Polda Jatim menggelar pentas wayang kulit semalam suntuk di Banyuwangi dengan dalang Ki Bayu Aji serta hiburan seniman lokal
- News
- calendar_month 14 jam yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Infobanyuwangi.com – Perayaan HUT ke-80 Bhayangkara di Banyuwangi akan berlangsung semakin semarak dengan digelarnya pertunjukan wayang kulit semalam suntuk yang diprakarsai Polda Jawa Timur. Acara budaya tersebut akan berlangsung di Taman Blambangan dan dapat disaksikan secara gratis oleh masyarakat. Kamis, (11/06/2026).
Pertunjukan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 13 Juni 2026 mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai. Ribuan masyarakat diperkirakan akan memadati kawasan pusat kota Banyuwangi untuk menyaksikan penampilan dalang ternama dari Solo.
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto beserta jajaran pejabat utama Polda Jatim direncanakan hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan memastikan bahwa seluruh masyarakat dapat menghadiri acara tersebut. Pihak kepolisian juga telah melakukan berbagai persiapan guna menjamin kenyamanan dan keamanan para pengunjung.
Ketua Panitia HUT ke-80 Bhayangkara Banyuwangi, Kompol Sudarsono, menjelaskan bahwa kegiatan budaya tersebut merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian Polri terhadap pelestarian seni tradisional Indonesia.
“Ini adalah bentuk kepedulian Polri dalam melestarikan nilai-nilai budaya bangsa, khususnya seni budaya wayang kulit,” ujar Sudarsono.
Menurut Kompol Sudarsono, wayang kulit merupakan warisan budaya yang memiliki nilai luhur dan sarat pesan moral sehingga layak terus diperkenalkan kepada generasi muda.
Persiapan pelaksanaan acara dilakukan secara matang oleh panitia yang melibatkan personel Polresta Banyuwangi. Berbagai kebutuhan teknis mulai dari tata panggung, area tamu undangan, fasilitas penonton, hingga pengamanan telah dipersiapkan secara menyeluruh.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan juga memimpin langsung rapat koordinasi guna memastikan seluruh unsur pendukung bekerja secara optimal.
Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, jajaran Satlantas Polresta Banyuwangi telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas di sekitar Taman Blambangan.
Sorotan utama dalam pertunjukan tersebut adalah kehadiran Ki Bayu Aji, dalang asal Surakarta yang dikenal luas di dunia pedalangan nasional. Nama Ki Bayu Aji semakin dikenal karena merupakan putra dari maestro wayang kulit Indonesia, almarhum Ki Anom Suroto.
Selain memiliki garis keturunan pedalangan yang kuat, Ki Bayu Aji juga dikenal memiliki kemampuan sabetan yang lincah dan penguasaan cerita pewayangan yang mendalam.
Dalam kesempatan tersebut, Ki Bayu Aji akan membawakan lakon “Pendawa Bangun Praja”. Lakon ini mengandung pesan filosofis mengenai perjuangan membangun tatanan kehidupan yang berkeadilan serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Nilai-nilai yang terkandung dalam cerita tersebut dinilai sejalan dengan semangat Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Tidak hanya menyajikan wayang kulit, panitia juga menghadirkan sejumlah seniman Banyuwangi untuk menghibur masyarakat. Penampilan Catur Arum, Maestro Gandrung Temu Misti, serta pelawak Gandu dan Pentol akan menambah kemeriahan suasana.
Kompol Sudarsono menyebutkan bahwa sekitar seribu undangan telah disebarkan kepada berbagai kalangan, mulai dari unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, kepala desa, komunitas seni, hingga masyarakat umum.
Panitia juga menyediakan empat layar lebar agar pengunjung tetap dapat menikmati pertunjukan meskipun berada jauh dari area utama panggung.
“Silakan hadir ke Taman Blambangan. Kami juga siapkan empat layar lebar bagi penonton yang tidak bisa mendekat,” ajak Sudarsono.
“Bagi tamu undangan kami siapkan door prize menarik untuk diundi,” tukasnya.
Melalui kegiatan budaya ini, Polda Jatim berharap momentum HUT ke-80 Bhayangkara tidak hanya menjadi perayaan institusi kepolisian, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga serta melestarikan budaya bangsa.*
Penulis Info Banyuwangi
Penulis percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.


Saat ini belum ada komentar