Ikuti Kami

light_mode
light_mode
News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

DPRD Banyuwangi Dalami Raperda Inovasi Daerah, Bahas Polemik Klausul Sanksi

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Inovasi Daerah kini memasuki tahap penting di DPRD Banyuwangi. Raperda yang diusulkan oleh pihak eksekutif tersebut tengah menjadi fokus Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Banyuwangi guna memperkuat arah kebijakan inovatif di daerah.

Dalam nota pengantar yang disampaikan oleh Bupati Banyuwangi, disebutkan bahwa tujuan utama dari Raperda Inovasi Daerah adalah menjadikan inovasi sebagai kebijakan sistemik, bukan hanya sekadar gerakan individu atau sektoral. Pemerintah ingin memastikan setiap inovasi memiliki arah yang jelas, berkesinambungan, dan dapat diukur manfaatnya bagi masyarakat.

Selain itu, Raperda ini diharapkan mampu memfasilitasi terbentuknya ekosistem inovasi yang kolaboratif, melibatkan unsur Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, DPRD, serta berbagai elemen masyarakat. Pengaturan dalam rancangan ini juga mencakup mekanisme evaluasi, penghargaan, serta insentif bagi para inovator, termasuk perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) agar hasil inovasi tetap bermanfaat luas.

Ketua Pansus I DPRD Banyuwangi, Yayuk Bannar Sri Pangayom, menyampaikan bahwa pihaknya telah beberapa kali menggelar rapat kerja baik secara internal maupun bersama pihak eksekutif. “Pengayaan materi atau draf merupakan langkah awal dalam pembahasan raperda untuk memastikan bahwa raperda tersebut didasarkan pada analisis yang kuat, memenuhi persyaratan hukum dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ucap Yayuk Bannar Sri Pangayom saat dikonfirmasi, Rabu, 1 Oktober 2025.

Menurut politisi dari PDI Perjuangan tersebut, proses pembahasan Raperda Inovasi Daerah masih menyisakan perbedaan pendapat di internal eksekutif, terutama antara Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Yayuk menjelaskan bahwa Bappeda mengusulkan agar ketentuan sanksi dimasukkan dalam materi Raperda. Namun, Bagian Hukum menilai klausul sanksi tersebut tidak perlu dicantumkan karena merujuk pada hasil fasilitasi dari kementerian terkait.

“Dalam pembahasan masih ada perbedaan pendapat, Bappeda meminta usulan anggota dewan terkait dengan ketentuan sanksi masuk dalam materi Raperda. Sedangkan Bagian Hukum atas dasar fasilitasi di Kementerian, klausul sanksi tidak perlu dicantumkan,” tambahnya.

Akibat belum adanya kesamaan pandangan, pembahasan Raperda Inovasi Daerah sementara ditunda. Yayuk menyebut, penundaan dilakukan agar seluruh pihak dapat memiliki pemahaman yang sama, terutama mengenai ketentuan sanksi agar tidak terjadi tumpang tindih dalam penerapannya kelak.

Lebih lanjut, Yayuk menegaskan bahwa poin terpenting dalam Raperda ini adalah adanya dasar hukum yang kuat bagi setiap pihak yang berinovasi. “Poin penting dalam Raperda Inovasi Daerah ini adalah adanya landasan hukum bagi yang berinovasi, bukan hanya untuk perangkat daerah, namun juga DPRD, pemerintahan desa, dan masyarakat,” pungkasnya.

Raperda Inovasi Daerah ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam menciptakan lingkungan inovatif di Banyuwangi. Dengan regulasi yang matang, pemerintah daerah berupaya mendorong munculnya ide-ide kreatif dari seluruh lapisan masyarakat, sehingga inovasi tidak hanya menjadi slogan, melainkan budaya yang mengakar dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Banyuwangi.

