Ikuti Kami

light_mode
light_mode
News
Trending Tags

Sinkronisasi Anggaran & Efisiensi Jadi Fokus Utama, DPRD Banyuwangi Desak Revisi RPJMD 2025-2029

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banyuwangi1tv.com – Dalam upaya memastikan perencanaan pembangunan daerah yang efektif dan realistis, DPRD Banyuwangi melalui Komisi I mendesak pihak eksekutif untuk merevisi draf awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Banyuwangi Tahun 2025-2029.

Revisi tersebut diminta agar draf RPJMD lebih selaras dengan arah kebijakan nasional, terutama berkaitan dengan efisiensi penggunaan anggaran, sebagaimana telah diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang menekankan efisiensi dalam pelaksanaan belanja APBN dan APBD.

Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi, Marifatul Kamila, yang akrab disapa Rifa, menyampaikan hal ini usai memimpin rapat kerja selama dua hari berturut-turut bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Rapat tersebut membahas secara mendalam dokumen awal RPJMD yang akan menjadi acuan pembangunan lima tahun mendatang di Banyuwangi.

“Dokumen awal RPJMD Banyuwangi 2025-2029 harus disempurnakan agar sejalan dengan kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Karena penyusunan awal dokumen ini dilakukan sebelum Inpres tentang penghematan belanja negara diterbitkan, maka perlu penyesuaian menyeluruh,” jelas Rifa.

Lebih lanjut, Rifa yang juga merupakan politisi dari Partai Golkar tersebut menyoroti adanya ketidakseimbangan antara program-program yang dirancang dalam RPJMD dengan ketersediaan anggaran daerah. Menurutnya, banyak indikator dan target kinerja yang tercantum terkesan ambisius namun tidak memperhitungkan realitas kapasitas fiskal daerah.

“Program-program yang tidak sebanding dengan kemampuan anggaran tentu akan menyulitkan pelaksanaan. Maka, semua ini harus ditinjau ulang agar perencanaan tidak hanya indah di atas kertas tapi benar-benar bisa diimplementasikan,” tegasnya.

Tak hanya menyesuaikan dengan kebijakan efisiensi, Rifa juga mengingatkan bahwa RPJMD Banyuwangi harus selaras dengan dokumen perencanaan jangka panjang daerah (RPJPD) 2025-2045. Selain itu, keterkaitan dengan RPJMD Provinsi Jawa Timur serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) juga tidak boleh diabaikan agar arah pembangunan tetap harmonis secara vertikal.

“Kita sudah memiliki RPJPD sebagai panduan pembangunan 20 tahun ke depan. Maka, RPJMD sebagai rencana lima tahunan harus menjadi bagian dari roadmap jangka panjang tersebut,” imbuhnya.

Dalam proses pembahasan dokumen RPJMD 2025-2029 ini, Komisi I DPRD juga menitikberatkan perhatian pada visi dan misi kepala daerah, khususnya dalam hal peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Program-program peningkatan PAD dinilai krusial karena memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan penurunan tingkat pengangguran di Banyuwangi.

Rifa menekankan bahwa pemanfaatan anggaran harus diarahkan pada program-program prioritas yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan memberikan efek domino terhadap kesejahteraan warga.

“Kami akan terus kawal proses ini agar RPJMD Banyuwangi benar-benar menjadi dokumen strategis yang realistis, adaptif terhadap tantangan fiskal, dan selaras dengan arah pembangunan jangka panjang nasional,” tutupnya.

