Sinergi Pengamanan Lebaran di Banyuwangi Dimatangkan, Kasdim 0825 Hadiri Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026
- News
- calendar_month Selasa, 10 Mar 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
InfoBanyuwangi.com – Persiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri di Kabupaten Banyuwangi terus dimatangkan melalui koordinasi lintas sektor. Salah satu langkah strategis dilakukan dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Semeru 2026 di Mapolresta Banyuwangi pada Senin, (09/03/2026).
Rakor tersebut dihadiri Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0825/Banyuwangi Mayor Kav Suprapto bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, pemerintah daerah, serta sejumlah instansi terkait lainnya.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan seluruh unsur pengamanan menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Melalui koordinasi yang matang, diharapkan pelaksanaan arus mudik hingga arus balik Lebaran di Banyuwangi dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Dalam rapat tersebut, berbagai aspek strategis dibahas secara mendalam. Pembahasan tidak hanya menyangkut kesiapan personel pengamanan, tetapi juga mencakup pengaturan arus lalu lintas, kesiapan pelayanan kepada masyarakat, serta langkah antisipasi terhadap potensi kerawanan selama masa mudik dan balik Lebaran.
Beberapa fokus pembahasan dalam Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026 antara lain:
-
kesiapan personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait
-
pengaturan lalu lintas di jalur utama mudik dan destinasi wisata
-
kesiapan pos pengamanan dan pos pelayanan masyarakat
-
langkah antisipasi kemacetan serta potensi gangguan keamanan
-
koordinasi layanan darurat bagi masyarakat selama masa Lebaran
Forum koordinasi yang digelar di Mapolresta Banyuwangi tersebut juga menjadi sarana menyatukan persepsi antar instansi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas). Selain itu, keselamatan berlalu lintas selama momentum hari raya juga menjadi perhatian utama.
Kasdim 0825/Banyuwangi Mayor Kav Suprapto menegaskan bahwa TNI siap mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 bersama seluruh unsur pengamanan lainnya.
Mayor Kav Suprapto mengatakan, “Melalui koordinasi lintas sektoral ini, kami memastikan seluruh unsur bekerja secara terpadu.”
Mayor Kav Suprapto juga menegaskan bahwa TNI siap mendukung Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan selama perayaan Idulfitri. Menurut Mayor Kav Suprapto, kolaborasi yang kuat antar lembaga sangat penting untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Mayor Kav Suprapto menyampaikan bahwa TNI akan terus bersinergi dengan seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan Lebaran. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat Banyuwangi yang menjalankan tradisi mudik.
Selain pengamanan jalur mudik, perhatian juga diberikan pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat, terutama pada titik-titik yang berpotensi mengalami peningkatan aktivitas selama masa libur Lebaran.
Banyuwangi sendiri dikenal sebagai salah satu daerah dengan mobilitas masyarakat yang tinggi saat musim mudik. Selain menjadi jalur penghubung antar wilayah di Jawa Timur, Banyuwangi juga memiliki berbagai destinasi wisata yang kerap menjadi tujuan wisatawan selama libur panjang.
Karena itu, koordinasi lintas sektoral dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh aktivitas masyarakat selama Idulfitri dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Dengan adanya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan berbagai instansi terkait, diharapkan pengamanan Lebaran tahun ini mampu memberikan rasa aman sekaligus menghadirkan suasana mudik yang nyaman dan penuh kebahagiaan bagi masyarakat Banyuwangi.
Operasi Ketupat Semeru 2026 sendiri merupakan bagian dari upaya nasional untuk memastikan stabilitas keamanan serta kelancaran mobilitas masyarakat selama momentum hari raya Idulfitri di berbagai wilayah Indonesia.**
Penulis Info Banyuwangi
Penulis percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.


Saat ini belum ada komentar