Respon Kadis Kesehatan Banyuwangi Soal Menu MBG Ikan Teri Viral
- Pemerintahan
- calendar_month Kamis, 4 Des 2025

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Banyuwangi, InfoBanyuwangi.com – Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat, akhirnya menanggapi ramainya pemberitaan soal menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa ikan teri yang viral di salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari.
Pernyataan itu ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam pelantikan Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas Banyuwangi di Hotel Aston, Rabu (3/12/2025).
Amir menegaskan bahwa kejadian tersebut harus menjadi perhatian bersama. Ia mengaku juga menerima kiriman foto menu itu dari banyak pihak.
“Ini wali murid memfoto menu dan menilai tidak layak. Mungkin ahli gizi bisa bilang atau sesuai standar, tapi karena responnya kurang baik, akhirnya viral,” ujarnya.
Menurut Amir, persoalan viralnya menu tersebut makin membesar karena pihak pelaksana tidak memberikan respons cepat.
“Cukup sebenarnya dua kalimat, Sudah kami minta maaf, dan akan kami perbaiki. Tapi karena tidak direspons dengan baik, jadi makin diviralkan,” tegasnya.
Amir meminta seluruh pelaksana program untuk menjaga standar kualitas dan kecukupan gizi pada menu MBG.
Ia juga menekankan pentingnya menjalankan 4T, yaitu:
1. Tepat gizi
2. Tepat jumlah
3. Tepat sasaran
4. Tepat waktu distribusi
“Kalau empat hal ini dipatuhi, insyaallah tidak ada yang diviralkan orang tua atau siswa,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Amir juga mengingatkan soal kasus keracunan yang sempat menimpa ratusan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Banyuwangi beberapa waktu lalu.
“Waktu itu ada 112 kasus yang tercatat. Tapi sebenarnya yang sakit mencapai lebih dari 470 siswa. Tidak kami publish semuanya untuk menjaga program MBG,” jelasnya.
Ia menegaskan pihaknya terus berupaya memaksimalkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kami ingin menjaga program ini. Pengawasan akan terus kami perketat agar tidak ada lagi kasus keracunan dari menu MBG,” tegasnya. (**)
- person


Saat ini belum ada komentar