Bagikan Threads

Penulis

Penulis percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banyuwangi Positif Gelar FGD Tangkal Disinformasi Digital

    Banyuwangi Positif Gelar FGD Tangkal Disinformasi Digital

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Haya
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Dalam rangka memperingati Hari Media Sosial, Komunitas Banyuwangi Positif menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Membendung Disinformasi di Era Digital” pada Jumat, 13 Juni 2025, di Hotel Aston Banyuwangi. Kegiatan ini menjadi ruang edukasi sekaligus ajakan kolaboratif lintas sektor untuk melawan maraknya disinformasi di ruang digital. FGD tersebut diikuti oleh para pegiat media sosial, […]

  • Warga Binaan Lapas Banyuwangi Produksi Aneka Gorengan,Wujud Pembinaan Program UMKM di Balik Jeruji Besi

    Warga Binaan Lapas Banyuwangi Produksi Aneka Gorengan,Wujud Pembinaan Program UMKM di Balik Jeruji Besi

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi terus berinovasi dalam program pembinaan bagi para warga binaannya. Salah satunya melalui produksi gorengan yang digarap langsung oleh para warga binaan. Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan program pembinaan, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan pendayagunaan warga binaan dalam menghasilkan produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). […]

  • Pemkab Banyuwangi Salurkan 2.657 Paket Sembako dari Pengalihan Karangan Bunga Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati

    Pemkab Banyuwangi Salurkan 2.657 Paket Sembako dari Pengalihan Karangan Bunga Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Pada Senin 24 Februari 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mengambil langkah inovatif dengan menyalurkan 2.657 paket sembako yang berasal dari pengalihan anggaran karangan bunga ucapan pelantikan Bupati Ipuk Fiestiandani dan Wakil Bupati H. Mujiono. Bantuan ini disalurkan langsung kepada warga miskin dan masyarakat yang terdampak bencana di berbagai wilayah Banyuwangi. Bupati Banyuwangi, Ipuk […]

  • Tekan Inflasi Ramadan, KMP Tukangkayu Banyuwangi Gelar Pasar Murah untuk Warga

    Tekan Inflasi Ramadan, KMP Tukangkayu Banyuwangi Gelar Pasar Murah untuk Warga

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    InfoBanyuwangi.com – Upaya menekan kenaikan harga kebutuhan pokok selama bulan Ramadan dilakukan melalui kegiatan pasar murah yang digelar Koperasi Murah Putih (KMP) Kelurahan Tukangkayu, Banyuwangi. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, (05/03/2026) tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Pasar murah yang dipusatkan di kawasan KMP Tukangkayu itu langsung disambut antusias […]

  • Kalapas Banyuwangi Tegaskan Kekompakan dan Kebersamaan, Arahkan Regu Pengamanan (Rupam) Tingkatkan Pengawasan dan Pendekatan Persuasif

    Kalapas Banyuwangi Tegaskan Kekompakan dan Kebersamaan, Arahkan Regu Pengamanan (Rupam) Tingkatkan Pengawasan dan Pendekatan Persuasif

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Pada Jum’at 21 Februari 2025, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banyuwangi, Mochamad Mukaffi, memberikan pengarahan khusus kepada anggota regu pengamanan (Rupam) pada apel pergantian regu pengamanan. Dalam arahannya, Mukaffi menekankan pentingnya kekompakan dan kesatuan suara dalam menjalankan tugas pengamanan di lingkungan Lapas Banyuwangi. Mukaffi mengatakan bahwa setiap anggota Rupam harus patuh dan […]

  • Buka Lelang Apparel, Persewangi Banyuwangi Cari Mitra Strategis untuk Kembangkan Klub

    Buka Lelang Apparel, Persewangi Banyuwangi Cari Mitra Strategis untuk Kembangkan Klub

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Manajemen Persewangi Banyuwangi tengah membuka peluang bagi perusahaan apparel untuk menjadi mitra resmi klub kebanggaan masyarakat Banyuwangi itu. Hingga saat ini, telah ada tiga penawaran yang masuk, dua di antaranya berasal dari perusahaan lokal Banyuwangi. Dua apparel lokal asal Banyuwangi juga telah melakukan presentasi langsung di AIL, lokasi training center Persewangi. Meski demikian, manajemen […]

expand_less