Ikuti Kami

light_mode
light_mode
News
Trending Tags

Program Bansos Digital Banyuwangi Masuk Tahap Sanggah, Warga Bisa Ajukan Keberatan Hasil Seleksi

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

InfoBanyuwangi.com – Program bansos digital Banyuwangi yang menjadi proyek percontohan nasional kini memasuki tahapan penting, yakni masa sanggah. Tahap ini diberikan kepada warga yang sebelumnya dinyatakan tidak layak sebagai penerima bantuan sosial agar dapat mengajukan keberatan jika merasa hasil seleksi tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Pengumuman hasil seleksi penerima bansos digital Banyuwangi telah disampaikan kepada masyarakat sejak Senin, (02/03/2026). Dalam pengumuman tersebut, warga dapat melihat status kelayakan mereka sebagai penerima bantuan sosial, apakah dinyatakan layak atau tidak layak, lengkap dengan alasan yang disertakan oleh sistem.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan bahwa masa sanggah merupakan bagian penting dalam mekanisme program bansos digital. Melalui proses ini, pemerintah berupaya memastikan keadilan bagi seluruh warga yang telah mendaftar.

“Program ini memang memberikan kesempatan kepada warga yang dinyatakan Tidak Layak untuk bisa menyanggah jika memang yang bersangkutan merasa hasil seleksi tidak sesuai dengan kondisi di lapangan,” kata Bupati Ipuk Fiestiandani, Minggu, (08/03/2026).

Ketua Gugus Tugas Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTPD) Rahmat Danu Andika menambahkan bahwa pengumuman hasil seleksi bansos digital Banyuwangi dapat diakses oleh masyarakat melalui portal perlindungan sosial.

Warga dapat melihat hasilnya melalui portal perlinsos di alamat https://perlinsos.kemensos.go.id/
menggunakan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Selain itu, masyarakat juga bisa mengecek hasilnya secara langsung di kantor desa atau kelurahan serta melalui agen perlinsos yang sebelumnya membantu proses pendaftaran.

“Setelah tahu hasil pengumumannya, silakan warga yang tidak puas dengan hasilnya karena dirasa tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan, bisa memanfaatkan fasilitas Sanggah. Ini sebagai bentuk rasa keadilan yang ingin dihadirkan oleh negara,” kata Andika.

Dalam proses masa sanggah bansos digital Banyuwangi, warga dapat mendatangi agen perlinsos yang sebelumnya membantu pendaftaran atau datang langsung ke kantor desa untuk melakukan pengecekan data sekaligus mengajukan sanggahan.

Dokumen yang perlu dibawa dalam proses tersebut cukup sederhana, yaitu:

Kartu Keluarga (KK)

Kartu Tanda Penduduk (KTP)

Nomor ID pelanggan PLN

“Cukup bawa KK, KTP, dan no ID PLN, agen atau desa akan siap membantu. Hasil sanggahan warga akan kami verifikasi ulang lintas kementerian dan instansi untuk kembali mencocokkan dengan hasil sanggahnya,” ujar Andika.

Untuk memastikan proses berjalan lancar, tim KPTPD dari berbagai kementerian dan lembaga juga turun langsung ke Banyuwangi guna memantau pelaksanaan masa sanggah.

Salah satu lokasi yang dipantau adalah Desa Benelan Lor. Tim melakukan pemantauan langsung proses sanggah di desa tersebut pada Jumat, (06/03/2026).

Di kantor desa setempat, ratusan warga terlihat antusias datang untuk melihat hasil pengumuman bansos digital Banyuwangi. Mereka ingin mengetahui apakah dinyatakan layak atau tidak layak sebagai penerima bantuan sosial.

Selain mengecek hasil, sebagian warga juga memanfaatkan kesempatan untuk mengajukan sanggahan terhadap hasil seleksi yang dianggap belum sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Salah satu warga yang melakukan sanggah adalah Sholatin (55). Setelah dilakukan verifikasi oleh petugas, sistem menyatakan Sholatin tidak layak menerima bantuan sosial karena terdeteksi memiliki dua sertifikat rumah.

Namun menurut Sholatin, saat ini hanya memiliki satu rumah yang ditempati bersama suami karena sertifikat rumah lainnya sudah dijual sebelumnya.

“Sekarang cuma punya satu sertifikat rumah, yang ditinggali bersama suami. Suami juga kerjanya serabutan. Langsung saya melakukan sanggah dibantu petugas desa,” ujarnya.

Proses pengajuan sanggah bansos digital Banyuwangi berlangsung cukup cepat. Dalam banyak kasus, proses wawancara dan pengisian formulir hanya memerlukan waktu sekitar 15 menit.

Petugas desa akan melakukan wawancara kepada warga sesuai dengan formulir verifikasi yang telah disediakan oleh sistem.

Kepala Desa Benelan Lor Khoirul Anam mengatakan bahwa pemerintah desa secara aktif membantu warga untuk mengecek hasil seleksi bansos digital sekaligus memfasilitasi proses sanggah.

“Kami inisiatif kumpulkan semua warga yang telah mendaftar, kita cek satu-satu. Petugas desa akan sukarela membantu. Selain di kantor desa warga juga bisa menghubungi ketua RT/RW masing-masing untuk melakukan pengecekan dan sanggahan,” ujarnya.

