Selesaikan Secara Kultural

802 views
banner 468x60)
Tumpangpitu  - -Ketua Tanfidz PCNU Banyuwangi, KH Maskur Ali

Ketua Tanfidz PCNU Banyuwangi, KH Maskur Ali

PCNU Soal Kasus Tambang

Banyuwangi, Memorandum – Penyelesaiannya konflik anti tambang emas Tumpangpitu Pesanggaran harus dilakukan secara kultural, yakni melalui pendekatan dan dialog langsung kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan, Ketua Dewan Tanfidz Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi, KH Maskur Ali, menanggapi terkait dengan peristiwa pembakaran kelompok anti tambang baru ini terjadi.

Menurut KH Maskur Ali, pasti ada sesuatu yang menyebabkan kemarahan warga. Salah satunya adalah mulai terjadinya kesenjangan yang luar biasa. “Ada keinginan warga yang tidak sesuai dengan kenyataan. Karena itu, penyelesaiannya harus dengan cara kultural, bukan struktural. Kalau dengan cara struktural, masing-masing akan ngotot dengan caranya sendiri. Masyarakat akan tetap ngotot dengan keinginannya, sementara aparat keamanan juga akan ngotot dengan prosedur yang diterapkannya. Ini tentu akan menimbulkan masalah baru lagi,” kata KH Maskur Ali, Senin (30/11) kemarin.

KH Maskur Ali berharap agar semua pihak lebih mengutamakan kepentingan bersama dalam menyelesaikan masalah tersebut. “Kita berharap masalah ini bisa diselesaikan secara arif dan bijak. Untuk itu, semua pihak harus bisa duduk bersama untuk menyelesaikannya. Kita kan tidak ingin masalah ini semakin membesar dan dapat mengganggu stabilitas keamanan di Banyuwangi,” ungkapnya. (bud)

Sumber : Koran Harian Memorandum

MEMORANDUM

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply

*