Ikuti Kami

light_mode
light_mode
News
Trending Tags

Jika Para Kades Merasa Bersih, Mengapa Takut Diaudit?

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banyuwangi, InfoBanyuwangi.com – Kisruh antara para Kepala Desa (Kades) se-Banyuwangi dan seorang anggota DPRD Banyuwangi bukan sekadar salah ucap. Ia membongkar sesuatu yang jauh lebih besar: rapuhnya integritas dan komunikasi publik di antara pejabat daerah.

Sebuah pernyataan yang seharusnya berbasis data berubah menjadi bara yang menyulut amarah ratusan Kades. Dan kini, bola panas justru berada di tengah-tengah masyarakat.

Mari bicara apa adanya.

Pernyataan sang dewan memang terbukti sembrono. Ia bicara lantang di media, lalu “melunak” di ruang rapat. Dari sangat yakin menjadi sangat menyesal. Dari menuduh menjadi meminta maaf. Dari menyebut angka 80% Kades mengambil Rp24 juta per transaksi bansos, menjadi mengakui bahwa ucapannya keliru.

Ini bukan sekadar inkonsistensi. Ini kecerobohan yang tidak pantas dilakukan seorang pejabat publik, terlebih ia menjabat sebagai anggota Badan Kehormatan DPRD sebuah lembaga yang semestinya menjaga integritas anggota dewan.

Namun persoalan tak selesai di situ. Kini, warganet menyuarakan audit. Dan suara mereka nyaring.

Ketika ucapan itu terlanjur menyebar, publik menggigitnya. Warganet ramai-ramai bersuara: “Audit saja semua Kades!”. Bukan sekadar komentar iseng, tapi ekspresi ketidakpercayaan yang selama ini mungkin terpendam.

Ini sinyal keras bahwa masyarakat ingin bukti, bukan drama. Transparansi, bukan tarik-ulur pernyataan.

Lalu muncul pertanyaan yang paling tajam:

Jika para Kades merasa benar-benar bersih, apa yang membuat mereka reaktif?

– Mengapa harus marah ketika publik meminta audit?

Dalam tata kelola pemerintahan modern, audit itu hal biasa. Audit bukan berarti bersalah. Audit adalah bentuk tanggung jawab.

Mengapa harus gelisah jika memang tidak ada yang harus disembunyikan?

Apa mungkin Dewan keliru, Kades terlalu mudah tersulut?

Apa mungkin juga Sang dewan melakukan blunder? Tanpa data, tanpa kehati-hatian, tanpa menyadari dampak pernyataannya.

Klarifikasi yang ia lakukan pun tidak otomatis memulihkan kepercayaan publik. Permintaan maaf tidak serta merta memadamkan api yang sudah telanjur membesar.

Namun di sisi lain, reaksi keras para Kades juga mengundang tanya. Bukan soal pembelaan harga diri, tetapi soal sikap yang terlalu defensif.

Apakah wajar jika seorang pejabat publik marah karena ditanya soal integritas?

Bukankah lebih baik menjawab dengan data dan transparansi?

Jika memang uang bansos tak pernah diutak-atik, apa sulitnya menyambut ide audit dengan lapang dada?

Saatnya berhenti Baper, mulai bersikap Dewasa sebagai Pelayan Publik

Pejabat publik, baik legislatif maupun eksekutif desa, harus sadar. Kepercayaan publik bukan hak istimewa. Itu harus diperjuangkan.

Publik hari ini lebih kritis. Informasi bergerak cepat. Pernyataan keliru tak bisa dibenarkan hanya dengan “maaf”.

Amarah berlebihan juga tidak akan mengembalikan reputasi.

Jika Kades merasa difitnah, tunjukkan data. Jika dewan merasa keliru, buka kronologi secara transparan.

Di tengah kegaduhan, hanya satu langkah yang paling rasional, paling sehat, dan paling dewasa:

Audit. Transparansi. Publikasi hasil. Bersih atau tidak, biarlah proses menjawab.

