Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » LAROS » Seleksi Pendamping Lokal Desa Banyak Titipan Ormas

Seleksi Pendamping Lokal Desa Banyak Titipan Ormas

(1570 Views) December 12, 2015 1:18 pm | Published by | No comment

Banyuwangi, Memorandum – Seleksi Calon Pendampingan Lokal Desa untuk mengawal program pemerintah pusat Dana Desa (DD) Rp. 1 miliar per desa dari pemerintah pusat dibiayai APBN kurang transparan dan masih syarat kepentingan dan titipan ormas tertentu.

Hal itu disampaikan Hariyadi Ketua Forum Kajian dan Study Pembangunan (FKSP) untuk Banyuwangi yang melihat secara diam-diam proses seleksi lewat wawancara yang dilaksanakan di Hotel Baru Indah Gambiran Banyuwangi, Jum’at (11/12).

Tes Pendamping Lokal Desa Banyuwangi

Temuan FKSP, banyak peserta mengaku dapat undangan test wawancara seleksi pendamping lokal desa dari pengurus atau aktifis ormas tertentu dan tidak ada undangan resmi. Indikasi kurang transparansi proses pengumuman, bisa memicu potensi titipan kepentingan dan mengurangi kompetensi calon pendamping lokal desa.

“Banyak keluhan dari peserta seleksi yang mengaku satu dengan lainnya mendapat informasi seleksi berbeda. Ada yang lewat SMS ada pula yang pro aktif mencari informasi lewat situs pemerintah pusat. Bahkan di situs milik Pemda Banyuwangi di BPMPD (Badan Pemberdayaan masyarakat dan Pemerintah Desa) tidak ada publikasi,” ungkap Hariyadi.

Informasi diterima Memorandum, ada 362 calon pendamping lokal desa di Kabupaten Banyuwangi Jumat (11/12) pagi mengikuti seleksi wawancara di Hotel Baru Indah Jajag Banyuwangi. Perekrutan ini diikuti oleh calon pendamping lokal desa. Dalam kesempatan ini juga ada seleksi dari Kabupaten Jember yang seleksi wawancaranya di tempat yang sama tetapi berbeda gedung/ruangan.

Pantauan di lokasi ( di Hotel Baru Indah), sejak pagi para peserta sudah berkumpul. Namun jalannya seleksi wawancara ini nampaknya amburadul karena proses pengumuman kurang transparan. Dan ada peserta yang mengaku dikabari langsung dari ormas yang mengajaknya. Sedangkan peserta yang sebelumnya tidak ada yang mengajak mengetahui info dari salah satu Portal Berita Lokal untuk melihatnya di Kantor BPMPD Banyuwangi langsung. Dan bukan dari Website Resmi BPMPD Kabupaten Banyuwangi langsung. Acara seleksi itu, Terkesan settingan dan sengaja tidak diblow-up media massa untuk peserta yang lulus seleksi wawancara.

Selain masalah pengumuman tes, perekrutan pendamping desa ini juga diwarnai isu peserta titipan. Banyak peserta yang mendengar ataupun yang membicarakan isu tersebut.

Adanya isu-isu miring, seperti adanya peserta yang dapat rekom dari Partai dan ormas tertentu. Tentunya membuat peserta yang benar-benar melamar dan tidak punya jaringan menjadi drop. Dikhawatir tes wawancara ini hanya formalitas saja.

Beberapa peserta dari Wongsorejo mengaku direkom oleh sebuah Ormas. Bahkan sebelum pengumuman ini muncul, peserta itu sudah pernah dikumpulkan sebanyak dua kali di minggu-minggu sebelumnya yaitu di Kota Rogojampi dan Kota Genteng. Padahal sejatinya pengumuman Peserta yang lulus tes wawancara Pendamping Lokal Desa ini baru keluar dari Bapemas Provinsi Jatim pada tanggal 3 Desember 2015 atau 8 hari sebelum tes. Seolah-olah peserta yang melamar dari Ormas sudah yakin akan masuk daftar.

Ada temuan bahwa setelah selesai tes wawancara, peserta yang mengaku dibawa oleh Ormas diminta tanda tangan sesuatu ditempat lain diluar gedung tempat wawancara dilaksanakan.

Untuk diketahui, panitia seleksi pendamping lokal desa Kabupaten Banyuwangi ini terdiri dari Akademisi dan Bapemas Provinsi Jatim. (coi)

Sumber : Koran Harian Memorandum

MEMORANDUM

Categorised in: ,

No comment for Seleksi Pendamping Lokal Desa Banyak Titipan Ormas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*