Ikuti Kami

light_mode
light_mode
News
Trending Tags

Mengharukan! Warga Binaan Lapas Banyuwangi Selesaikan Al-Qur’an Raksasa Setelah 10 Bulan, Kini Jadi Sarana Tadarus

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

InfoBanyuwangi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kembali menunjukkan keberhasilan program pembinaan kepribadian bagi warga binaan. Melalui program pembinaan berbasis pondok pesantren, tiga warga binaan berhasil merampungkan penulisan Al-Qur’an raksasa yang kini digunakan untuk kegiatan tadarus selama bulan Ramadan.

Al-Qur’an raksasa tersebut memiliki ukuran sekitar satu meter dan ditulis secara manual menggunakan teknik kaligrafi. Karya monumental ini menjadi salah satu simbol keberhasilan pembinaan spiritual di dalam lingkungan Lapas Banyuwangi.

Menariknya, ketiga warga binaan yang menulis mushaf tersebut pada awalnya tidak memiliki pengetahuan maupun keterampilan menulis kaligrafi Al-Qur’an.

Kemampuan tersebut mereka peroleh melalui pelatihan intensif yang difasilitasi oleh Lapas Banyuwangi melalui kerja sama dengan pengrajin kaligrafi profesional. Melalui proses pembelajaran bertahap, para warga binaan akhirnya mampu menguasai teknik penulisan huruf Arab yang baik dan benar.

Kepala Lapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa menjelaskan bahwa proses penulisan Al-Qur’an raksasa tersebut memerlukan waktu sekitar 10 bulan.

Penulisan mushaf dimulai sejak Ramadan tahun lalu. Selama proses tersebut, para warga binaan bekerja dengan penuh kesabaran dan ketelitian untuk memastikan setiap ayat ditulis secara benar.

“Al-Qur’an ini adalah bukti keberhasilan pembinaan berbasis pondok pesantren kami. Meskipun para penulisnya berangkat dari nol tanpa keahlian kaligrafi, berkat ketekunan dan bimbingan pengrajin yang kami hadirkan, mereka mampu melahirkan mahakarya yang luar biasa ini,” ujar I Wayan Nurasta Wibawa, Kamis (05/03/2026).

Menurut I Wayan Nurasta Wibawa, ketepatan penulisan ayat menjadi prioritas utama dalam proses pembuatan Al-Qur’an raksasa tersebut.

Oleh karena itu, sebelum digunakan secara resmi, naskah mushaf tersebut terlebih dahulu melalui proses tashih atau pemeriksaan mendalam oleh Pondok Pesantren Nur Cahaya Tarbiyatul Qur’an.

Proses pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam penulisan huruf, harakat, maupun susunan ayat.

“Kami memastikan setiap huruf dan harakatnya benar. Setelah melalui proses tashih dan pemeriksaan ulang, dilakukan pembetulan pada bagian-bagian tertentu hingga akhirnya dijilid kembali untuk kedua kalinya guna memastikan kualitas fisik dan kerapiannya. Kami berharap karya ini membawa manfaat, berkah, serta memotivasi warga binaan lain untuk terus berkarya,” tambah I Wayan Nurasta Wibawa.

Setelah dinyatakan benar, mushaf tersebut kemudian dijilid ulang agar memiliki kualitas fisik yang lebih kuat serta tampilan yang rapi.

Kini Al-Qur’an raksasa tersebut menjadi pusat kegiatan religius di Lapas Banyuwangi, terutama selama bulan Ramadan. Para warga binaan menggunakan mushaf tersebut untuk kegiatan tadarus bersama.

Salah satu penulis utama Al-Qur’an raksasa tersebut adalah Moch Chanafi. Moch Chanafi mengaku bangga dapat terlibat dalam proses penulisan mushaf tersebut.

Pengalaman menulis Al-Qur’an selama berbulan-bulan menjadi perjalanan spiritual yang sangat berkesan bagi Moch Chanafi.

“Saya sangat bangga bisa menyelesaikan Al-Qur’an raksasa ini, apalagi saya memulainya dari tidak bisa sama sekali. Selama menulis, saya belajar banyak hal untuk bekal kembali ke masyarakat nanti. Saya menjadi lebih sabar dan lebih meresapi nilai-nilai luhur dari setiap ayat yang saya goreskan,” ungkap Moch Chanafi.

Bagi para warga binaan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi aktivitas pembinaan, tetapi juga sarana refleksi diri selama menjalani masa pembinaan.

