Polri Buka Suara soal Bahaya AI: Kejahatan Digital Makin Kompleks, Kolaborasi Jadi Kunci!
- News
- calendar_month Rabu, 8 Apr 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, InfoBanyuwangi.com – Divisi Humas Polri menggelar dialog publik bertajuk penguatan internal Polri dengan tema tantangan hukum di era kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), Selasa (7/4/2026), di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menghadapi dinamika perkembangan teknologi digital yang kian pesat.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan dialog publik tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari kementerian, lembaga, akademisi hingga masyarakat.
“Dialog publik ini bersifat kolaboratif dan terintegrasi dengan kementerian serta lembaga dalam menghadapi tantangan di era digital, khususnya terkait perkembangan teknologi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dibuka oleh Kadiv Humas Polri Johnny Eddizon Isir dan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang.
Di antaranya perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital Irma Handayani, perwakilan Bareskrim Polri Kombes Pol Andrian Pramudianto, serta CEO dan Founder E-Magic Group Brilliant Faryandi. Forum ini juga diikuti mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat.
Menurut Trunoyudo, tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana perkembangan teknologi berbasis AI turut memunculkan tantangan baru dalam aspek hukum dan keamanan.
“Perkembangan kejahatan yang bersifat ekosistem di ruang digital perlu dijaga keamanannya. Selain itu, perlu dilakukan literasi digital serta penegakan hukum apabila mengganggu stabilitas dan keteraturan sosial,” jelasnya.
Melalui dialog ini, Polri berharap terbangun sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan dalam menghadapi tantangan era digital.
“Semangat kolaborasi seluruh elemen bangsa harus terus diperkuat guna menghadapi tantangan ke depan sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
- person


Saat ini belum ada komentar