Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PEMERINTAHAN » Sebagai Komoditi Wisata Banyuwangi Harus Punya ‘Kampung Buah’

Sebagai Komoditi Wisata Banyuwangi Harus Punya ‘Kampung Buah’

(444 Views) August 26, 2016 3:07 pm | Published by | No comment

Banyuwangi, Memorandum – Agar semakin sinergi dan dapat menjangkau lapisan masyarakat di Pedesaan, potensi dunia pertanian Banyuwangi yang sangat besar harus bisa dimanfaatkan untuk kepentingan kepariwisataan. Hal ini diungkap oleh Anggota Fraksi Golkar – PAN, Muhammad Sahlan, diruang kerjanya, Kamis (25/8) kemarin.

Legislator Partai Golkar itu menegaskan tentang pentingnya mengangkat dan men-sinergikan dunia pertanian dengan industri kepariwisataan. Menurutnya, belajar dari daerah-daerah lain seperti Kota Batu (Malang) atau beberapa daerah lain di Propinsi Bali, kultur pertanian masyarakat ternyata layak dan mampu untuk menunjang perkembangan industry kepariwisataan tanpa harus merusak atau merubah kondisi alam.

“Selama ini, potensi wisata Banyuwangi yang dipromosikan secara besar-besaran hanya kawasan ‘Segitiga Emas’ mulai dari Kawah Ijen, Plengkung dan Sukamade. Sementara, kawasan yang berada ditengah-tengah segitiga itu sama sekali masih belum tersentuh. Pontensi yang ada di kawasan itu adalah dunia pertanian. Menurut hemat saya, dunia pertanian sudah sangat layak untuk menjadi komoditi pariwisata. Dan akhir-akhir ini Banyuwangi juga mulai dikenal luas sebagai daerah penghasil buah-buahan seperti; Buah Naga dan Jeruk. Kenapa daerah-daerah itu tidak ditetapkan saja sebagai ‘Kampung Buah’ yang bisa dijadikan sebagai sasaran destinasi,” ungkap Sahlan. (bud)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Sebagai Komoditi Wisata Banyuwangi Harus Punya ‘Kampung Buah’

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*