Sementara itu, tidak semua warga mengalami kendala dalam proses seleksi bansos digital Banyuwangi. Sebagian warga justru merasa terbantu karena sistem digital mampu menjangkau masyarakat yang sebelumnya belum pernah menerima bantuan sosial.

Salah satunya adalah Surotul Mufidah, warga Desa Olehsari, Kecamatan Glagah. Surotul mengaku merasa lega karena dinyatakan layak sebagai penerima bantuan sosial.

Menurut Surotul Mufidah, selama ini belum pernah mendapatkan bantuan sosial meskipun kondisi ekonomi keluarga cukup terbatas.

“Tapi dengan bansos digital ini, saya dapat kesempatan menerima bansos karena dinyatakan layak,” ujar penjual kue keliling tersebut.

Pemerintah berharap program bansos digital Banyuwangi ini mampu menciptakan sistem penyaluran bantuan sosial yang lebih transparan, tepat sasaran, dan adil bagi seluruh masyarakat.**

Bagikan Threads

Penulis

Penulis percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tempuh Jalur Mediasi, Konflik Tanah Masjid Al Mukminin Desa Gintangan Berakhir Damai

    Tempuh Jalur Mediasi, Konflik Tanah Masjid Al Mukminin Desa Gintangan Berakhir Damai

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Haya
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Sengketa tanah Masjid Al Mukminin di Desa Gintangan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, akhirnya berakhir damai. Perselisihan antara pemegang Sertifikat Hak Milik (SHM) dan pihak pembeli tanah tersebut diselesaikan melalui jalur mediasi di Kantor Desa Gintangan, Jumat (10/10/2025). Proses mediasi berlangsung kondusif dan penuh keakraban. Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Gus Lukman, putra dari […]

  • Sinergi Kodim 0825, BKKBN, dan Puskesmas Wonosobo: Wujudkan Keluarga Sehat Lewat Sosialisasi dan Safari KB photo_camera 5

    Sinergi Kodim 0825, BKKBN, dan Puskesmas Wonosobo: Wujudkan Keluarga Sehat Lewat Sosialisasi dan Safari KB

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Sibernews – Upaya meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan keluarga terus dilakukan oleh berbagai pihak. Pada Sabtu, 18 Oktober 2025, Kodim 0825/Banyuwangi melalui Program Staf Teritorial Semester II bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) serta Puskesmas Wonosobo menggelar kegiatan Sosialisasi, Penyuluhan, dan Safari Keluarga Berencana (KB) di wilayah Kecamatan Srono.   Acara ini mengangkat tema […]

  • Dump Truk Tambang Terperosok di Jembatan Tambong, Kabat

    Dump Truk Tambang Terperosok di Jembatan Tambong, Kabat

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Kabat, InfoBanyuwangi.com – Arus lalu lintas di jalan nasional Kecamatan Kabat, Banyuwangi, mengalami gangguan serius pada Selasa (16/12/2025) pagi. Antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter dari dua arah di sekitar Jembatan Tambong. Kemacetan terjadi akibat kecelakaan tunggal yang melibatkan dump truk tambang emas milik PT Bumi Suksesindo (PT BSI). Kendaraan bermuatan alat berat tersebut terperosok […]

  • 3 Seniman Maestro Banyuwangi Raih Penghargaan AKI 2024

    3 Seniman Maestro Banyuwangi Raih Penghargaan AKI 2024

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI memberikan memberikan penghargaan Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2024 kepada penggerak budaya nasional. AKI 2024 mengusung tema Persembahan Istimewa Bagi Penggerak Budaya. 3 Seniman Maestro asal Banyuwangi pun turut menerima penghargaan yang berlangsung di The Tribrata Hotel and Convention […]

  • Pemancing Hilang di Segoro Anak Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologi Lengkapnya

    Pemancing Hilang di Segoro Anak Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologi Lengkapnya

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Purwoharjo, InfoBanyuwangi.com – Hilangnya seorang pemancing di Perairan Bedul/Patuk Segoro Anak, Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, akhirnya menemukan titik terang. Setelah dilakukan pencarian sejak Senin (8/12/2025), korban bernama Febi Dwi Iswandoko (29) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh warga dan nelayan di kawasan Pantai Grajagan. Pada Senin pagi sekitar pukul 10.00 WIB, Febi berangkat memancing bersama enam […]

  • Festival Gamelan Manggala 2025 Siap Digelar Sepekan, Jadi Ruang Ekspresi dan Kebersamaan

    Festival Gamelan Manggala 2025 Siap Digelar Sepekan, Jadi Ruang Ekspresi dan Kebersamaan

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Haya
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Suara gamelan akan kembali menggema di Kampung Candi, Dusun Sidorejo Wetan, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran. Komunitas Seni Lestari bersama Masyarakat Peduli Seni Budaya siap menggelar Festival Gamelan Manggala (FGM) 2025 pada 15–21 September 2025. Festival yang mengangkat tema “Holobis Kuntul Baris, tandya mring ajining jiwa bangsa, seni lan budaya” ini sarat makna kebersamaan […]

expand_less