Bahaya Isi Daya Powerbank di Stopkontak Kereta, KAI Daop 9 Jember Keluarkan Imbauan Tegas
- News
- calendar_month Kamis, 6 Nov 2025

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
InfoBanyuwangi.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember mengingatkan seluruh pelanggan agar tidak menggunakan stopkontak di dalam kereta untuk mengisi daya powerbank, karena berpotensi menimbulkan gangguan kelistrikan dan bahaya kebakaran.
“Keselamatan pelanggan adalah prioritas utama kami. Pengisian powerbank melalui stopkontak kereta dapat memicu panas berlebih dan risiko korsleting yang membahayakan seluruh penumpang,” tegas Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, Kamis (6/11/2025).
Stopkontak di kursi penumpang hanya diperuntukkan bagi perangkat berdaya rendah, seperti ponsel, tablet, laptop, dan earphone.
Sementara itu, perangkat dengan konsumsi daya tinggi termasuk powerbank, alat elektronik mini, atau charger berkapasitas besar tidak boleh disambungkan ke stopkontak kereta.
Selain itu, KAI juga mengatur batas aman pembawaan powerbank, yakni maksimal 100 Wh (Watt-hour), dalam kondisi baik dan berlabel kapasitas jelas. Pengisian daya powerbank hanya boleh dilakukan di luar kereta, bukan selama perjalanan.
“Rumusnya sederhana, Wh = (kapasitas mAh x voltase) / 1.000.
Misalnya powerbank 20.000 mAh dengan voltase 5V berarti 100 Wh, masih dalam batas aman,” jelas Cahyo.
Ia menambahkan, aturan ini bersifat preventif untuk mencegah potensi kebakaran di dalam kereta akibat arus listrik berlebih.
“Stopkontak di kereta didesain untuk beban ringan. Jika digunakan secara sembarangan, bisa menimbulkan percikan listrik dan gangguan sistem kelistrikan,” ujarnya.
KAI berharap pelanggan memahami bahwa larangan ini bukan pembatasan kenyamanan, melainkan langkah penting untuk menjaga keselamatan bersama.
“Gunakan perangkat elektronik dengan bijak, dan utamakan keselamatan selama perjalanan,” tutup Cahyo. (bie)
- person


Saat ini belum ada komentar