Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » LAROS » Tolak Home Stay Kementrian Pariwisata, Warga Lerek Melakukan Sweeping Ke Sejumlah Tempat

Tolak Home Stay Kementrian Pariwisata, Warga Lerek Melakukan Sweeping Ke Sejumlah Tempat

(663 Views) October 30, 2016 3:21 pm | Published by | No comment

tolak-home-stay-sweeping-warga-lerek

Banyuwangi, Memorandum – Demi menciptakan lingkungan aman dan kondusif, sejumblah warga dan para tokoh masyarakat Desa Lerek Kelurahan Gombengsari Kecamatan Kalipuro melakukan aksi sweeping dan berjaga-jaga setiap malam setelah penolakan home stay disetujui. Slamet Rahmadi Ketua RW 02 lingkungan Lerek Kelurahan Gombengsari Kecamatan Kalipuro mengatakan, hal ini dilakukan untuk menciptakan kondisi yang aman dan kondusif tidak terkontaminasi budaya barat sesuai dengan kesepakatan pada saat di kelurahan yakni menolak adanya homestay.

Aksi dilakukan setiap malam hari, utamanya setelah penyelenggaraan festival kopi lego yang diadakan tanggal 26-27 Oktober 2016 lalu.

Karena hari itu juga sekira pukul 01:00 dini hari salah satu warga yang ikut melakukan aksi sweping mendapat informasi ada turis yang menginap di rumah  panitia penyelenggara festival. “Padahal saya sudah mengingatkan panitia untuk tidak menerima tamu pada malam hari seperti halnya turis yang diundang saat festival,” katanya.

Beruntung, 50 orang yang hendak menggerebek rumah panitia tersebut bisa dicegah setelah menghubungi pihak keamanan setempat untuk memindahkan turis tersebut agar tidak terjadi kericuhan antar warga, imbuhnya.

seharusnya panitia mengerti dan menghargai isi kesepakatan tersebut karena disaksikan langsung oleh Kelurahan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bankesbangpol), Polsek Kalipuro, Dinas pariwisata hingga kecamatan, Koramil Kalipuro.”Kemarin sudah sepakat tapi kenapa masih saja diinapkan dirumah warga lerek, kalau ditempat lain kami gak masalah,” pungkas Slamet.

Terpisah, Hadi pemilik rumah tempat turis menginap  mengungkapkan, dirinya tidak mengerti jika turis yang datang tidak boleh menginap dan sepengetahuannya jika sudak diijinkan oleh RT setempat berarti boleh menginap dirumahnya. “Saya gak ngerti, katanya panitia pak RT sudah mengijinkan ya sudah saya persilahkan masuk, saya gak tau kalau masalahnya seperti apa,” ungkap Hadi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Panitia Festival Kopi Lego dihubungi via teleponnya, Hasan mengatakan, nanti akan dikoordinasikan kembali mengenai hal itu. Jika benar adanya warga Lingkungan Lerek menolak home stay, tapi warga yang mana menolak. Untuk itu, segera akan dikoordinasikan kembali bersama pihak-pihak terkait, jelasnya. (fat)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Tolak Home Stay Kementrian Pariwisata, Warga Lerek Melakukan Sweeping Ke Sejumlah Tempat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*