Bupati Ipuk Turun Langsung Cek Banjir Muncar, Drainase Penuh Sampah Jadi Biang Kerok
- Pemerintahan
- calendar_month Rabu, 17 Des 2025

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Muncar, InfoBanyuwangi.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani turun langsung meninjau penanganan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Muncar, Selasa (16/12/2025). Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut sejak Senin malam.
Luapan Sungai Kedungrejo menyebabkan genangan air di beberapa dusun, di antaranya Dusun Palurejo Desa Tembokrejo, tiga dusun di Desa Kedungringin, dua dusun di Desa Wringin Putih, serta Dusun Kedungkandang Desa Tapanrejo.
Banjir dipicu tersumbatnya aliran sungai di bawah jembatan akibat tumpukan sampah dan material bambu yang hanyut dari hulu. Air mulai masuk ke permukiman warga sejak Senin petang (15/12/2025) sekitar pukul 18.00 WIB dan mulai surut di sejumlah lokasi sekitar pukul 23.00 WIB.
Sejak malam kejadian, petugas gabungan dan relawan bencana telah melakukan penyisiran serta penanganan terhadap warga terdampak. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Hasil analisa BPBD, banjir disebabkan hujan berintensitas tinggi di wilayah hulu. Sementara di hilir terjadi penyumbatan akibat sampah dan bambu yang tersangkut di jembatan, sehingga air meluber ke permukiman,” ujar Bupati Ipuk di sela peninjauan.
Ipuk menginstruksikan Dinas PU Pengairan untuk segera membersihkan sumbatan dan menyisir seluruh drainase yang berpotensi menghambat aliran air.
“BPBD bersama warga akan segera melakukan perbaikan drainase dan membersihkan sumbatan di sepanjang aliran. Tadi kami temukan terpal besar yang menutup saluran air di jalan utama. Ini yang membuat aliran macet dan memicu banjir,” jelasnya.
Selain itu, Ipuk memastikan jalan desa yang mengalami kerusakan parah akibat terjangan banjir akan segera diperbaiki, terutama jalur yang menjadi akses utama masyarakat.
“Insyaallah pekan depan Dinas PU akan mulai melakukan perbaikan jalan. Tadi kita lihat paving banyak yang rusak dan berantakan karena derasnya aliran banjir,” kata Ipuk.
Bupati Ipuk juga mengimbau masyarakat Banyuwangi untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih berpeluang terjadi. Ia mengajak warga berperan aktif dalam pencegahan banjir dengan tidak membuang sampah sembarangan.
“Salah satu penyebab banjir selain hujan lebat adalah sumbatan drainase dan sungai akibat sampah. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar risiko banjir dapat diminimalisir,” pungkasnya. (*)
- person


Saat ini belum ada komentar