Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » EKONOMI » Tata Pasar Sobo Jadi Pasar Rakyat, Bukan Menggusur Pedagang

Tata Pasar Sobo Jadi Pasar Rakyat, Bukan Menggusur Pedagang

(2056 Views) June 11, 2014 5:30 am | Published by | No comment

panel_focus_imageBANYUWANGI   –  Bupati Abdullah Azwar Anas menegaskan tidak pernah mengeluarkan kebijakan untuk menggusur para pedagang tradisional di Pasar Sobo. Pernyataan ini dikeluarkan Bupati saat rapat koordinasi sinergitas tiga pilar di Lapangan Tenis Indoor, GOR Tawang Alun, Senin (9/6).

Bupati mengatakan, Pemkab justru tengah gencar untuk merevitalisasi pasar-pasar tradisional untuk menjadi pasar yang lebih modern, tertata dan bersih.   “Dari awal tidak ada kebijakan menggusur para pedagang taradisional, justru kita ingin Mbok Nah, Yu Tun dan para pedagang pasar tradisional lainnya mendapatkan tempat yang terhormat  dalam proses perekonomian Banyuwangi. Kita ingin menjadikan Pasar Sobo benar-benar menjadi pasar rakyat,” kata Bupati.

Apa kriteria pasar rakyat? Bupati mengatakan pasar rakyat seharusnya diisi dengan transaksi jual beli kebutuhan pokok dan berisi barang-barang produksi lokal. Untuk itu Pasar Sobo nantinya akan dijadikan pasar terpadu yang terdiri dari pasar tradisional dan pasar berbasis kesenian dan kerajinan lokal. ”Pasarnya nanti terdiri dari pedagang tradisional yang menjual kebutuhan pokok serta pedagang yang menjual handicraft serta oleh-oleh khas Banyuwangi,” urai Bupati.

Tidak hanya itu, nantinya pasar tersebut akan dipadukan dengan terminal pariwisata sehingga membuka peluang untuk lebih banyak lagi konsumen yang datang. “Para pedagang tidak perlu khawatir karena bisa dilihat dari track record sebelumnya seperti penataan PKL di Taman Sritanjung dan Blambangan. Setelah ditata pengunjung semakin ramai dan pendapatan pedagang pun meningkat,” ujar Bupati Anas.

Bupati melanjutkan, berangkat dari kebijakan menjadikan Pasar Sobo menjadi pasar rakyat, dalam pembangunannya Pemkab pun berkomitmen tidak melibatkan investor, namun murni menggunakan APBD. “Banyak investor yang menawarkan untuk membangun Pasar Sobo, tapi kita tolak karena tidak ingin nantinya rakyat terbebani dengan harga lapak yang mahal dan masalah lainnya,” ujar Bupati.

Sementara itu Kepala Dinas Pendapatan Suryanto Waspotondo mengatakan Pemkab Banyuwangi akan mengakomodir seluruh pedagang yang saat ini terdaftar di Pasar Sobo yang berjumlah 54 orang. Yayan menjamin seluruh pedagang akan mendapatkan tempat baru setelah pasar tersebut selesai dibangun.

“Relokasi hanya sementara selama proses pembangunan. Setelah itu pedagang bisa menempati space baru. Tapi bukan ruko, bentuknya lebih modern seperti konsep di bandara. Namun yang menjadi catatan produk yang dijual harus disesuaikan dengan konsep terminal wisata terpadu. Ini telah kami dialogkan dengan pedagang sejak 2012 lalu,” ungkap Yayan. (Humas Protokol)

Categorised in:

No comment for Tata Pasar Sobo Jadi Pasar Rakyat, Bukan Menggusur Pedagang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*