Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PEMERINTAHAN » Wamenhub Tinjau Kesiapan Penyeberangan Ketapang Hadapi Arus Mudik Lebaran

Wamenhub Tinjau Kesiapan Penyeberangan Ketapang Hadapi Arus Mudik Lebaran

(1018 Views) July 17, 2014 9:32 am | Published by | No comment

WAMEN PERHUBUNHANBANYUWANGI – Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Bambang Susantono meninjau kesiapan angkutan penyeberangan laut dalam menghadapi arus mudik Lebaran di Pelabuhan Ketapang, Rabu (16/7). Wamenhub sampai di Stasiun Kereta Api Banyuwangi Baru menggunakan kereta inspeksi berwarna kuning. Selanjutnya didampingi Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, Wamenhub dan rombongan langsung menuju ASDP Ketapang.

Wamenhub mengatakan kunjungannya ke Pelabuhan Ketapang  kali ini untuk memastikan kesiapan pelabuhan Ketapang dalam menghadapi arus mudik lebaran. Salah satunya dengan melihat manajemen pengelolaan pelabuhan dalam mengantisipasi penumpukan penumpang terutama dalam menghadapi cuaca buruk.

“Biasanya bulan Juli-Agustus terjadi cuaca extrem, keselamatan harus kita utamakan, kalau sampai menghambat (cuaca buruk)  operasional pelabuhan kita hentikan sementara. Ini butuh manajemen yang baik, bagaimana mengatur endapan lalu lintas. Saya minta ASDP benar-benar memperhatikan kemungkinan cuaca buruk ini,” urai Wamenhub.

Selain itu, Wamenhub mengatakan untuk melihat kesiapan penyebrangan laut di Ketapang, pihaknya juga menerjunkan inspektur-inspektur untuk memeriksa kelaikan kapaldipimpin Direktur Kelautan dan Perkapalan Kemenhub. Pemeriksaan dilakukan dengan uji petik secara random dari kapal-kapal yang beroperasi di Ketapang. “Pengujian ini terutama pada mesin-mesin kapal.  Mesin sangat vital, karena apabila cuaca buruk  kapal harus bisa bermanuver dan ini membutuhkan kondisi mesin yang prima.  Dari hasil uji petik ada temuan, tapi minor, artinya masih bisa ditanggulangi segera,” ujar Wamenhub.

Berdasar hasil uji petik tersebut Wamenhub menyampaikan kapal-kapal di penyebrangan Ketapang  – Gilimanuk bisa beroperasi dengan baik. Untuk beberapa temuan serta kelengkapan sarana yang masih kurang harus segera dipenuhi oleh pengelola kapal dalam waktu 3 hari. “Untuk mengantsipasi hal-hal yang tidak kita inginkan saya telah meminta Syahbandar untuk memberi laporan perkembangan dari hari ke hari,” cetus Wamenhub.

Sementara itu Wamenhub mengungkapkan pergerakan pemudik selama arus lebaran pada tahun ini diperkirakan total jumlahnya mencapai 30 juta jiwa. Dengan rincian 4,5 juta orang naik kereta api, naik 4,5 persen dari tahun lalu; I,6 juta orang menggunakan angkutan laut,naik 3 persen dari tahun lalu; 4 juta orang menggunakan angkutan udara, naik 11,5 persen dari tahun lalu, dan sisanya menggunakan bus.

“ Untuk memfasilitasi jumlah pemudik tersebut, jumlah moda transportasi  yang dimobilisasi oleh Kemenhub,  kapal feri penyebrangan sejumlah 174 buah, 43 ribu angkutan bus, 1200 kapal untuk pelayaran, 430 pesawat dan  325 rangkaian kereta api,” ungkap Wamen.

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati yusuf Widyatmoko berkesempatan menyerahkan masterplan pengembangan terminal terpadu antar moda kepada Wamenhub. Masterplan tersebut berisi rencana pengembangan terminal yang menghubungkan terminal bus,  stasiun kereta api Banyuwangi Baru dan Pelabuhan Ketapang.

 “Prinsipnya kita  ingin mewujudkan itu, karena terminal terpadu  ini cukup baik, memadukan kereta api, feri, dan bis kota  sehingga memberi kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses transportasi. Dalam tataran operasional akan dibicarakan dengan instansi terkait mudah-mudahan secepatnya setelah lebaran akan dirapatkan,” pungkas Wamenhub. (Humas Protokol-Banyuwangikab)

Categorised in:

No comment for Wamenhub Tinjau Kesiapan Penyeberangan Ketapang Hadapi Arus Mudik Lebaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*