Pemancing yang Hilang di Pantai Pulau Merah Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup
- Pariwisata
- calendar_month Jumat, 17 Jul 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pesanggaran, InfoBanyuwangi.com – Setelah tiga hari pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban tenggelam yang terseret ombak saat memancing di kawasan Pantai Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (17/7/2026).
Korban diketahui bernama Muhammad Jafar Sodiq (35), warga Dusun Sukorejo, RT 02/RW 03, Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 10.10 WIB.
Koordinator operasi SAR menjelaskan, pencarian pada hari ketiga diawali dengan apel dan briefing pada pukul 06.30 WIB. Tim SAR Gabungan kemudian membagi pencarian ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).
SRU 1 melakukan penyisiran di atas permukaan laut menggunakan perahu karet Basarnas dan perahu nelayan. SRU 2 melakukan pencarian menggunakan speed boat Life Guard Pantai Pulau Merah dan perahu nelayan. Sementara SRU 3 melakukan pencarian udara menggunakan drone thermal untuk memperluas area pencarian.
Upaya tersebut membuahkan hasil ketika korban berhasil ditemukan pada koordinat 8°37’25.130″S 114°01’44.08″E, sekitar 1,45 mil laut dari lokasi kejadian dengan heading 230,41 derajat.
Setelah dievakuasi, jenazah korban dibawa menggunakan ambulans menuju Puskesmas Sumberagung sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya korban, Tim SAR Gabungan menggelar debriefing pada pukul 10.30 WIB dan mengusulkan penutupan Operasi SAR. Seluruh personel yang terlibat kemudian dikembalikan ke instansi masing-masing.
Operasi pencarian melibatkan sedikitnya 42 personel dari berbagai unsur, di antaranya Basarnas Banyuwangi, BPBD Banyuwangi, Agen Informasi Bencana BPBD Jawa Timur, Polsek Pesanggaran, Koramil Pesanggaran, Pos TNI AL Pancer, Satpolairud Polres Banyuwangi, Life Guard Pantai Pulau Merah, RAPI, Satpol PP, Kecamatan Pesanggaran, serta masyarakat.
Dalam operasi tersebut, tim mengerahkan berbagai peralatan pendukung seperti rescue car, perahu karet, peralatan water rescue, perlengkapan medis, perangkat komunikasi, drone thermal, speed boat Life Guard, serta dua perahu nelayan.
Selama proses pencarian berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan cerah dengan kecepatan angin sekitar 8,4 kilometer per jam dari arah timur laut dan tinggi gelombang berkisar 0,5 hingga 1 meter.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika memancing di area yang berhadapan langsung dengan ombak besar dan arus laut yang kuat. Turut berduka cita atas meninggalnya korban, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. (amn)
- person


Saat ini belum ada komentar