Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » KRIMINAL » Wartawan Gadungan Wajib Lapor

Wartawan Gadungan Wajib Lapor

(834 Views) January 9, 2016 3:48 pm | Published by | No comment

Banyuwangi, Memorandum – Setelah sempat merasakan dinginnya sel tahanan di Mapolsek Kota Banyuwangi, Yosenda (18) dan Budi (17), 2 wartawan gadungan yang mengaku dari Tabloid Deteksi  yang akan memeras anggota Polwan itu akhirnya dilepas, Kamis (7/1) kemarin. Namun demikian, keduanya dikenakan ‘wajib lapor’ setiap hari selama kasusnya masih dalam penanganan Polsekta Banyuwangi.

Polsek Kota Banyuwangi

Kepala Polsekta Banyuwangi, AKP I Ketut Redana, SH.

Kepala Polsekta Banyuwangi, AKP I Ketut Redana, menjelaskan, kedua ABG yang mengaku sebagai wartawan itu langsung dilepas setelah selesai dimintai keterangan oleh petugas. “Kejadiannya itu kan malam hari. Jadi dia memang sempat menginap di Mapolsekta untuk kepentingan pemeriksaan awal. Setelah itu ya kita lepas. Tetapi keduanya kita kenakan wajib lapor setiap hari selama kasus ini masih dalam penanganan kita,” jelasnya.

Disinggung tentang hasil pemeriksaan sementara, khususnya tentang seorang bernisial ‘WA’ yang disebut-sebut oleh sang wartawan gadungan sebagai backing-nya, menurut Kapolsekta, masih didalami dan mulai dicari kelokasi yang disebutkan. “Dari hasil sementara, keduanya kita jerat dengan pasal 369 tentang pemerasan dengan ancaman. Tetapi karena ancaman hukumannya dibawah lima tahun, maka kita tidak bisa melakukan penahanan. Tetapi kasus ini pasti akan terus kita proses. Dan orang yang mereka sebut-sebut itu masih belum kita temukan,” jelas kapolsekta.

Sementara itu, ketika Memorandum mencoba menelusuri keberadaan Tabloid yang oleh kedua wartawan gadungan itu diaku sebagai media massa tempatnya bekerja, ternyata tak membuahkan hasil. Mukhlis, salah seorang pengurus harian Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Bondowoso yang berhasil dihubungi Memorandum menjelaskan bahwa Tabloid tersebut sudah tidak terbit lagi setelah Pemimpin Redaksinya tersangkut masalah penipuan. “Tabloid itu sudah tidak ada. Pimred-nya kesangkut masalah penipuan,” kata Mukhlis. (bud)

Sumber : Koran Harian Memorandum

Categorised in:

No comment for Wartawan Gadungan Wajib Lapor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*