 


Bagikan Threads

Penulis

Penulis percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Banyuwangi Soroti SE Pembatasan Jam Ritel dan Dorong Evaluasi Karena Dinilai tidak Sesuai Kondisi Masyarakat

    DPRD Banyuwangi Soroti SE Pembatasan Jam Ritel dan Dorong Evaluasi Karena Dinilai tidak Sesuai Kondisi Masyarakat

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    InfoBanyuwangi.com – Kebijakan pembatasan jam operasional ritel modern di Banyuwangi menuai sorotan dari berbagai pihak. DPRD Banyuwangi secara tegas meminta pemerintah daerah untuk mencabut Surat Edaran (SE) yang mengatur kebijakan tersebut. Permintaan ini disampaikan dalam rapat konsultasi antara DPRD dan pemerintah daerah yang berlangsung pada Senin (06/04/2026). Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan […]

  • Warga Binaan Lapas Banyuwangi Salurkan Keterampilannya, Unjuk Kebolehan Berdakwah Melalui Lomba Dai

    Warga Binaan Lapas Banyuwangi Salurkan Keterampilannya, Unjuk Kebolehan Berdakwah Melalui Lomba Dai

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi menggelar lomba dai bagi para warga binaan dalam rangka menyemarakkan bulan Ramadan, Sabtu (15/3/2025). Lomba yang digelar di Masjid At-Taqwa Blok Timur Lapas itu menjadi ajang bagi para warga binaan untuk saling unjuk kebolehan dalam berdakwah, sekaligus menguji kemampuan mereka dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan. Kepala Lapas Banyuwangi, […]

  • GEGER! Banyuwangi Didatangi Bos Air se-Jawa Timur, Bupati Ipuk Beberkan Target Besar Layanan Air Bersih 2026

    GEGER! Banyuwangi Didatangi Bos Air se-Jawa Timur, Bupati Ipuk Beberkan Target Besar Layanan Air Bersih 2026

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Banyuwangi, InfoBanyuwangi.com – Banyuwangi kembali menjadi pusat perhatian setelah ditunjuk sebagai tuan rumah Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Jawa Timur. Pertemuan strategis tersebut menghadirkan para direktur utama Perumda Air Minum dari 38 kabupaten/kota se-Jatim. Sekjen Pengurus Pusat Perpamsi, Rino Indira Gusniawan, Ketua DPD Perpamsi Jatim Samsul Hadi, serta Direktur […]

  • Antisipasi Padatnya Arus Nataru, Polresta Banyuwangi Gelar Ramp Check Kapal di Pelabuhan Ketapang

    Antisipasi Padatnya Arus Nataru, Polresta Banyuwangi Gelar Ramp Check Kapal di Pelabuhan Ketapang

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    InfoBanyuwangi.com – Menghadapi potensi lonjakan penumpang pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polresta Banyuwangi bersama instansi terkait melaksanakan ramp check di Pelabuhan Penyeberangan ASDP Ketapang. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan kesiapan armada laut, fasilitas pelabuhan, serta personel pendukung agar aktivitas penyeberangan berjalan aman dan terkendali. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 22 Desember 2025. […]

  • Lapas Banyuwangi Teguhkan Langkah Bersih dari HP dan Narkoba Lewat Komitmen Bersama Nasional photo_camera 7

    Lapas Banyuwangi Teguhkan Langkah Bersih dari HP dan Narkoba Lewat Komitmen Bersama Nasional

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Info Banyuwangi
    • 0Komentar

    Pro Siber – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi menunjukkan keseriusan dalam menjaga lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari handphone, narkoba, serta barang terlarang lainnya. Langkah konkret ini diwujudkan melalui penandatanganan komitmen bersama yang dilakukan serentak oleh seluruh jajaran Pemasyarakatan se-Indonesia.   Kegiatan tersebut berlangsung secara virtual dan dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, dari […]

  • Polemik Tambang di Banyuwangi Makin Panas, Penasehat Hukum Koralwangi Ambil Langkah Strategis

    Polemik Tambang di Banyuwangi Makin Panas, Penasehat Hukum Koralwangi Ambil Langkah Strategis

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Haya
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Komunitas Pekerja Material Banyuwangi (Koralwangi) resmi menunjuk Nanang Slamet, S.H., M.Kn., sebagai kuasa hukum guna menghadapi polemik tambang Galian C yang tengah mencuat di wilayah tersebut. Nanang mengatakan, langkah awal yang akan diambil adalah melakukan mitigasi dan identifikasi akar persoalan. Hal ini penting dilakukan sebelum menentukan langkah hukum yang tepat. “Isu yang berkembang […]

expand_less