk Persewangi Sebagai Pelatih Baru

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Manajemen Persewangi Banyuwangi akhirnya mengumumkan pelatih baru untuk mengarungi Liga 4 musim ini. Sosok yang dipilih adalah Yulius Alexander Saununu, pelatih yang memiliki kedekatan dengan almarhum Syamsuddin Batolla. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Presiden Persewangi, Handoko, pada Sabtu (21/12/2024). Pemilihan sosok mantan pelatih Perseru Serui di Liga 1 musim 2018 lalu itu menurutnya sudah […]

  • Kakanwil Jatim Resmikan Osing Cafe di Lapas Banyuwangi, Fokus pada Pembinaan Keterampilan

    Kakanwil Jatim Resmikan Osing Cafe di Lapas Banyuwangi, Fokus pada Pembinaan Keterampilan

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Haya
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi meresmikan sebuah kafe yang berlokasi di dalam area lapas, Selasa (10/6/2025). Kafe bernama Osing Cafe ini diresmikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, Kadiyono, sebagai bagian dari program pembinaan keterampilan bagi warga binaan. Osing Cafe tidak hanya difungsikan sebagai tempat bersantai, tetapi juga […]

  • Jelang Nataru, KAI Daop 9 Jember Umumkan Nomor WA Resmi Baru

    Jelang Nataru, KAI Daop 9 Jember Umumkan Nomor WA Resmi Baru

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Jember, InfoBanyuwangi.com – Menjelang masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 yang diprediksi penuh lonjakan penumpang, PT KAI Daop 9 Jember memastikan seluruh layanan pelanggan ditingkatkan secara signifikan. Salah satu penguatan utama adalah penggunaan nomor baru WhatsApp Contact Center KAI121: 0811-222-33-121, yang kini resmi menjadi kanal komunikasi cepat dan aman bagi seluruh pelanggan. Manager […]

  • Pasien Ditolak RS, BPJS Kesehatan Banyuwangi Bongkar Fakta Sebenarnya

    Pasien Ditolak RS, BPJS Kesehatan Banyuwangi Bongkar Fakta Sebenarnya

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi, InfoBanyuwangi.com – Setelah viral keluhan pasien BPJS Kesehatan beinisial YU yang mengaku ditolak pelayanan di rumah sakit karena kuota pasien dianggap penuh, pihak BPJS Kesehatan Banyuwangi akhirnya memberikan klarifikasi resmi. Koordinator EP3RS (Petugas Pemberi Informasi dan Penanganan Pengaduan di Rumah Sakit) BPJS Kesehatan Banyuwangi, Zuhrotur, menegaskan bahwa BPJS Kesehatan tidak pernah membatasi kuota pasien […]

expand_less