Ikuti Kami

light_mode
light_mode
News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Mayoritas Warganet Minta Kades se-Banyuwangi Diaudit, Apa Komentar Anda?

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banyuwangi, InfoBanyuwangi.com – Dinamika panas antara para Kepala Desa (Kades) se-Banyuwangi dan DPRD Banyuwangi masih menjadi magnet perhatian publik. Rencana aksi protes para Kades yang awalnya hendak digelar di halaman Gedung DPRD berubah menjadi perundingan tertutup di ruang rapat khusus. Semua bermula dari satu pernyataan kontroversial seorang anggota dewan yang menyebut 80 persen Kades diduga mengambil bagian dari penyaluran bantuan sosial (bansos) bahkan disebut mendapat Rp24 juta setiap transaksi.

Pernyataan itu sontak memantik reaksi keras. Para Kades merasa dituduh, tercoreng, dan tidak terima. Sementara publik terlanjur gaduh. Pernyataan tersebut telah terlanjur meluas, menjadi percakapan hangat di warung kopi, grup WhatsApp, pasar, hingga menjadi bahan gorengan di jagat maya.

Meski pada akhirnya sang anggota dewan menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf di hadapan ratusan Kades setelah sebelumnya berbicara lantang di hadapan media pertanyaan publik justru semakin banyak, bukan mereda.

Setelah menolak aksi orasi terbuka, DPRD Banyuwangi meminta perwakilan Kades untuk masuk ruang perundingan. Di sana, sang anggota dewan hadir dan menjelaskan bahwa pernyataannya keliru. Ia meminta maaf dan meminta agar pernyataannya di media untuk dihapus dari seluruh platform.

Namun di luar ruang rapat, atmosfer tetap panas. Seorang warga bernama Sutrisno dari Rejoagung meneriakkan,

KPK harus turun ke Banyuwangi. Audit semuanya!

Video itu viral, memicu gelombang komentar warganet yang mayoritas justru mendukung proses audit menyeluruh di tingkat desa. Teriakan itu memancing reaksi emosional dari sejumlah Kades, hingga situasi beberapa kali nyaris memanas sebelum akhirnya berhasil diredam petugas dan sesama Kades.

Hingar-bingar mereda seiring kumandang azan zuhur, namun riak di media sosial justru makin ramai.

Pertanyaan yang masih menggantung. Meski klarifikasi telah dibuat, publik merasa belum cukup. Mereka justru mempertanyakan:

  • Apa benar sang dewan “keliru bicara”?
  • Benarkah ia berbicara tanpa data?
  • Bagaimana ia menjelaskan tudingannya di hadapan ratusan Kades?
  • Siapa yang mendukung atau membantahnya di ruang rapat?
  • Dari mana asal data yang menyebut 80 persen Kades menerima Rp24 juta per transaksi bansos?
  • Jika pernyataannya salah, mengapa disampaikan dengan sangat yakin di depan media?

Pernyataan-pernyataan ini kini bergulir menjadi rasa penasaran publik. Situasinya ibarat asap yang sudah keluar dari tungku: sulit menarik kembali.

Anggota dewan yang bersangkutan juga memegang jabatan penting di Badan Kehormatan DPRD Banyuwangi, sebuah posisi yang menuntut integritas, ketelitian, profesionalitas, dan kehati-hatian. Masyarakat tentu berharap pejabat semacam ini mampu menyampaikan informasi berbasis data, bukan asumsi.

Di sisi lain, kades juga dituntut transparan. Para kades yang merasa disudutkan pun kini dihadapkan pada tuntutan publik untuk menunjukkan transparansi. Jika merasa tak bersalah, mereka ditantang membuktikan bahwa tudingan itu tidak benar.

Dan kini, muncul pertanyaan besar yang menggemuruh:

“Kalau warganet meminta audit menyeluruh di tingkat desa, apakah para Kades siap?”

Audit bukan semata pembuktian salah atau benar. Audit adalah proses memastikan bahwa pengelolaan dana publik berjalan dengan akuntabel. Jika benar para Kades bersih, audit akan menjadi jalan pembuktian paling elegan. Sebaliknya, jika ada yang tidak sesuai, publik berhak tahu.

Aroma tensi politik ini seolah membentur dinding kesadaran publik tentang betapa pentingnya integritas pejabat dan perangkat desa. Semua pihak baik legislator maupun eksekutor di tingkat desa memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

Yang benar harus ditegakkan, yang salah harus disingkap. Selebihnya, publik hanya ingin satu hal: kejujuran.

