Dari Panggung Nasional ke Tanah Kelahiran, Fia Ajak Pelajar Banyuwangi Lebih Peduli Kesehatan Mental
- News Pendidikan
- calendar_month Minggu, 23 Nov 2025

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
InfoBanyuwangi.com – Auditorium Universitas Dr. Soekardjo (Unidsoe) Banyuwangi dipenuhi ratusan pelajar yang mengikuti talkshow Remaja Sehati (Remaja Sehat Kini dan Nanti). Acara ini menghadirkan Putri Indonesia 2025 Firsta Yufi Amarta Putri atau Fia yang pulang kampung untuk membagikan pengalamannya sekaligus mengajak remaja lebih peduli kesehatan mental sebagai bekal menghadapi masa depan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Kesehatan Nasional ke-61 dan digelar pada Sabtu, 22 November 2025.
Dalam acara tersebut, sekitar lima ratus pelajar tingkat SMP hingga SMA menyimak dengan antusias. Fia membuka sesi dengan membahas perjalanan hidupnya yang penuh tantangan. Banyak peserta terkesan dengan kejujuran dan ketulusan Fia saat menceritakan masa remaja yang tidak mudah. Cerita nyata yang ia sampaikan memberikan gambaran bahwa setiap orang bisa bangkit meski melewati masa sulit.
Fia mengisahkan masa terberat yang pernah dialaminya, yakni kehilangan kedua orang tua di usia remaja. Kisah tersebut disampaikan sebagian secara langsung dan sebagian secara singkat agar lebih mudah dicerna para pelajar. Dengan suara tegar, Fia mengatakan, “Program ini saya buat karena pengalaman pribadi kehilangan kedua orang tua. Waktu itu saya merasa down, stres, intinya drop banget lah. Tapi saya berusaha bangkit.” Peristiwa ini menjadi pemicu terciptanya program First Step Forward.
Program tersebut berfokus membantu remaja perempuan yang mengalami tekanan hidup atau kehilangan pegangan. Melalui kegiatan berbagi cerita, peningkatan literasi, pengembangan bakat, hingga penyediaan terapi psikologis, Fia berharap remaja dapat merasa lebih kuat dan tidak berjalan sendirian. Fia menjelaskan, “Semoga dengan berbagai pengalaman saya ini, para remaja yang ada di Banyuwangi lebih aware terhadap kesehatan diri, kesehatan reproduksi, dan juga kesehatan orang lain.”
Setelah acara talkshow berakhir, Fia melanjutkan kegiatan dengan berkunjung ke Sekolah Rakyat di Licin, Banyuwangi. Kehadirannya disambut hangat oleh ratusan siswa berasrama yang sangat antusias mendengarkan kisah perjuangannya. Banyak siswa merasa tersentuh karena Fia menegaskan bahwa setiap tantangan dapat dilalui jika seseorang mau berusaha bangkit. Pesan ini menjadi penyemangat bagi para pelajar yang sedang berjuang mencari jati diri.
Dalam kesempatan terpisah, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memberikan apresiasi atas kontribusi Fia dalam memberikan motivasi kepada remaja. Ipuk mengatakan, “Kalian semua bisa belajar bagaimana Mbak Fia tetap bertahan dalam situasi sulit namun terus berprestasi.” Ipuk melihat perjalanan hidup Fia sebagai contoh nyata pentingnya membangun mental yang kuat sejak muda.
Bupati menambahkan bahwa remaja yang peduli kesehatan mental akan tumbuh sebagai generasi yang sehat dan siap berkontribusi bagi daerah. “Kalau sejak remaja kalian kuat secara mental dan fisik, Insya Allah kalian akan menjadi generasi yang sehat dan siap membangun Banyuwangi,” ujarnya.
Melalui seluruh rangkaian aktivitas dan pesan yang ia sampaikan, Fia berharap remaja Banyuwangi semakin peduli kesehatan mental dan berani melangkah menghadapi masa depan yang penuh tantangan.*
Penulis Info Banyuwangi
Penulis percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.


Saat ini belum ada komentar