Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » LAROS » Warga Desa Badean Klarifikasi Kepemilikan Tanah ke BPN

Warga Desa Badean Klarifikasi Kepemilikan Tanah ke BPN

(524 Views) October 28, 2016 12:34 pm | Published by | No comment
warga-desa-badean-klarifikasi-kepemilikan-tanah-ke-bpn

– Dandim 0825 Letkol (Inf) Roby Bulan, saat diskusi dengan pengusaha dan warga Desa Badean melakukan dialog persoalan tanah sengketa

Banyuwangi, Memorandum – Sejumblah warga Desa Badean, Kecamatan Kabat, mendatangi Kantor Badan Petanahan Nasional (BPN) untuk mengklarifikasi soal hak kepemilikan tanah dan bukti sertifikat atas tanah di Desa Badean, yang kini ditempati tiga pengusaha tambak, Kamis (27/10).

Abdillah, seorang tokoh masyarakat Desa Badean, usai mendatangi BPN menjelaskan, hal ini dilakukan setelah beberapa kali usaha diskusi bersama pihak terkait tidak ditanggapi sehingga warga mendatangi Kantor BPN untuk mengklarifikasi soal hak kepemilikan tanah maupun sertifikat. Namun, kata Abdillah, dari hasil pertemuan oleh pihak BPN masih belum berani mengeluarkan sertifikat karena masih dalam status sengketa.

Sekarang ini, warga Desa Badean  sepakat akan menindak-lanjuti melalui jalur hukum serta mengklarifikasi lebih lanjut kepada Pemkab Banyuwangi dan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) soal ijin usaha tambak yang diduga belum mempunyai ijin usaha. Untuk itu para warga juga berharap status tanah tersebut sementara dikosongkan sambil menunggu hearing DPRD yang rencana akan digelar pekan depan. Menurut Abdillah,  setidaknya ada tiga pengusaha tambak di lokasi tersebut yakni; Gunawan, Yenti, dan Pitoyo.

Merujuk kepada PP no 24 tahun 19997 pasal 24 ayat 1 yang menjelaskan bahwa yang berhak mengajukan pendaftaran sertifikat adalah pihak-pihak yang mempunyai data dan surat dalam hal ini Desa Badean yang pernah mengajukan pada tahun 2003. Tetapi hingga kini masih belum dijawab oleh BPN dikarenakan pihak TNI AD juga mengajukan berkas yang sama. “Atas dasar itulah, warga Desa Badean meminta BPN untuk mengklarifikasi data yang sudah diserahkan masyarakat Desa Badean maupun TNI AD,” ungkap Abdillah.

Sementara itu, Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol (inf) Roby Bulan, saat dikonfirmasi mengatakan, hingga kini aset tersebut masih milik TNI AD Kodam Brawijaya. Sebenarnya semua aset itu milik negara sudah terdaftar di simak Barang Milik Negara (BMN) dan semua di register. “Data yang ada di Kodam itu sudah ada sejak peta gambar tahun 1953 dan resmi di tanda tangani TNI AD Kodam Brawijaya,” tegasnya.

Menanggapi pergerakan warga Desa Badean, menurut Dandim,  masyarakat dipersilahkan mengajukan dan mengumpulkan bukti-bukti secara prosedural. “Monggo silahkan. Biar proses hukum yang menentukan kemana jalurnya dan menentukan hak atas kepemilikan tanah maupun sertifikatnya. Sementara kontrak usaha yang diajukan pengusaha itu tersendiri langsung dari korem dan kodam. Yang di daerah hanya melakukan pengawasan dan pengamanan,” jelasnya.  (fat/bud)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Warga Desa Badean Klarifikasi Kepemilikan Tanah ke BPN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*