Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » KRIMINAL » Terpergok Polair, Pemburu Tinggalkan Bangkai Penyu Di Pantai Sumur Tong

Terpergok Polair, Pemburu Tinggalkan Bangkai Penyu Di Pantai Sumur Tong

(339 Views) May 3, 2016 10:06 pm | Published by | No comment
Polair Temukan 2 bangkai Penyu

– Bangkai penyu yang ditemukan Petugas Satpolair Polres Banyuwangi di Kawasan Pantai Sumur Tong

Banyuwangi, Memorandum – Dua bangkai penyu ditemukan di kawasan pantai Sumur Tong, Kecamatan Tegaldlimo kemarin (2/5). Penyu tersebut sengaja ditinggalkan pemburu penyu. Sebab aksi mereka kepergok petugas dari Satpolair Banyuwangi. Diyakini para pemburu penyu ini sudah seringkali melakukan aksi serupa.

Bangkai penyu tersebut ditemukan saat petugas Satpolair Polres Banyuwangi melakukan patroli rutin. Sekitar pukul 09.00 WIB patroli memasuki pelawangan sumur tong. Di tempat itu petugas melihat dua kapal jenis sekoci berada diperairan tersebut. Naluri petugas mencurigai dua kapal tersebut sedang melakukan kegiatan yang melanggar hukum. “Saat kita dekati dua kapal sekoci itu tiba-tiba kabur ke arah pulau Bali,” jelas Kasat Polair Banyuwangi AKP Subandi.

Melihat itu, petugas langsung melakukan pengejaran. Sehingga terjadilah aksi kejar-kejaran antara petugas dengan kapal sekoci tersebut. Namun kapal yang digunakan petugas kalah cepat dengan kapal sekoci tersebut.  Apalagi, dua dari tiga mesin kapal petugas mengalami kerusakan. Sehingga dua kapal sekoci tersebut  berhasil lolos. “Dalam aksi kejar-kejaran kami sempat mengeluarkan tembakan perigatan sebanyak tiga kali agar mereka berhenti,” tegas Subandi.

Anggota kemudian memutuskan untuk kembali ke kawasan pantai Sumur Tong. Di sana petugas  langsung melakukan penyisiran di sekitar pantai. Saat itulah ditemukan dua ekor penyu yang berukuran cukup besar dalam keadaan tewas. Kaki penyu tersebut dalam keadaan terikat di pohon. Selain itu, lanjut mantan Kasubag Humas Polres Banyuwangi ini, petugas juga menemukan 67 tali lain yang juga terikat di pohon. Diduga kuat tali itu sebelumnya juga digunakan untuk mengikat penyu. “Informasi yang kita terima aksi pencurian penyu seperti ini sudah seringkali dilakukan,” bebernya.

Subandi menyatakan, diyakini orang yang mengendarai dua kapal sekoci tersebut merupakan pelaku pencurian penyu asal Bali. Sebab dari informasi yang diterimanya, di sejumlah restoran di Bali sudah banyak sajian menu yang berbahan daging penyu. Menurutnya, peminat menu tersebut rata-rata turis dari eropa.

Menyikapi kejadian tersebut, Subandi berjanji akan meningkatkan patroli khususnya di kawasan yang rawan dengan kejahatan illegal fishing  termasuk pencurian penyu ini. “Kita tingkatkan patroli untuk mencegah aksi pencurian serupa terulang kembali,” janjinya. (jai)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Terpergok Polair, Pemburu Tinggalkan Bangkai Penyu Di Pantai Sumur Tong

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*