Ikuti Kami

light_mode
light_mode
News
Trending Tags

“Likulli Rajulin Zamanun”: Saat Gus Makki Memilih Mundur dengan Tenang

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

InfoBanyuwangi.com, Srono – Di tengah hiruk-pikuk Konferensi Cabang PCNU Banyuwangi, ketika nama-nama berseliweran dan dinamika organisasi menghangat, satu pernyataan justru datang dengan nada teduh dan menenangkan. Bukan soal strategi, bukan pula soal peta kekuatan. Kalimat itu sederhana, tapi dalam maknanya.

“Likulli rajulin zamanun walikulli zamanin rajulun.”

Setiap orang ada masanya. Dan setiap masa, pasti ada pemimpinnya.

Kalimat itu keluar dari KH. Mohammad Ali Makki Zaini yang akrab disapa Gus Makki tanpa tekanan, tanpa nada pembelaan. Sebuah pernyataan yang justru terasa matang, selesai, dan ikhlas.

Bagi sebagian orang, mundur dari panggung kepemimpinan bukan perkara mudah. Jabatan sering kali menjadi simbol pengaruh, kehormatan, bahkan identitas diri. Namun bagi Gus Makki, kepemimpinan tampaknya selalu dimaknai sebagai amanat yang punya batas waktu, bukan kursi yang harus dipertahankan.

“Bagi saya, sudah selesai,” katanya.

Bukan selesai dalam arti berhenti berkhidmat. Tapi selesai dalam makna yang lebih dalam: selesai dengan jabatan, selesai dengan ambisi struktural.

Belajar Selesai

Sikap itu tidak lahir tiba-tiba. Ia tumbuh dari tradisi pesantren yang membesarkan Gus Makki, dari ruang-ruang ngaji, dari nasihat para kiai yang tak pernah mengajarkan mengejar jabatan.

Salah satu pesan yang paling membekas, datang dari gurunya, KH. Nurul Huda Djazuli.

“Berkhidmat di NU itu jangan ‘kami-eskanen’. Tidak harus ada SK, tidak harus ada jabatan.”

Pesan sederhana, tapi radikal di tengah budaya organisasi modern yang sering mengukur pengabdian dengan struktur dan legalitas. Dari pesan itulah Gus Makki belajar bahwa khidmat tidak menunggu penugasan, dan pengabdian tidak selalu tercatat dalam surat keputusan.

Maka tak heran jika ia mengatakan, dengan nada bercanda tapi penuh makna, bahwa jika kelak hanya ditugasi mengantar surat pun, ia siap.

Di sanalah letak kemanusiaannya. Seorang mantan ketua, yang pernah berada di puncak struktur, tetapi tidak merasa kehilangan apa pun saat memilih turun ke bawah.

Memberi Ruang, Menjaga Barokah

Dalam konteks NU Banyuwangi yang sempat diliputi dinamika legitimasi hampir dua tahun terakhir, sikap Gus Makki menjadi semacam penyejuk. Ia tidak datang membawa klaim. Ia datang membawa harapan: agar Konfercab menjadi pintu penutup konflik, bukan pembuka bab baru.

Ia memilih berdiri di luar gelanggang, bukan karena tidak mampu, tetapi karena merasa zamannya sudah berlalu.

Barangkali, inilah bentuk kepemimpinan lain yang jarang disorot: kepemimpinan untuk tahu kapan harus berhenti.

Di tengah budaya “harus maju lagi” dan “masih diminta”, Gus Makki justru memberi contoh bahwa menjaga marwah organisasi kadang dilakukan dengan cara mundur satu langkah.

Dan mungkin, di situlah letak barokahnya. (amn)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lonjakan Penumpang Kereta Api di Daop 9, PT Kai Prediksi Puncak Arus Balik Terjadi 5 April 2025 Play Button

    Lonjakan Penumpang Kereta Api di Daop 9, PT Kai Prediksi Puncak Arus Balik Terjadi 5 April 2025

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, dan terupdate. yuk, subscribe channel youtube Banyuwangi 1 TV

  • Persewangi Banyuwangi Gelar Tur, Klub Lokal Berebut Ajukan Laga Persahabatan

    Persewangi Banyuwangi Gelar Tur, Klub Lokal Berebut Ajukan Laga Persahabatan

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Popularitas klub Persewangi Banyuwangi terus meningkat seiring dengan persiapan serius mereka sebelum kompetisi digelar. Setelah penampilan mereka di pertandingan terakhir, Laskar Blambangan kini menjadi incaran klub-klub lokal untuk diajak beruji tanding. Kebetulan, Manajemen Persewangi juga tengah mengagendakan jadwal tur lokal di Banyuwangi sebagai salah satu program pematangan skuad klub. Berbagai klub di Banyuwangi […]

  • Ribuan Warga Desa Bunder Gelar Tradisi Selamatan Makam Momen Lebaran Play Button

    Ribuan Warga Desa Bunder Gelar Tradisi Selamatan Makam Momen Lebaran

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, dan terupdate. yuk, subscribe channel youtube Banyuwangi 1 TV

  • Polresta Banyuwangi Gelar Tasyakuran Dalam Rangka HUT Brimob ke-79

    Polresta Banyuwangi Gelar Tasyakuran Dalam Rangka HUT Brimob ke-79

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Pada Selasa tanggal 19 Nopember 2024 Polresta Banyuwangi Polda Jatim menggelar tasyakuran peringatan HUT Brimob ke-79 di Rupatama Wira Pratama Polresta Banyuwangi. Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Rama Samtama Putra dalam hal ini diwakili oleh Wakapolresta Banyuwangi AKBP Dewa Putu Eka Darmawan dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Eks Brimob jajaran Polresta Banyuwangi serta panitia atas […]

  • Penyandang Disabilitas Mendapat Tiket Gratis Dari Persewangi Banyuwangi

    Penyandang Disabilitas Mendapat Tiket Gratis Dari Persewangi Banyuwangi

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Persewangi Banyuwangi memberikan tiket cuma-cuma kepada penyandang disabilitas yang ingin menyaksikan pertandingan babak 16 besar Grup II Liga 4 Jatim di Stadion Diponegoro. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi para penyandang disabilitas untuk menikmati pertandingan sepak bola. Humas Persewangi Banyuwangi, Rudi H Latif mengatakan bahwa kebijakan itu merupakan bentuk kepedulian manajemen terhadap […]

  • Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pemuda Wonosobo Gelar Sholawatan Akbar

    Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pemuda Wonosobo Gelar Sholawatan Akbar

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banywuangi1tv.com – Dalam rangka peringati Maulid Nabi Muhmad SAW pemdes Wonosobo gandeng elemen masyarakat gelar Sholawat akbar. Peringatan maulid nabi Muhammad bermacam-macam cara untuk mengenang jihadnya nabi Muhammad dalam memerangi kebathilan pada jaman jahiliyah dan kita patut untuk mengenang suri tauladannya. Dalam hal ini pemuda-pemudi karang taruna dan elemen masyarakat menggelar Sholawatan Akbar di Dusun […]

expand_less