Thursday, August 6, 2020
Home LAROS Wacana Pemekaran Banyuwangi Menguat

Wacana Pemekaran Banyuwangi Menguat

– Ketua AskabBanyuwangi, Agus Tarmidi (Tengah, bertopi), saat diskusi tentang pemekaran wilayah. (Memorandum – Siswanto)

Banyuwangi, Memorandum – Komunitas Masyarakat Peduli Pemekeran (GEMPAR), bersama Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Banyuwangi (ASKAB) menggagas pemecahan wilayah Banyuwangi menjadi dua  Kabupaten.

Menurut Kordinator, Gempar, Suparmin, S,Pd, SH, menjelaskan issue pemekaran bukan kali pertama muncul dipermukaan, bahkan sudah lama. Bahkan kabarnya sudah mendapat dukungan penuh dari tokoh masyarakat, pengusaha, beserta kelompok tani jeruk dan buah naga di wilayah Banyuwangi Selatan.

Disisi lain kesejahteraan dan pemerataan pembangunan dengan pemekaran sudah mendapat antusias dan respon dari kalangan praktisi dan akademisi. Harapannya, pemekaran bisa mengurangi pengangguran. “Dengan pemekaran ini bukan dalam arti pemerintahan yang sudah ada sekarang tidak baik, tetapi sudah melaksanakan pemerintahan dengan pembengunan insfrastruktur, ekonomi, serta perdagangan sudah baik,” ungkap Parmin.

Dicontohkan Parmin, keberadaan Samsat di Kecamatan Cluring masyarakat sangat terbantu dengan samsat dicluring. Apalagi dengan pemekaran masyarakat akan lebih terbantu.

Lanjut Suparmin, diharapkan Bupati Abdullah Azwar Anas dapat menempatkan kampus Universitas Airlangga Banyuwangi, diwilayah Banyuwangi Selatan. Sebab diwilayah utara sudah ada tiga perguruan tinggi swasta (PTS) dan satu perguruan negeri (PTN) yaitu Politehnik negeri (poltek).

Sementara, Ketua ASKAB, Agus Tarmidi mengatakan, pemecahan wilayah Banyuwangi menjadi dua Kabupaten sangatlah penting. Kajian ini didasari dari perhitungan luas wilayah. Jika dibandingkan dengan Kabupaten Malang dulunya, hanya selisih 5 km kini menjadi tiga wilayah yakni, 2 kota madya dan 1 kabupaten. “Seperti halnya masyarakat Sarongan, Sanggar, Tegaldlimo, dan Kalibaru, tidak perlu menempuh jarah sangat jauh untuk mengurus surat-surat yang dibutuhkan.  khususnya surat-surat yang harus di terbitkan oleh pemerintah Kabupaten,” ucap Agus Tarmidi.

Menurutnya, pihaknya akan mengusulkan nama Kabupaten Blambangan untuk wilayah selatan yang meliputi Kecamatan Srono, Singojuruh, Sempu, Genteng, Glemore, Kalibaru, Tegal Sari, Bangorejo, Pesanggran, Siliragung, Purwoharjo, Gambiran, Cluring, Muncar, dan Tegaldlimo. “Untuk selebihnya masih tetap ikut dalam wilayah lama yakni Kabupaten Banyuwangi,” ungkapnya. (swa/coi)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

2 COMMENTS

  1. Saya warga sempu tidak setuju dengan pemecahan jadi dua kabupaten.
    Kecuali pemecahan menjadi kota dan kabupaten saya rasa masih bisa di terima.

  2. Haduh…
    Mulai lagi wacana pemekaran di munculkan kembali.
    Saya pribadi tidak setuju dengan pemecahan menjadi 2 kabupaten. Kalau pemecahan jadi 1 kota dan 1 kabupaten saya masih bisa menerima.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*

Most Popular

Hasil Rapid Test 22 Tenaga Medis Banyuwangi Reaktif, Fraksi PKB: Ini Serius

KABAR RAKYAT - Hasil rapid test 22 orang tenaga medis di Kabupaten Banyuwangi menunjukan hasil reaktif. Hal ini menjadi perhatian serius Fraksi Partai Kebangkitan...

Dinas Pertanian Pangan Minta Masyarakat Hati-hati Beli Daging Murah

KABAR RAKYAT - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi menghimbau masyarakat agar berhati-hati dalam membeli daging sapi dengan tidak tergiur harga murah. Apalagi pada...

Empat Orang Warga Sarongan dan Kandangan Diamankan Reskrim Polresta Banyuwangi

KABAR RAKYAT -  Empat orang diduga pelaku perusakan dan pengeroyokan, tiga fasilitas gedung dan lima orang petugas pada Balai Taman Nasional Meru Betiri (BTN-MB)...

Pasien Positif Corona di Banyuwangi Kini Bertambah Satu Orang Lagi

BANYUWANGI – Pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Banyuwangi hari ini, Minggu (17/5/2020), bertambah 1 orang sehingga menjadi lima orang. Pasien terbaru atau...

Recent Comments

infobanyuwangi on Pengeroyok Pemuda Krajan Dibui
infobanyuwangi on Kopdar IM Banyuwangi ke-2
mohammad taufiqurrohim on Program Beasiswa BANYUWANGI CERDAS
Live Update COVID-19 Indonesia