2,4 Ton Sampah Kiriman Hantui Pesisir Muncar, Pemkab Banyuwangi & Sungai Watch Turun Tangan!
- Pemerintahan
- calendar_month Minggu, 16 Nov 2025

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Banyuwangi, InfoBanyuwangi.com – Ancaman sampah kiriman yang terus menumpuk di pesisir Sampangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, kembali memicu aksi besar-besaran dari pemerintah daerah dan relawan lingkungan. Bekerja sama dengan Sungai Watch, Banyuwangi menggelar aksi Big Clean Up untuk membersihkan tumpukan sampah yang terbawa arus sungai menuju pantai.
Kegiatan ini melibatkan ratusan peserta, termasuk jajaran Pemkab Banyuwangi, relawan lingkungan, TNI-Polri, serta warga sekitar. Pesisir Sampangan memang dikenal sebagai salah satu titik yang kerap menerima limpahan sampah dari sungai yang bermuara di kawasan tersebut.
“Big Clean Up ini rutin kita lakukan setiap bulan. Kebetulan kegiatan kali ini juga kita dedikasikan untuk memperingati Hari Pahlawan, agar masyarakat terdorong menjadi pahlawan lingkungan di daerahnya masing-masing,” ujar Dewi Fatmawati, Community Coordinator Sungai Watch.
Dalam aksi tersebut, tim berhasil mengumpulkan 2.427,97 kilogram sampah dalam berbagai jenis, mulai dari plastik rumah tangga, kain, styrofoam, sachet, hingga pecahan kaca. Menurut Dewi, sebagian besar sampah berasal dari aliran sungai yang membawa limbah dari pemukiman warga.
Sungai Watch telah tiga kali menggelar aksi serupa di pesisir Sampangan, dan setiap kegiatan selalu menemukan tumpukan sampah baru.
“Sampah yang terkumpul kami bawa ke stasiun penyortiran kami di Giri, Rogojampi, dan Bangorejo. Sampah plastik yang bisa didaur ulang nantinya kami olah menjadi produk seperti kursi dan meja,” jelasnya.
Organisasi lingkungan berbasis di Bali itu sejak 2022 bekerja sama dengan Pemkab Banyuwangi untuk mencegah sampah masuk ke laut. Hingga kini, sudah 67 trash barrier (jaring penghalang sampah) terpasang di sungai-sungai Banyuwangi.
Langkah ini dinilai efektif menahan sampah sebelum mencapai area pesisir.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi keterlibatan Sungai Watch dan relawan dalam penanganan sampah laut maupun sungai di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa upaya menjaga lingkungan tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah atau organisasi, namun membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Masalah sampah ini PR bersama. Tetapi dengan kolaborasi dan kepedulian semua pihak, kami optimistis penanganan sampah di Banyuwangi bisa semakin baik,” ujarnya.
Banyuwangi terus mendorong edukasi warga agar menjaga kebersihan sungai sejak dari hulu, sehingga sampah tidak berakhir di laut dan pesisir. (**)
- person


Saat ini belum ada komentar