Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » LAROS » Universitas PGRI Banyuwangi Gelar Baksos Di Desa Terpencil

Universitas PGRI Banyuwangi Gelar Baksos Di Desa Terpencil

(679 Views) February 3, 2016 7:30 am | Published by | No comment

Banyuwangi, Memorandum – Peduli terhadap warga Desa terpencil, Himpunan Mahasiswa jurusan Matematika Universitas PGRI Banyuwangi (Uniba), Minggu (31/1) kemarin menggelar kegiatan Bhakti Sosial (Baksos) berupa pengobatan gratis dan penyuluhan tentang Tanaman Obat Keluarga (Toga). Baksos yang dilaksanakan di Dusun Bejong, Desa Lider, Kecamatan Songgon, itu didukung oleh dr Didik Sulasmono, yang sehari-hari berpraktek di Desa Gitik, Rogojampi

Baksos Uniba BanyuwangiKetua Himpunan Mahasiswa Jurusan Matematika Uniba, Bachtiar, menjelaskan, dipilihnya Dusun Bejong sebagai lokasi Baksos karena selama ini warga di dusun tersebut jauh dari jangkauan pelayanan kesehatan. Menurutnya, bila ada warga yang menderita sakit, maka harus menempuh perjalanan sejauh 15 Km untuk bisa berobat ke Puskesmas terdekat. “Kita memilih Dusun Bejong sebagai lokasi Baksos, karena warga dusun tersebut selama ini masih jauh dari jangkauan pelayanan kesehatan. Warga harus menempuh perjalanan sejauh 15 KM untuk bisa berobat ke Puskesmas tedekat,” kata Bachtiar.

Bagi Warga Dusun Bejong yang sebagian besar menggantungkan kehidupannya sebagai pekerja Perkebunan, pelayanan kesehatan merupakan hal penting yang selama ini jarang mereka dapatkan. Karena itu, acara Baksos yang berlangsung mulai pukul 08.00 – 12.00 wib itu benar-benar dimanfaatkan oleh warga dusun yang berada di lereng Gunung Raung itu. Sejak dibuka, warga pun berduyun-duyun datang ke Aula kantor Perkebunan yang menjadi tempat kegiatan pengobatan

Selain melibatkan seorang dokter, kegiatan Baksos Mahasiswa Uniba ini juga mendapat dukungan dari beberapa apotek dan toko obat yang ada di Banyuwangi, diantaranya; Apotek Sinar Mas (Rogojampi), Apotek Asia Jaya, Apotek Aldila dan Apotek Alfa Medician. Sementara penyuluhan tentang penanaman Toga, ditangani langsung oleh beberapa Dosen Pembimbing yang turut terjun langsung ke lapangan. “ Kami merasa senang dengan pengobatan gratis ini. Ya kalau bisa sering-sering diadakan disini. Selama ini, kita harus menempuh jarak 15 Km dulu kalau mau berobat atau memeriksakan kesehatan,” ungkap salah seorang warga Dusun Bejong, kepada wartawan.

Menurut data, pengobatan gratis yang berlangsung hanya sekitar 4 jam itu berhasil melayani 150-an warga yang datang. Menurut dr Didik Sulasmono, rata-rata warga Dusun Bejong menderita infeksi saluran pernafasan akut (Ispa). “Bisa jadi ini merupakan efek dari hujan abu yang terjadi ketika gunung raung meletus beberapa waktu lalu,” kata dr Didik. (kt)

Sumber : Koran Harian Memorandum

Categorised in: ,

No comment for Universitas PGRI Banyuwangi Gelar Baksos Di Desa Terpencil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*