Terlepas dari ramai-rame warganet, satu hal pasti: opini publik tidak bisa diremehkan. Di era digital yang serba terbuka, suara rakyat tak lagi bisa ditutup rapat. Dan kini, bola ada di tangan para pemangku kepentingan.

Menanti langkah selanjutnya: apakah ke arah transparansi atau justru kembali menjadi kabut informasi. (**)

Opini : Tulisan Redaksi

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belum Ditemukan Kasus Flu Burung, Vaksinasi di Rogojampi dan Blimbingsari Tunggu Arahan Dinas

    Belum Ditemukan Kasus Flu Burung, Vaksinasi di Rogojampi dan Blimbingsari Tunggu Arahan Dinas

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Haya
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Meski sejumlah wilayah di Banyuwangi mulai melaksanakan vaksinasi flu burung, Kecamatan Rogojampi dan Blimbingsari memilih tetap waspada sambil menunggu arahan resmi dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, Senin 6/10/2025. Di dua wilayah ini, hingga kini belum ditemukan adanya kasus unggas yang terpapar virus flu burung. Kondisi tersebut membuat pelaksanaan vaksinasi belum menjadi […]

  • Pupuk Indonesia dan APPI Sosialisasikan Optimalisasi Pupuk Bersubsidi di Banyuwangi

    Pupuk Indonesia dan APPI Sosialisasikan Optimalisasi Pupuk Bersubsidi di Banyuwangi

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Suasana Ballroom Hotel El Royale Banyuwangi terasa berbeda pada Sabtu (30/8/2025). Ratusan peserta yang terdiri atas pengecer, perwakilan petani, hingga pejabat daerah dari Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso berkumpul dalam satu forum. Mereka hadir untuk mengikuti sosialisasi optimalisasi penerima pupuk bersubsidi pada titik serah (PPTS) yang digelar PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama Asosiasi Pengecer […]

  • Budidaya Jamur Tiram: Langkah Polresta Banyuwangi Wujudkan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

    Budidaya Jamur Tiram: Langkah Polresta Banyuwangi Wujudkan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, Polresta Banyuwangi menunjukkan peran aktifnya melalui keterlibatan langsung Bhabinkamtibmas dalam menggerakkan warga memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif. Salah satu inovasi yang kini tengah dikembangkan adalah budidaya jamur tiram, sebuah kegiatan agribisnis sederhana namun menjanjikan hasil ekonomi nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (15/5), di Dusun […]

  • Gelar Kunjungan ke Lapas Banyuwangi, Dirjen HAM Pastikan Penerapan Layanan Berbasis HAM Berjalan dengan Baik

    Gelar Kunjungan ke Lapas Banyuwangi, Dirjen HAM Pastikan Penerapan Layanan Berbasis HAM Berjalan dengan Baik

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Direktur Jenderal Hak Asasi Manusia (Dirjen HAM) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Dhahana Putra melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi, Jumat (4/10). Kunjungan itu dalam rangka memberikan pengarahan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dari petugas Pemasyarakatan dan Imigrasi, serta memastikan layanan berbasis HAM di Lapas Banyuwangi telah […]

  • Polresta Banyuwangi Gelar Oprasi Zebra 2024, Pastikan Ketertiban dan Kepatuhan Berlalu Lintas

    Polresta Banyuwangi Gelar Oprasi Zebra 2024, Pastikan Ketertiban dan Kepatuhan Berlalu Lintas

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Pos 12.05 Polantas Polsek Rogojampi mensosialisasikan tertib berlalu lintas dalam rangka Operasi Zebra Semeru 2024. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di wilayah hukum polsek Rogojampi pada kamis (17/10/2024). Iptu Wahid Hasim, saat dikonfirmasi mengatakan, sosialisasi ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas. “Disamping itu, kita juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat khususnya wilayah Rogojampi,Kabupaten […]

  • Pj Sekda Banyuwangi Tinjau Kesiapsiagaan Pos Kesehatan dan Pos Pengamanan Nataru

    Pj Sekda Banyuwangi Tinjau Kesiapsiagaan Pos Kesehatan dan Pos Pengamanan Nataru

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2024
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Pj Sekda Banyuwangi Guntur Priambodo meninjau sejumlah pos kesehatan dan posko pengamanan dalam rangka kesiapsiagaan libur Natal dan Tahun Baru (nataru). Guntur langsung mendatangi Puskesmas Sobo, Puskesmas Kabat, Gitik, dan Gladag. Selain itu juga pos pengamanan (Pospam) Sritanjung, serta Rogojampi. “Pemkab telah menyiagakan layanan kesehatan selama 24 jam. Ada 9 puskesmas rawat jalan, […]

expand_less