Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Rumah Joglo ‘Osing’ Semakin Diminati

Rumah Joglo ‘Osing’ Semakin Diminati

(1258 Views) September 5, 2016 3:52 pm | Published by | No comment
Ekonomi, Rumah Joglo, Bwi

Rumah Joglo Banyuwangi

Banyuwangi, Memorandum. – Rumah gebyok atau sering disebut rumah joglo khan suku Osing, Banyuwangi, makin diminati banyak kalangan. Untuk keperluan tambahan penghias rumah,  hunian rumah pribadi warga, hingga digunakan bangunan permanen kafe dan restoran. Dengan konsep klasik dan tradisional ini, rumah joglo dimanfaatkan pengrajin kayu sebagai pengasilan tersendiri dengan makin banyaknya peminat rumah yang dibangun dengan empat pilar penyangga ini.

Panji (27), pengrajin warga asal Desa Kemiren Kecamatan Glagah, mengatakan, pembuatan rumah joglo ini merupakan warisan turun temurun keluarga asli suku Osing yang sekarang ini makin disenangi dengan karakteristik arsitektur bangunannya terlihat klasik, sederhana dan tradisional.

Keuntungan yang diperoleh dalam membuat rumah joglo ini bisa mencapai puluhan juta untuk satu rumah. Sedangkan dalam sebulan, pesanan rumah joglo meningkat sampai dua atau tiga pesanan rumah joglo untuk ukuran standart yakni 4×6 meter persegi.

Kebanyakan pemesan, rumah joglo digunakan sebagai, hunian, home stay, tambahan eksterior rumah dan kafe. Harganyapun cukup berfariasi mencapai Rp. 5 juta untuk kecil standart, Rp 15 juta untuk gebyok biasa hingga ratusan juta rupiah untuk rumah joglo full set bonus perbotan kuno,” jelas Panji.

Dalam Rumah joglo biasanya, terdiri dari soko 15 cm, luas 9×10 meter, tumpangsari 5, sinup tumpuk, dodo peksi ukir, soko pengarak, blandar dan pengeret terbuat dari balok kayu jati yang sangat tebal, umpak original kayu jati setinggi 30 cm. Selain itu, dalam sejarahnya mengenai kerangka rumah joglo atau yang biasa disebut dengan soko guru jiika diamati ada empat pilar utama yang digunakan sebagai penyangga rumah. “Pilar-pilar utama ini melambangkan empat arah mata angin yaitu barat, timur, utara, dan selatan,” ungkapnya. (fat/bud)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in: ,

No comment for Rumah Joglo ‘Osing’ Semakin Diminati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*