Thursday, August 6, 2020
Home LAROS Waspada Erupsi Gunung Ijen, DPRD Jatim Kawal Ploting Anggaran Bencana

Waspada Erupsi Gunung Ijen, DPRD Jatim Kawal Ploting Anggaran Bencana

– Penyusunan rencana kontigensi ancaman bencana erupsi gunung api ijen. (Memorandum – Irham Kusuma)

Banyuwangi, Memorandum – Sebelum terjadi bencana letusan di Gunung Ijen, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur melakukan berbagai langkah antisipasi. Salah satu langkah yang diambil yaitu melakukan penyusunan rencana kontigensi ancaman bencana erupsi gunung api ijen dengan menghadirkan tiga kabupaten di jawa timur. Tiga kabupaten tersebut yaitu Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Situbondo dan Bondowoso. Sebab tiga kabupaten itu akan terkena dampak secara langsung jika sewaktu-waktu gunung ijen meletus.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan (BPPD) Provinsi Jatim, Bambang Agus Legowo,  mengatakan,  beberapa unsur yang diundang dari tiga kabupaten itu yakni dari badan Penaggulangan Bencana Daerah, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Disbudpar, TNI, Kepolisian dan Pramuka.

Dalam acara yang digelar di Balai Diklat Pendidikan Dan Pelatihan Perikanan Banyuwangi tersebut, beberapa unsur mendapat kejelasan tupoksi baik sebelum terjadi letusan, saat terjadi bencana dan pasca bencana. “Ini penting, ketika bencana tiba semua pihak sudah siap.  Korban nyawa maupun kerugian materiil dapat diminimalisir,” jelasnya, Rabu (15/03).

Selain pembagian tugas kepada unsur terkait di masing – masing kabupaten terdampak, ahli vulkanologi dari bandung juga memberikan gambaran arah lahar jika gunung ijen meletus. Sebab dimungkinkan ada satu kabupaten yang akan mengalami dampak paling parah diantara kabupaten lain.

Sementara itu Ketua Komisi E DPRD Jatim, dr Agung Mulyono yang mengawal ploting anggaran kemungkinan Gunung Ijen terjadi bencana mengatakan, jika setiap kabupaten melakukan persiapan khusus seperti yang dilakukan kabupaten Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso, maka langkah tersebut sebagai kemajuan yang luar biasa. Sebab mereka akan lebih siap dan dapat bergerak cepat jika terjadi bencana letusan gunung. “Saya siap bergerak dan memberi bantuan jika gunung yang menjadi icon Banyuwangi itu meletus,” tegasnya.

Terlebih menurutnya tiga kabupaten terdampak itu merupakan daerah pilihan (dapil) nya.

Tidak hanya itu, bahkan dr Agung juga siap mengawal anggaran untuk bencana, baik anggaran yang sifatnya rutin maupun anggaran yang sifatnya mendadak. Menurutnya anggaran untuk bencana di Jawa Timur tidak terbatas. Sebab selain dana khusus untuk bencana, juga ada Bantuan Tidak Terduga (BTT) yang dapat dikeluarkan untuk bencana. Selain itu juga ada dana dari pusat, yaitu Dana Siap Pakai (DSP).  “Masyarakat tidak usah panik, karena ada tim di wilayah masing – masing,” himbaunya. (ham)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*

Most Popular

Hasil Rapid Test 22 Tenaga Medis Banyuwangi Reaktif, Fraksi PKB: Ini Serius

KABAR RAKYAT - Hasil rapid test 22 orang tenaga medis di Kabupaten Banyuwangi menunjukan hasil reaktif. Hal ini menjadi perhatian serius Fraksi Partai Kebangkitan...

Dinas Pertanian Pangan Minta Masyarakat Hati-hati Beli Daging Murah

KABAR RAKYAT - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi menghimbau masyarakat agar berhati-hati dalam membeli daging sapi dengan tidak tergiur harga murah. Apalagi pada...

Empat Orang Warga Sarongan dan Kandangan Diamankan Reskrim Polresta Banyuwangi

KABAR RAKYAT -  Empat orang diduga pelaku perusakan dan pengeroyokan, tiga fasilitas gedung dan lima orang petugas pada Balai Taman Nasional Meru Betiri (BTN-MB)...

Pasien Positif Corona di Banyuwangi Kini Bertambah Satu Orang Lagi

BANYUWANGI – Pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Banyuwangi hari ini, Minggu (17/5/2020), bertambah 1 orang sehingga menjadi lima orang. Pasien terbaru atau...

Recent Comments

infobanyuwangi on Pengeroyok Pemuda Krajan Dibui
infobanyuwangi on Kopdar IM Banyuwangi ke-2
mohammad taufiqurrohim on Program Beasiswa BANYUWANGI CERDAS
Live Update COVID-19 Indonesia