Angkasa Pura Gelar InJourney Hospitality House Diikuti 60 Pelaku Wisata di Banyuwangi
- News
- calendar_month 9 jam yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Infobanyuwangi.com – Puluhan pelaku wisata mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas melalui InJourney Hospitality House (IHH) 2026 yang diselenggarakan PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Banyuwangi.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen InJourney Group melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata.
Acara pembukaan dihadiri perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, General Service & CSR Group Head PT Angkasa Pura Indonesia (Persero), Deputy Human Capital Solutions & Business Support Regional II, Kepala Desa Kemiren, dan Kepala Desa Tamansari.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Banyuwangi, Mohamad Holik Muardi menuturkan, kegiatan ini sebagai bagian komitmen perusahaan dalam mendukung pemerintah memajukan sektor pariwisata.
“Kami meyakini bahwa kemajuan destinasi wisata tidak hanya ditentukan oleh keindahan alam dan budaya, tetapi juga oleh kualitas pelayanan, keramahan, serta kesiapan masyarakat sebagai tuan rumah yang mampu memberikan pengalaman terbaik bagi setiap wisatawan,” ujar Holik.
IHH tahun ini mengangkat tema “Menghadirkan Keramahtamahan Khas Indonesia untuk Dunia”. Sebanyak 60 orang akan mengikuti pelatihan selama tiga hari pada tanggal 15-17 Juli 2026. Peserta merupakan pelaku wisata lokal asal Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, dan Desa Tamansari, Kecamatan Licin.
“Melalui pelatihan yang diselenggarakan di Desa Adat Osing Kemiren dan Desa Tamansari, kami berharap seluruh peserta dapat memperkaya wawasan, meningkatkan kompetensi hospitality, serta menjadi agen perubahan yang mampu mengangkat potensi lokal dan memperkuat citra Banyuwangi sebagai destinasi wisata yang berkelas, berbudaya, dan berdaya saing,” terangnya.
Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Ainur Rofiq menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya InJourney Hospitality House 2026 yang melibatkan para pelaku wisata lokal.
“Melalui pelatihan ini, peserta akan mendapatkan ilmu tentang kepariwisataan, memberikan layanan yang terbaik, dan sebagainya. Itu yang nantinya akan menjadi bekal untuk diterapkan kedepannya guna meningkatkan kesan positif bagi wisatawan. Karena itulah saya terima kasih atas terselenggaranya kegiatan semacam ini,” ujar Rofiq.
Desa Adat Kemiren dan Desa Tamansari dipilih sebagai lokasi pelatihan karena dinilai masih memiliki kekuatan tradisi yang masih terjaga. Selain itu, kedua wilayah tersebut masih kental dengan identitas khas Suku Osing sebagai daya tersendiri.
“Makanya sangat tepat sekali ketika pihak Bandara menyelenggarakan pelatihan ini dengan menyasar masyarakat yang terlibat di sektor pariwisata,” imbuhnya.*
Penulis Info Banyuwangi
Penulis percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.




Saat ini belum ada komentar