Wabup Sugirah Terpilih Menjadi Ketua HKTI Banyuwangi

BANYUWANGI – Wakil Bupati Banyuwangi Sugirah terpilih menjadi Ketua Dewan Pengurus Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Kabupaten Banyuwangi (DPC HKTI) Kabupaten Banyuwangi periode 2021-2026, dalam Musyawarah Cabang HKTI  Banyuwangi, di Gedung Wanita, Senin (20/12/2021).

Musyawarah Cabang HKTI dihadiri oleh 75 orang terdiri dari tiga orang utusan tiap Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) HKTI se  Banyuwangi dan tiga orang dari utusan Dewan Pengurus Daerah (DPD) HKTI Provinsi Jawa Timur.

Ketua Panitia Muscab HKTI Anom Basori mengatakan, dalam Muscab ini diikuti 25 kecamatan yang telah terbentuk kepengurusan setelah dilakukan verifikasi terhadap para peserta.

“Kami berharap dengan pemimpin baru bisa membawa kebaikan bagi HKTI dan keberkahan bagi para petani di Banyuwangi,” kata Anom.

Wakil Ketua I DPD HKTI Provinsi Jawa Timur Syaiful Azhari menambahkan, pengurus baru di bawah kepemimpinan Sugirah diharapkan bisa lebih kompak dalam menata kelembagaan organisasi HKTI menjadi lebih mapan. 

“Selain itu kepengurusan di tingkat kecamatan nantinya diharapkan bisa membentuk kepengurusan di tingkat kelurahan dan desa yang ada di Kabupaten Banyuwangi,” ujar Syaiful.

Sementara Sugirah berharap bisa mengemban amanah dalam menjabat Ketua HKTI  dan bisa meneruskan perjuangan menuju petani makmur.

“Saya mengucapkan terima kasih pada seluruh peserta Muscab HKTI yang hadir dan mempercayakan saya sebagai Ketua HKTI  Banyuwangi. Mudah-mudahan kita bisa secara kekeluargaan dan penuh tanggung jawab dan  saling mengisi, sehingga petani lebih makmur,” ujar Sugirah.

Ia menambahkan, nantinya pengurus baru yang terbentuk dapat bersinergi bersama dalam rangka membangun pertanian yang berteknologi di Banyuwangi. (*)

Artikel ini sebelumnya telah ditayangkan pada website Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi  : banyuwangikab.go.id

Kabupaten Banyuwangi adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Ibu kotanya adalah Kota Banyuwangi. Kabupaten ini terletak di ujung paling timur pulau Jawa, di kawasan Tapal Kuda, dan berbatasan dengan Kabupaten Situbondo di utara, Selat Bali di timur, Samudra Hindia di selatan serta Kabupaten Jember dan Kabupaten Bondowoso di barat.

Kabupaten Banyuwangi merupakan kabupaten terluas di Jawa Timur sekaligus menjadi yang terluas di Pulau Jawa, dengan luas wilayahnya yang mencapai 5.782,50 km2, atau lebih luas dari Pulau Bali (5.636,66 km2).

Di pesisir Kabupaten Banyuwangi, terdapat Pelabuhan Ketapang, yang merupakan perhubungan utama antara pulau Jawa dengan pulau Bali (Pelabuhan Gilimanuk).

Penduduk Banyuwangi cukup beragam. Mayoritas adalah Suku Osing, namun terdapat Suku Madura (Kecamatan Muncar, Wongsorejo, Kalipuro, Glenmore dan Kalibaru) dan suku Jawa yang cukup signifikan, serta terdapat minoritas suku Bali, suku Mandar, dan suku Bugis. Suku Bali banyak mendiami desa – desa di kecamatan Rogojampi. Bahkan di desa Patoman, Kecamatan Rogojampi seperti miniatur desa Bali di pulau Jawa.

Suku Osing merupakan penduduk asli kabupaten Banyuwangi dan bisa dianggap sebagai sebuah sub-suku dari suku Jawa. Mereka menggunakan Bahasa Osing, yang dikenal sebagai salah satu ragam tertua bahasa Jawa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *