Silaturahim Akbar dan Berbuka Puasa PCNU Banyuwangi, Momentum Konsolidasi Besar
- News
- calendar_month Jumat, 13 Mar 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
InfoBanyuwangi.com – Suasana berbeda terlihat di kawasan Jalan Ahmad Yani Banyuwangi pada Kamis sore, (13/03/2026). Ribuan warga Nahdliyin berkumpul memenuhi ruas jalan di depan kantor PCNU Banyuwangi untuk mengikuti kegiatan Silaturahim Akbar dan Berbuka Puasa PCNU Banyuwangi.
Diperkirakan sekitar 1.200 undangan hadir dalam kegiatan tersebut. Peserta yang datang berasal dari berbagai unsur organisasi Nahdlatul Ulama, mulai dari pengurus ranting, Majelis Wakil Cabang (MWC), hingga pengurus cabang.
Para peserta duduk tertib di bawah tenda yang dipasang memanjang di sepanjang jalan depan kantor PCNU Banyuwangi. Meskipun ruas jalan sempat ditutup sementara, kondisi lalu lintas tetap berjalan dengan tertib berkat pengamanan dari berbagai unsur.
Pengamanan kegiatan dilakukan oleh Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Banser, dan Pagar Nusa yang bersinergi menjaga kelancaran acara serta memastikan keamanan peserta.
Silaturahim Akbar PCNU Banyuwangi tahun ini mengusung tema “Tandang Bareng Merajut Harmoni”. Tema tersebut menjadi simbol semangat kebersamaan warga Nahdliyin dalam membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat.
Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh penting dari berbagai kalangan. Hadir para kiai sepuh, pengasuh pondok pesantren, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, kepala organisasi perangkat daerah, pimpinan partai politik, organisasi masyarakat Islam, hingga akademisi.
Tokoh yang hadir antara lain:
-
Rais Syuriyah PCNU Banyuwangi KH Fakhrudin Mannan
-
Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi Ahmad Turmudi
-
Ketua MUI KH Muhaimin Asymuni
-
Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono
-
Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rofiq Ripto Himawan
-
Danlanal Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso
-
Ketua DPRD Banyuwangi Made Cahyana Negara
-
Perwakilan Kodim 0825 Banyuwangi
-
Ketua FKUB
-
Ketua Baznas
-
Perwakilan perguruan tinggi
Ketua panitia kegiatan, H Junaedi atau Pak Jo menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sekadar acara berbuka puasa bersama, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi Nahdlatul Ulama.
Pak Jo menegaskan bahwa NU merupakan rumah besar bagi seluruh warga Nahdliyin yang harus dijaga bersama dengan semangat kebersamaan.
“NU adalah rumah besar yang terbuka untuk berdialog dengan siapa saja demi kemaslahatan umat. Kehadiran Forkopimda, rekan-rekan legislatif, lintas partai, hingga organisasi kepemudaan menunjukkan bahwa semangat ‘Tandang Bareng’ adalah energi untuk membangun Banyuwangi secara bersama-sama,” ungkap Pak Jo.
Pak Jo juga menjelaskan bahwa panitia mengundang sekitar 1.200 orang dari berbagai unsur organisasi NU dan masyarakat umum.
“Yang kita undang 1.200 orang. Silaturahmi akbar ini bertujuan untuk konsolidasi organisasi, memperkuat jalur komunikasi dari tingkatan PCNU, MWC NU, hingga ranting. Selain itu untuk harmoni kebangsaan, menjaga stabilitas dan kerukunan antarumat beragama serta organisasi kepemudaan di Bumi Blambangan,” tegas Pak Jo.
Ketua PCNU Banyuwangi Ahmad Turmudi dalam sambutannya mengingatkan bahwa pengabdian di dalam Nahdlatul Ulama harus dilandasi keikhlasan.
Ahmad Turmudi menegaskan bahwa NU bukan tempat mencari popularitas, melainkan wadah untuk berkhidmat kepada umat.
“Jangan di NU itu kita ingin terkenal, tapi semata-mata berhikmah untuk mencari barokah dari para muasis dan para ulama. Semakin tidak terkenal, ketua PC NU itu semakin bagus,” tegas Ahmad Turmudi.
Ahmad Turmudi juga mengajak seluruh warga Nahdliyin menjaga kebersamaan dan tidak membawa kepentingan pribadi dalam organisasi.
“Jangan di NU itu mencari apa-apa. Jangan sampai ngerek bendera. Pertemuan hari ini menjadikan NU solid dan kompak. Pertemuan hari ini merupakan implementasi dari pernyataan Hadratus Syech KH Hasyim Asy’ari. Ke depan konsolidasi dan soliditas akan intens dilakukan dari ranting sampai cabang,” tegas Ahmad Turmudi.
Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rofiq Ripto Himawan dalam tausiyahnya mengajak warga Nahdliyin turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Banyuwangi.
Kombespol Rofiq Ripto Himawan menyoroti beberapa persoalan sosial yang perlu mendapat perhatian bersama, termasuk tingginya angka kecelakaan lalu lintas.
“Angka kecelakaan lalu lintas sangat tinggi. Mari kita semua ikut membantu bagaimana menekan angka kecelakaan. Harapan saya, kehadiran saya bisa dimanfaatkan untuk hal-hal positif dan konstruktif untuk kebaikan warga Banyuwangi,” tegas Kombespol Rofiq Ripto Himawan.
Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menyampaikan bahwa keberadaan Nahdlatul Ulama di Banyuwangi memiliki peran besar dalam menjaga keharmonisan masyarakat.
“Dibutuhkan kolaborasi yang kuat untuk menjaga nilai-nilai agama. Nasihat dan bimbingan para ulama memiliki peran penting dalam membangun masyarakat,” kata Mujiono.
Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin Rais Syuriyah PCNU Banyuwangi KH Fakhrudin Mannan.
“Mudah-mudahan kita semua diberi kemudahan dan kekuatan dalam memelihara dan merawat NU sesuai nilai-nilai ahlusunah waljamaah. Semoga warga Banyuwangi bisa bersatu untuk mencapai masyarakat yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur,” kata KH Fakhrudin Mannan.**
Penulis Info Banyuwangi
Penulis percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.


Saat ini belum ada komentar