Detik-Detik Kebakaran Dahsyat di Banyuwangi: Gas Bocor Meledak, Warga Panik, Dua Mobil Hampir Hangus!
- Peristiwa
- calendar_month Rabu, 19 Nov 2025

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Banyuwangi, InfoBanyuwangi.com – Sebuah bangunan semi permanen di Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi, nyaris ludes dilalap si jago merah setelah terjadi kebocoran gas LPG yang langsung tersambar api kompor, Rabu (19/11/2025) siang. Insiden yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB itu menimbulkan kepanikan warga karena api cepat membesar dan memicu suara ledakan.
Bangunan tersebut diketahui digunakan sebagai gudang sementara dan tempat parkir mobil milik Mohammad Noor. Struktur bangunan yang terbuat dari kayu, bambu, dan triplek membuat amukan api menyebar dengan cepat.
Asap tebal pertama kali terlihat oleh warga sekitar sebelum akhirnya dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi. Laporan dari Zulifah Noviandari diterima pusat komando pukul 11.16 WIB.
Tak lama kemudian, tiga armada Ayaxx 03, Fire Dome 04, dan Fire Dome 05 langsung dikerahkan ke lokasi. Petugas tiba pukul 11.26 WIB dan segera melakukan size up serta penataan jalur pemadaman.
Petugas mengerahkan dua nozzle sekaligus. Satu diarahkan ke titik api utama, sementara yang lainnya menyisir bagian samping untuk mencegah rambatan ke bangunan sekitar. Dalam operasi selama 13 menit, api berhasil dijinakkan pada pukul 11.39 WIB.
Setelah pemadaman, petugas melakukan pembongkaran bagian triplek guna memastikan tidak ada bara yang masih tersisa.
Saat kejadian, istri pemilik rumah sedang memasak untuk para pekerja bangunan. Diduga regulator gas mengalami kebocoran dan langsung tersambar api kompor hingga memicu percikan ledakan kecil.
Beruntung, pemilik rumah dan warga sekitar bergerak cepat melakukan pemadaman awal dengan alat seadanya. Mereka juga berhasil mengevakuasi dua mobil yang terparkir di dalam bangunan tersebut.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Sementara kerugian material diperkirakan mencapai Rp3 juta.
Penanganan kebakaran ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kepala Dinas Damkarmat Banyuwangi, Sekretaris Dinas, Regu Brama 3, Bidang Pemadaman dan Penyelamatan, Humas Damkar, Redkar/Barac, Polsek Banyuwangi, Babinsa, Satpol PP, santri Ponpes Adz-Dzikra, hingga warga setempat.
Kepala Dinas Damkarmat Banyuwangi, Yoppy Bayu Irawan, mengingatkan bahwa kebakaran akibat kebocoran gas merupakan kasus yang paling sering terjadi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan regulator, selang, dan tabung LPG dalam kondisi baik. Jangan gunakan selang kedaluwarsa, dan pastikan pemasangannya benar. Periksa secara berkala, dan jangan letakkan tabung terlalu dekat dengan sumber api,” tegasnya.
Yoppy juga mengapresiasi kecepatan warga dalam melapor dan kesigapan tim di lapangan.
“Respons cepat warga serta kerja tim yang solid sangat membantu mencegah kebakaran meluas. Kolaborasi seperti ini penting untuk meminimalkan risiko,” tambahnya. (**)
- person


Saat ini belum ada komentar