Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » KRIMINAL » Warga Blokade Jalan, Protes Sopir Dump Truk Serempet Warga

Warga Blokade Jalan, Protes Sopir Dump Truk Serempet Warga

(552 Views) July 21, 2016 11:04 am | Published by | No comment
Kecewa Sikap Sopir Dump Truk, Warga Blokir Jalan

– Warga memasang tenda dipertigaan jalan Desa Penarungan tepatnya di Dusun Kertosari untuk menghalangi dump truk melintas di jalan itu.

Banyuwangi, Memorandum – Sopir dump truk pengangkut tambang galian C kembali berulah. Kali ini salah satu sopir menyerempet seorang warga di jalan Desa Pendarungan. Meski korban tidak mengalami luka parah namun sikap sopir dump truk yang tidak mau menolong korban sangat disayangkan. Akibatnya warga marah dan secara spontan menutup jalur tersebut agar dump truk tidak bisa melintas.

Peristiwa itu terjadi Senin lalu. Ketika itu Mahsun, (60), warga Dusun Kertosari, Desa Pendarungan, Kecamatan Kabat sedang meniki kuda yang biasa digunakannya untuk mengangkut kelapa. Tiba-tiba saja melintas sebuah dump truk yang membawa muatan galian C. “Paha kudanya diseremput bak dump truk,” kata Mukhsin, warga setempat.

Akibatnya, Mahsun terjatuh dari kudanya. Pria ini mengalami sedikit luka di bagian kepalanya. Tidak hanya itu, kuda yang sehari-sehari digunakan untuk bekerja juga mengalami luka. Melihat itu, sopir dump truk sempat berhenti dan meninggalkan uang sebesar Rp 150 ribu untuk Muhsin. Setelah meninggalkan uang sopir ini langsung pergi. Padahal, lanjutnya, Mahsun masih tergeletak dipinggir jalan.

Warga sangat menyayangkan sikap sopir yang hingga saat ini masih belum diketahui identitasnya tersebut. Seharusnya sopir tersebut menolong Muhsin yang sudah manula itu. “Meskipun sudah meninggalkan uang seharusnya sopir itu menolong Pak Mahsun lebih dahulu, diantar ke rumahnya atau ke dokter baru ditinggal,” ujar warga yang lain.

Karena sikap sopir yang dianggap tidak punya empati itu, warga kemudian berinisiatif untuk menutup jalur tersebut. Warga melarang dump truk melintas di tempat itu. Sehingga seluruh dump truk yang berasal dari wilayah Kejoyo yang menuju ke Banyuwangi melalui Jalan Desa Pendarungan sama sekali tidak bisa.

Warga juga menyayangkan dump truk yang selalu berjalan kebut-kebutan. Padahal dump truk tersebut melintas di jalan desa yang berada di tengah perkampungan. Sopir dump truk itu seperti tak peduli kalau mereka melintas di Jalan Desa. “Seharusnya pas melintas di Jalan Desa mereka lebih pelan, soalnya banyak orang yang lewat,” tegas Muhsin.

Penutupan jalan tersebut menurut warga akan terus dilakukan hingga ada yang bertanggung jawab terkait musibah yang dialami Mahsun. “Kalau udah ada yang bertanggung jawa pasti dibuka sama warga,” jelasnya.

Sementara itu, informasi yang diterima Memorandum, sejumlah pengusaha Tambang galian C yang kendaraannya melintas di tempat itu sudah melakukan pertemuan dengan Mahsun. Pertemuan itu di fasilitasi pihak Kepolisian, Babinsa dan pemerintah Desa. “Tadi sudah ketemu antara beberapa pemilik tambang dengan Mahsun.  Hasilnya, pemilik tambang akan memberikan sumbangan kepada Mahsun,” jelas Hamid Abdillah, Kepala Desa Pendarungan.

Menariknya, dalam pertemuan tersebut tidak hadir sopir dump truk yang diduga menyerempet Mahsun. Tidak jelas alasan mengapa sopir tersebut tidak hadir. Namun informasi yang diterima Memorandum, sopir yang menyerempet itu belum diketahui identitasnya. (jai)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in: ,

No comment for Warga Blokade Jalan, Protes Sopir Dump Truk Serempet Warga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*