Keberadaan Al-Qur’an raksasa tersebut menjadi simbol perubahan, harapan, dan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat.

Program pembinaan seperti ini diharapkan terus berlanjut karena terbukti mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan spiritual serta mental para warga binaan.**

Bagikan Threads

Penulis

Penulis percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jejak Sejarah dan Fakta Tersembunyi Sumpah Pemuda 28 Oktober: Saat Pemuda Menyatukan Indonesia

    Jejak Sejarah dan Fakta Tersembunyi Sumpah Pemuda 28 Oktober: Saat Pemuda Menyatukan Indonesia

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Setiap tanggal 28 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda—salah satu tonggak bersejarah yang mengubah arah perjuangan menuju kemerdekaan. Peringatan ini bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk merefleksikan semangat persatuan dan tekad para pemuda yang berani menyatukan bangsa di tengah penjajahan. Pada tahun 2025, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengoordinasikan peringatan Hari […]

  • Upacara Peringatan Hari Bela Negara  ke-76, Di Mapolresta Banyuwangi Berjalan Penuh Khidmat

    Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-76, Di Mapolresta Banyuwangi Berjalan Penuh Khidmat

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Pada Kamis tanggal 19 Desember 2024,Polresta Banyuwangi gelar upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke-76 di Halaman Apel Polresta Banyuwangi. Di ikuti oleh Personel Polri maupun Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam upacara ini, Wakapolresta Banyuwangi AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K., M.H bertindak sebagai inspektur upacara. Wakapolresta Banyuwangi AKBP Dewa Putu Eka D. menyampaikan bahwa […]

  • Vaksinasi Flu Burung di Songgon Sasar 5.000 Ekor Ayam Petelur

    Vaksinasi Flu Burung di Songgon Sasar 5.000 Ekor Ayam Petelur

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Haya
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Pelaksanaan vaksinasi flu burung (Avian Influenza/AI) di wilayah kerja Puskeswan Kecamatan Songgon yang meliputi Kecamatan Singojuruh dan Songgon telah dilaksanakan pada 22 September 2025 lalu. Sebanyak 5.000 ekor ayam petelur mendapat vaksinasi dalam kegiatan ini. Senin 6/10/2025. Vaksinasi dilakukan di kediaman Pak Paiman, Dusun Krajan RT 2 RW 5, Desa Songgon, Kecamatan Songgon. […]

  • Tingkatkan Kinerja Dan Pelayanan, Polresta Banyuwangi Laksanakan  Gelar Sosialisasi DIPA TA 2025

    Tingkatkan Kinerja Dan Pelayanan, Polresta Banyuwangi Laksanakan Gelar Sosialisasi DIPA TA 2025

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Polresta Banyuwangi bersama Kapolsek Jajaran melaksanakan Gelar Sosialisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran(DIPA) Tahun Anggaran 2025 di command center, pada Senin tanggal 6 Januari 2025. Dalam kegiatan tersebut di pimpin langsung oleh Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., dan diikuti oleh Pejabat Utama Polresta (PJU) serta Kapolsek jajaran. Kapolresta Banyuwangi Kombes […]

  • Desa Osing Kemiren Tembus Jaringan Desa Wisata Dunia PBB 2025, Bersaing dengan 270 Desa dari 65 Negara

    Desa Osing Kemiren Tembus Jaringan Desa Wisata Dunia PBB 2025, Bersaing dengan 270 Desa dari 65 Negara

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Sibernews – Kabar membanggakan kembali datang dari ujung timur Pulau Jawa. Desa Wisata Adat Osing Kemiren di Kabupaten Banyuwangi sukses menembus Jaringan Desa Wisata Terbaik Dunia dalam ajang The Best Tourism Villages Upgrade Programme 2025 yang digelar oleh United Nations Tourism (UN Tourism) atau Badan Pariwisata Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).   Penghargaan bergengsi tersebut diumumkan pada […]

  • Wow! Aset Penumpang Hampir Rp 400 Juta Tertinggal di Kereta, Begini Reaksi Petugas KAI

    Wow! Aset Penumpang Hampir Rp 400 Juta Tertinggal di Kereta, Begini Reaksi Petugas KAI

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Jember, InfoBanyuwangi.com – Layanan Lost and Found PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember kembali menjadi sorotan setelah sukses mengamankan barang tertinggal penumpang dengan nilai fantastis mencapai Rp 388,7 juta sepanjang tahun 2025. Temuan ini menunjukkan tingginya integritas dan kecepatan petugas dalam menjaga keamanan aset pelanggan. Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 […]

expand_less