Karena kebenaran yang diperiksa lebih kuat daripada kebenaran yang diteriakkan.

Intinya sederhana, yang bersih tak gentar diperiksa. Yang takut diperiksa, patut dicurigai.

Publik sedang menunggu keberanian itu. Bukan dari warganet, bukan dari komentator media sosial tapi dari para pejabat Banyuwangi yang mengklaim dirinya sebagai pelayan rakyat. (**)

Opini : Tim Redaksi

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengharukan! Warga Binaan Lapas Banyuwangi Selesaikan Al-Qur’an Raksasa Setelah 10 Bulan, Kini Jadi Sarana Tadarus

    Mengharukan! Warga Binaan Lapas Banyuwangi Selesaikan Al-Qur’an Raksasa Setelah 10 Bulan, Kini Jadi Sarana Tadarus

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    InfoBanyuwangi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kembali menunjukkan keberhasilan program pembinaan kepribadian bagi warga binaan. Melalui program pembinaan berbasis pondok pesantren, tiga warga binaan berhasil merampungkan penulisan Al-Qur’an raksasa yang kini digunakan untuk kegiatan tadarus selama bulan Ramadan. Al-Qur’an raksasa tersebut memiliki ukuran sekitar satu meter dan ditulis secara manual menggunakan teknik kaligrafi. […]

  • VIDEO : Kebakaran Hanguskan Gudang Mebel di Banyuwangi

    VIDEO : Kebakaran Hanguskan Gudang Mebel di Banyuwangi

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, dan terupdate. yuk, subscribe channel youtube Banyuwangi 1 TV

  • Kapolda Bersama Forkopimda Jawa Timur Tinjau Arus Mudik Di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Play Button

    Kapolda Bersama Forkopimda Jawa Timur Tinjau Arus Mudik Di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, dan terupdate. yuk, subscribe channel youtube Banyuwangi 1 TV

  • Berhasil Menggagalkan Upaya Penyelundupan Handphone, 4 Pegawai Lapas Banyuwangi Dapatkan Penghargaan dari Kalapas

    Berhasil Menggagalkan Upaya Penyelundupan Handphone, 4 Pegawai Lapas Banyuwangi Dapatkan Penghargaan dari Kalapas

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Empat pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi mendapatkan penghargaan langsung dari Kepala Lapas (Kalapas), I Wayan Nurasta Wibawa, atas keberhasilan mereka menggagalkan upaya penyelundupan handphone ke dalam lingkungan lapas. Penghargaan tersebut diberikan dalam apel pagi pegawai yang digelar pada Rabu (9/7/2025).   Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kewaspadaan dan ketelitian […]

  • Perketat Pengawasan Terhadap Personil, Kapolresta Banyuwangi Gelar Pemeriksaan Rutin Senpi Dinas Anggota-

    Perketat Pengawasan Terhadap Personil, Kapolresta Banyuwangi Gelar Pemeriksaan Rutin Senpi Dinas Anggota-

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., melakukan pengecekan dan pengawasan senjata api (senpi) dinas serta kelengkapan yang dipegang oleh personil pada Senin, tanggal 16 Desember 2024 Dalam kegiatan ini, anggota yang memegang senjata api dinas secara bergantian menjalani pemeriksaan dan pengecekan senpi dinas yang secara teknis pemeriksaan dilakukan oleh Kapolresta […]

  • Menparekraf RI Sandiaga Uno Kembali ke Banyuwangi, ini beberapa Kegiatannya

    Menparekraf RI Sandiaga Uno Kembali ke Banyuwangi, ini beberapa Kegiatannya

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno beserta rombongan tiba di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Jum’at (20/09/2024) pagi. Kedatangan Sandiaga Uno disambut Wakil Bupati Banyuwangi Sugirah. Sandiaga Uno mendarat di Bandara Banyuwangi pada pukul 11.05 WIB. Setelah itu, Sandiaga Uno beserta rombongan langsung melakukan kunjungan kerja menuju kegiatan Santri Digitalpreneur di […]

expand_less