Rilis Akhir Tahun Polresta Banyuwangi 2025 Ungkap Capaian Strategis, Kejahatan Terungkap dan Laka Lantas Turun
- Kriminal News Pemerintahan Peristiwa
- calendar_month Rabu, 31 Des 2025

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
InfoBanyuwangi.com – Polresta Banyuwangi menggelar konferensi pers Rilis Akhir Tahun 2025 sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja kepada publik. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H. bersama Wakapolresta AKBP Teguh Priyo Wasono, S.I.K. dan jajaran Pejabat Utama, bertempat di Rupatama Polresta Banyuwangi, Selasa, 30 Desember 2025.
Dalam kegiatan tersebut, Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra memaparkan berbagai capaian strategis Polresta Banyuwangi sepanjang tahun 2025. Rilis ini menjadi wujud transparansi institusi kepolisian sekaligus gambaran nyata situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Banyuwangi.
Data menunjukkan bahwa jumlah laporan polisi selama 2025 mencapai 1.433 kasus. Angka ini mengalami kenaikan 16 persen dibandingkan tahun 2024. Meskipun terjadi peningkatan laporan, tingkat penyelesaian perkara juga mengalami lonjakan yang signifikan.
Sebanyak 1.281 kasus berhasil diselesaikan oleh jajaran Polresta Banyuwangi, meningkat 23 persen dari tahun sebelumnya. Capaian ini menunjukkan efektivitas sistem penanganan perkara yang terus diperkuat, seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap aparat kepolisian.
“Peningkatan laporan mencerminkan tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Di sisi lain, kami berupaya memastikan setiap perkara ditangani secara profesional, transparan, dan berkeadilan,” ujar Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra.
Dalam proses penanganan perkara, Polresta Banyuwangi mengedepankan pendekatan hukum yang beragam. Sebanyak 260 perkara diselesaikan melalui Restorative Justice, 610 perkara ditangani melalui penyidikan, serta 355 perkara dilanjutkan hingga Tahap II. Lima jenis kejahatan terbanyak yang ditangani meliputi penganiayaan, pencurian biasa, penipuan, pencurian dengan pemberatan, dan penggelapan. Untuk tindak pidana penipuan, tingkat penyelesaian tercatat mencapai 98 persen.
Di sektor narkotika, Polresta Banyuwangi mencatatkan peningkatan pengungkapan kasus sebesar 30 persen. Dari 117 kasus pada 2024 menjadi 158 kasus pada 2025. Jumlah tersangka meningkat menjadi 191 orang dari sebelumnya 128 orang, dengan mayoritas berperan sebagai pengedar.
Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi sabu seberat 7.946 gram, ekstasi sebanyak 4.893,5 butir, serta 208.257 butir obat keras berbahaya. Capaian ini menegaskan komitmen Polresta Banyuwangi dalam memberantas peredaran narkotika hingga ke akar jaringan.
Dalam penegakan ketertiban umum, khususnya peredaran minuman keras, Satsamapta Polresta Banyuwangi mengamankan 17.815 botol miras dan menetapkan 41 tersangka. Atas keberhasilan tersebut, Polresta Banyuwangi meraih peringkat pertama di Polda Jawa Timur dalam pengungkapan kasus tindak pidana ringan.
Pada bidang lalu lintas, tren keselamatan menunjukkan perbaikan. Sepanjang 2025, angka kecelakaan lalu lintas menurun 13,55 persen, dari 1.122 kejadian menjadi 970 kejadian. Jumlah korban meninggal dunia juga turun 17,72 persen, dari 254 jiwa menjadi 209 jiwa. Penurunan ini merupakan hasil dari peningkatan kegiatan preventif dan edukasi keselamatan berlalu lintas.
Untuk mendukung pelayanan publik, Polresta Banyuwangi meresmikan dermaga Polairud serta mengoperasionalkan kapal cepat taktis guna pengamanan wilayah perairan. Layanan Call Center 110 menerima 17.257 panggilan, meski sebagian besar merupakan panggilan tidak jelas. Kanal Wadul Kapolresta menerima 186 aduan masyarakat terkait pelayanan dan gangguan kamtibmas.
Dalam pembinaan internal, jumlah pelanggaran anggota menurun dari 54 personel menjadi 43 personel. Sebanyak 160 personel berprestasi mendapatkan penghargaan. Sepanjang tahun 2025, Polresta Banyuwangi juga menangani sejumlah kasus menonjol yang menjadi perhatian publik, mulai dari pembunuhan viral, penipuan berkedok profesi, pencurian telur penyu, hingga kejahatan terhadap anak dan warga negara asing.
Polresta Banyuwangi turut mendukung program Asta Cita Presiden di sektor ketahanan pangan. Produksi beras tercapai 194,9 persen dari target, sementara panen jagung mencapai 9.716 ton di lahan lebih dari 7.000 hektare.**
Penulis Info Banyuwangi
Penulis percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.


Saat ini belum ada komentar