Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PARIWISATA » Wisata Pulau Merah. Eksotisnya berselancar di Banyuwangi

Wisata Pulau Merah. Eksotisnya berselancar di Banyuwangi

(4567 Views) June 24, 2014 8:55 pm | Published by | No comment

red island surf

Kabupaten Banyuwangi di Jawa Timur memiliki Pantai Pulau Merah. Pantai ini memiliki kelebihan dibandingkan G-land yaitu tidak memiliki banyak batu karang seperti di Plengkung sehingga Pantai Pulau Merah lebih aman bagi peselancar termasuk pemula. Pantai ini memiliki ciri khas lain yaitu adanya sebuah bukit setinggi 200 scale di hadapan pantai yang mirip seperti pantai di Brasil.

Pantai Pulau Merah mirip Pantai Kuta di Bali namun ombaknya lebih bergulung (hingga setinggi dua scale dan panjang 300 meter) di mana itu memungkinkan peselancar melakukan manuver dengan teknik tubes. Ombak di Pantai Pulau merah dipastikan bisa menjadi tujuan peselancar pemula, amatir maupun profesional karena memiliki ketingian rata-rata dua meter. Hal ini berbeda dengan Pantai Plengkung atau G-Land yang hanya lebih banyak dinikmati peselancar profesional.

Nama Pulau Merah sebelumnya adalah Pantai Ringin Pitu. Pergantian namanya menjadi Pulau Merah didasari dua versi. Ada yang mengatakan karena warna tanah dan pasirnya yang kemerahan dari pulau setinggi 200 scale itu. Sebagian lagi menyebutkan, konon dari Pulau Merah yang ada di hadapan pantainya (sekitar 100 meter) itu dahulunya pernah terpancar cahaya merah sehingga warga sekitar menamainya Pulau Merah.

pmerah

Sunset red island new

Daya tarik lain dari pantai ini adalah lokasinya yang berdekatan dengan desa nelayan Pancer. Anda dapat pula memanfaatkan rumah warga untuk menginap, merasakan keramahan dan kesahajaan nelayan akan menjadi pengalaman berbeda dari biasanya.

Dalam setahun, Mei hingga Desember adalah waktu terbaik untuk menikmati keindahan Pantai Pulau Merah. Saat itu joke cuaca terbilang ideal untuk berselancar. Meski Anda tidak bisa berselancar maka menyaksikan para peselancar beraksi sudah cukup menghibur. Antara Januari hingga Apr kondisi ombak belum ideal untuk kegiatan berselancar namun keindahan pantai ini sudah lebih dari cukup untuk memuaskan rasa haus akan pantai indah.

Anda dapat menyewa papan selancar bila sudah meneguhkan diri ingin mencoba atraksi menunggang ombak. Akan tetapi bila belum cukup berani dapat menikmati senja yang menawan dengan langit merah turun melalui sederetan bukit di sebelah barat pantai.

Saat Anda berkeliling sekitar Pantai Pulau Merah maka dapat mengarahkan tujuan ke Pura Tawang Alun. Pura umat Hindu ini telah lama berdiri sejak 1980 dan sering dikunjungi umat Hindu dari Bromo dan Bali. Saat tsunami terjadi tahun 1994, pura ini terkena dampaknya sehingga tembok luar pura hancur namun bagian dalam pura (pelinggih padmasana) tidak mengalami kerusakan berarti. Saat itu ombak raksasa setinggi 13 scale menyapu rumah-rumah warga beserta bangunan lainnya di kawasan termasuk pura ini.

RED ISLAND BEACH (7)

1484725_606903536056844_17306975_n

Bukan berarti nama Pantai Pulau Merah identik dengan pernak-pernik pemandangan alam serbamerah. Pantai ini menyajikan pemandangan elok berciri khas hiasan batu karang, pasir lembut, dan surganya para peselancar dunia.

Awalnya, pantai tersebut berjuluk Pantai Ringin Pitu. Konon, perubahan nama menjadi Pantai Pulau Merah ini berasal dari pantulan sinar matahari yang merubah warna pasir menjadi kemerahan.

Wisatawan tentu sudah tak asing dengan Pantai G-Land dengan ombak yang cukup bersahabat dengan peselancar. Ternyata, Pantai Pulau Merah ombaknya lebih bersahabat lagi dan lebih tenang.

Peselancar pemula hingga profesional bisa bebas beraksi di atas gulungah ombak Pantai Pulau Merah. Pantai ini mulai ramai dijamah turis. Setiap tahun di pantai tersebut juga sering diadakan kompetisi selancar internasional yang diikuti turis-turis mancanegara.

Pantai Pulau Merah yang termasuk bagian dari rangkaian pantai di selatan Jawa Timur bisa ditempuh dalam waktu tiga jam menggunakan kendaraan roda empat atau sepeda engine dari Kota Banyuwangi atau sekira 60 km. Lokasinya berada dekat dengan pemukiman penduduk di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Akses jalan ke tempat ini terbilang mulus sehingga menjadikannya tujuan wisata warga Banyuwangi. Manfaatkan jasa kendaraan sewaan dari Bandara Belimbingsari untuk memudahkan perjalanan Anda karena memang tidak banyak kendaraan umum ke arah pantai ini.

10355894_709059589137312_2592627867113345629_n 10418669_709059809137290_209948279_o

(SetiaOne)

Categorised in:

No comment for Wisata Pulau Merah. Eksotisnya berselancar di Banyuwangi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*