Warga Concrong Datang ke Pengadilan Negeri Banyuwangi

679 views
banner 468x60)

KabarRakyat.ID – Sejumlah warga Dusun Concrong, Desa/Kecamatan Rogojampi mendatangi Pengadilan Negeri Banyuwangi, hendak meminta klarifikasi soal sengketa tanah yang akan dieksekusi.

Perihal itu disampaikan Hendra salah satu perwakilan warga Dusun Concrong, kedatangannya itu adalah untuk meminta klarifikasi terkait eksekusi tanah di Dusun Concrong yang rencananya akan dilaksanakan pada, Kamis (16/1) besok.

Klarifikasi itu, kata Hendra, soal adanya kejanggalan pada obyek sengketa. Dalam amar putusan Pengadilan Negeri Banyuwangi disebutkan, obyek yang menjadi sengketa adalah persill 97. Sementara obyek yang ditempati warga di Dusun Concrong itu adalah persil 98 yang sudah sejak lama bersertifikat hak milik (SHM).

Sedangkan yang akan dieksekusi, lanjut Hendra, adalah dua obyek yakni persil 97 dan persil 98. Mengenai eksekusi itu, masih Rendra, informasinya sudah berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak. Padahal dirinya mengaku belum pernah menyampaikan pernyataan sepakat.

“Sebagai warga sekaligus pelapor yang baik, kami berniat meminta klarifikasi. Pasalnya, berdasarkan keterangan yang didapat dari pihak kepolisian yang datang pada kami kemarin, katanya sudah ada kesepakatan antara kami (pelapor) dengan pihak lawan. Yakni sepakat damai dan sepakat dilakukan eksekusi tanah persil 97 dan 98,” ujar Rendra di PN Banyuwangi, Senin (13/1/2020).

Imbas sengketa tanah di Concrong Rogojampi (4)
Ambar Sari Soya, warga Concrong yang mengaku membeli tanah sudah ber SHM. (dok/KabarRakyatID)

Menurut Hendra, pihaknya dan beberapa warga lainnya belum pernah mendapat surat apapun mengenai rencana kesepakatan pelaksanaan eksekusi tersebut.

“Kami belum pernah menerima panggilan, surat, atau pernyataan apapun Tiba-tiba saja akan ada proses eksekusi, dengan alasan katanya kita sudah sepakat. Kan aneh, karena kami belum pernah menyatakan kata sepakat,” tegasnya.

Pernyataan-pernyataan tersebut, kata Hendra, akan disampaikan kepada pihak Pengadilan Negeri Banyuwangi. Namun hingga sore hari, pihaknya masih belum berhasil menemui pihak PN Banyuwangi.

“Kami sudah minta izin dan kita sudah melalui prosedur. Tapi sampai sore masih belum bisa ditemui,” pungkanya.

Reporter : Fattahur

Editor : Richard

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply

*