Reforestasi Digencarkan, Banyuwangi Tanam 200 Ribu Pohon di Ratusan Hektar Hutan
- News
- calendar_month Jumat, 26 Des 2025

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
InfoBanyuwangi.com – Upaya pemulihan hutan dan penguatan ketahanan lingkungan terus dilakukan di Banyuwangi. Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat melaksanakan program reforestasi dengan menanam 200.000 bibit pohon pada lahan seluas hampir 500 hektar sebagai langkah strategis menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi. Rabu, 24 Desember 2025.
Kegiatan penanaman pohon secara simbolis dipusatkan di kawasan RPH Sidomulyo, BKPH Kalisetail, wilayah kerja KPH Perhutani Banyuwangi Barat. Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono hadir langsung dan ikut melakukan penanaman sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap program pelestarian hutan.
Acara tersebut turut dihadiri jajaran Forpimda Banyuwangi, antara lain Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso, perwakilan Dandim 0825 Banyuwangi, serta Administratur Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat Muklisin. Selain unsur pimpinan, kegiatan ini melibatkan kelompok tani hutan dan LMDH sebagai mitra pengelolaan hutan.
Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menyampaikan bahwa reforestasi di kawasan hutan produksi memiliki peran krusial dalam menjaga keseimbangan alam sekaligus menopang kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Mujiono menilai penanaman pohon harus menjadi gerakan bersama untuk menghadapi dampak perubahan iklim.
“Kita semua sadar bahwa pohon memegang peran penting. Perubahan iklim dan deforestasi akan menyebabkan bencana bagi manusia. Maka. Penanaman pohon harus menajdi komiten kita bersama, dan perlu digalakkan lebih aktif,” kata Mujiono.
Selain aspek lingkungan, Mujiono menekankan bahwa penanaman pohon juga memiliki nilai ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.
“Tentunya selain sebagai upaya pencegahan bencana hidrometeorologi, penanaman pohon ini juga bernilai ekonomi, menjaga keseimbangan antara kebutuhan industri kayu dan konservasi lingkungan,” ungkap Mujiono.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra mengajak masyarakat sekitar kawasan hutan untuk turut menjaga keberlanjutan hasil penanaman. Kapolresta Banyuwangi menegaskan bahwa keberhasilan reforestasi sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh pihak.
“Karena menjaga kelestarian hutan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Kapolresta Banyuwangi saat memimpin apel pembukaan penanaman pohon.
Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Barat Muklisin menjelaskan bahwa reforestasi merupakan bagian dari pola pengelolaan hutan lestari yang rutin dilakukan Perhutani. Program ini bertujuan memulihkan lahan pasca tebang agar fungsi ekologis hutan tetap optimal.
Muklisin menyebutkan, total lahan yang direhabilitasi mencapai 485,7 hektar dan tersebar di sejumlah kecamatan, meliputi Glenmore, Sempu, Kalibaru, Songgon, Licin, hingga Kalipuro. Bibit yang ditanam merupakan kombinasi tanaman kehutanan utama dan pohon buah bernilai ekonomi.
“Jumlah bibit pohon yang ditanam sebanyak 200 ribu bibit. Terdiri atas tanaman yang menjadi pohon komoditas utama seperti mahoni, pinus dan damar. Juga pohon buah berkayu keras seperti durian dan alpukat,” terang Muklisin.
Muklisin menambahkan bahwa luas kawasan KPH Perhutani Banyuwangi Barat mencapai sekitar 42 ribu hektar dengan tutupan hutan sebesar 90 persen. Perhutani menargetkan tutupan tersebut tetap terjaga untuk meminimalkan dampak bencana, khususnya banjir dan longsor di wilayah hilir.
“Kami terus berupaya menjaga agar tutupan hutan kami maksimal sehingga harapan kami bisa mencegah terjadinya bencana di bagian hilir terutama di musim hujan ekstrem,” pungkas Muklisin.**
Penulis Info Banyuwangi
Penulis percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.


Saat ini belum ada komentar