Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PEMERINTAHAN » Serapan Anggaran Hibah Pemkab Banyuwangi Rendah

Serapan Anggaran Hibah Pemkab Banyuwangi Rendah

(509 Views) July 30, 2016 9:03 am | Published by | No comment
Serapan Anggaran

Komisi II rapat evaluasi serapan bersama SKPD di DPRD Banyuwangi

Banyuwangi, Memorandum – Penyerapan anggaran hibah yang dikelola mitra kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di anggaran Tahun 2016, dinilai Komisi II DPRD Banyuwangi, sangat rendah. Pasalnya, rendahnya penyerapan anggaran hibah, terkendala regulasi penerima hibah, yang termaktub dalam Undang-Undang No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, sehingga berdampak pada rendahnya penyerapan anggaran pada semester I Tahun 2016.

Itu dijelaskan oleh Ketua Komisi II, Marifatu Kamilah, SH pada Memorandum, Jum’at (29/7). Dikatakan, indikator rendahnya penyerapan itu, terlihat dari hasil rapat evaluasi serapan anggaran SKPD menjelang dibahasnya KUPA-PPAS Perubahan APBD Banyuwangi tahun 2016, rata-rata masih dikisaran 30 – 40 persen.

“Serapan anggaran mitra kerja kami masih rendah, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan serapannya masih 30 persen, Dinas Peternakan 20 persen, Kantor Ketahanan Pangan 44 persen dan Dinas Kelautan dan perikanan 33 persen” jelasnya.

Diungkapkan Makrifatul,  masing-masing Kepala SKPD, mereka tidak berani melanggar  Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No. 900/4627/SJ, yang intinya berisi penjelasan teknis Pasal 298 Ayat (5) Undang-Undang No 23 tahun 2014, yang mengatur tata cara penerima hibah dan bansos. Sehingga dampak negatif dari surat edaran tersebut, Pemerintah Daerah melalui SKPDnya tidak berani menyalurkan hibah maupun bansos

Padahal, mitra kerja Komisi II, rata-rata memiliki program pemberdayaan masyarakat. Penerima hibah APBD adalah kelompok tani, gabungan kelompok tani, kelompok peternak, kelompok pembudidaya perikanan, kelompok tani hutan dan lain-lain.
“ Program bantuan hibah pada kelompok masyarakat dianggarkan sebelum adanya SE Mendagri, sehingga banyak anggaran yang kembali ke Kas Daerah” ungkap Politisi Golkar asal daearah Pemilihan Banyuwangi II.
Selanjutnya dalam KUPA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2016, anggaran hibah untuk kelompok masyarakat banyak yang digeser pada kegiatan program pelatihan dan pembangunan fisik berupa sarana prasarana penunjang pertanian,peternakan maupun perikanan.(ydi)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Serapan Anggaran Hibah Pemkab Banyuwangi Rendah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*