Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » KRIMINAL » Wisata Djawatan Ternyata Digunakan Mesum Ria Muda-Mudi

Wisata Djawatan Ternyata Digunakan Mesum Ria Muda-Mudi

(5143 Views) August 2, 2016 12:49 pm | Published by | No comment
Wisata jawatan cluring  jadi tempat mesum

Mesum ala wisata Djawatan muda mudi berduaan tidak ada pembatas pengawasan

Banyuwangi, Memorandum – Wisata Djawatan di Desa Benculuk Kecamatan Cluring bukan sekedar tempat wisata menikmati keindahan hutan trembesi, wisata baru masuk dikawasan Perhutani Banyuwangi Selatan ternyata sering digunakan tempat ajang mesum dan pacaran di kalangan muda mudi, yang menyaru pengunjung.

Wisata yang juga digunakan sebagai tempat penimbunan kayu ini akan ramai dikunjungi saat sore hari dan hari minggu. Pengunjung yang datang sangat beragam, tua, muda dan dari yang mulai datang sendiri hingga berpasangan.

Kegiatan yang ada di dalam wisata tersebut juga sangat diresahkan oleh warga sekitar. Pasalnya, pengunjung yang datang berduaan itu pasti menyendiri dan bermesrahan di dekat pohon. Terkadang, pemuda sekitar sering mabuk-mabukan di warung dan pojok-pojok wisata tersebut, kata Firdaus, warga yang tinggal di dekat lokasi wisata. “Sempat dilarang, malah tidak dihiraukan dan pergi begitu saja, besoknya setelah diperingati masih datang kembali berduaan,” ungkap Firdaus.

Hal tersebut semakin diperparah ketika ada tarikan parkir yang dilakukan oleh pemuda sekitar untuk pengunjung yang datang.

Seperti yang diberitakan Memorandum sebelumnya, beberapa sumber mengatakan, tarikan parkir sengaja ditujukan kepada pengunjung yang datang di wisata tersebut dengan biaya sebesar Rp. 5 ribu untuk kendaraan roda dua dan Rp. 10 ribu untuk roda empat. Hasil tarikan parkir tersebut nantinya dikumpulkan lalu dibagi kepada masing-masing pemuda Desa Benculuk yang menjadi petugas parkir. Hasil tersebut terkadang juga dibagi kepada Polhut untuk sekedar uang rokok.

Sementara, Camat Cluring, Yopy Bayu Irawan, S.sos.M.Si dihubungi via selulernya mengatakan, pihak Kecamatan Cluring tidak pernah menganjurkan adanya tarikan parkir di wisata tersebut. (fat)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in: ,

No comment for Wisata Djawatan Ternyata Digunakan Mesum Ria Muda-Mudi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*