Band Kotak Dalami Budaya Banyuwangi Lewat Tradisi Osing di Kemiren
- News
- calendar_month Rabu, 24 Des 2025

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
InfoBanyuwangi.com – Kunjungan Band Kotak ke Banyuwangi tidak hanya diisi dengan penampilan panggung, tetapi juga dimanfaatkan untuk mendalami kebudayaan lokal. Setelah tampil memeriahkan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-254 di Gesibu Blambangan, grup band papan atas tersebut memilih menyusuri jejak tradisi masyarakat setempat. Sabtu, 20 Desember 2025.
Pada Minggu (21/12/2025), Desa Adat Kemiren menjadi tujuan utama eksplorasi budaya Band Kotak. Desa yang menjadi rumah bagi Suku Osing ini dikenal sebagai kawasan yang konsisten mempertahankan tradisi leluhur di tengah arus modernisasi.
Gagasan mengunjungi Desa Kemiren berasal dari Cella, gitaris Band Kotak yang lahir dan besar di Banyuwangi. Cella ingin memperlihatkan secara langsung kekayaan budaya daerah asalnya kepada seluruh personel band, sekaligus memperkenalkan nilai-nilai tradisional yang masih hidup di tengah masyarakat Osing.
Cella menyampaikan bahwa pengalaman berinteraksi dengan warga Kemiren memberikan kesan tersendiri. Keramahan, keterbukaan, serta suasana kekeluargaan di desa tersebut menjadi daya tarik utama bagi setiap tamu yang datang.
Selama berada di Desa Adat Kemiren, Band Kotak diajak menikmati kopi khas Banyuwangi dengan penyajian tradisional. Minuman tersebut dinikmati menggunakan cangkir lawas, ditemani kue kucur berbahan dasar gula aren yang memiliki cita rasa khas.
Selain kuliner, warga setempat juga memperkenalkan kesenian Barong kepada Band Kotak. Filosofi Barong dijelaskan sebagai simbol perlindungan yang telah menjadi bagian penting dalam kehidupan spiritual masyarakat Osing sejak lama.
Nuansa tradisional semakin terasa ketika Band Kotak diperkenalkan dengan musik lesung. Bunyi ritmis yang dihasilkan dari alat penumbuk padi ini memberikan pengalaman musikal yang berbeda dan memperkaya wawasan seni para personel band.
Dalam kunjungan tersebut, Cella juga memaparkan berbagai rangkaian acara dalam Banyuwangi Festival. Tradisi Barong Ider Bumi dan ritual Mepe Kasur menjadi agenda budaya yang menarik perhatian karena sarat makna simbolik dan nilai gotong royong.
Band Kotak juga mendapat penjelasan mengenai tradisi Tumpeng Sewu dan Ngopi Sepuluh Ewu. Dua perayaan tahunan ini menjadi simbol kebersamaan serta ungkapan rasa syukur masyarakat Desa Kemiren atas berkah yang diterima sepanjang tahun.
Eksplorasi budaya yang dilakukan Band Kotak di Desa Adat Kemiren menunjukkan bahwa Banyuwangi tidak hanya kaya akan destinasi wisata alam, tetapi juga memiliki warisan budaya yang kuat dan bernilai tinggi. Tradisi Osing diharapkan terus dikenal dan dilestarikan lintas generasi.**
Penulis Info Banyuwangi
Penulis percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.


Saat ini belum ada komentar