Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Ritual Adus Getih Warga Osing di Glagah

Ritual Adus Getih Warga Osing di Glagah

(1095 Views) December 29, 2015 6:02 pm | Published by | No comment

Sebelum Dikhitan Rasa Sakit Dipindahkan ke Ayam Jago

Banyuwangi, Memorandum

Ritual Adus Getih (mandi darah), untuk anak laki-laki yang sudah masuk usia akil baligh hendak di khitan atau sunat, adalah tradisi warga osing di Desa Glagah Kecamatan Glagah Banyuwangi.

Ritual Adus Getih

Prosesi ritual Ados Getih atau Mandi Darah hewan untuk memindahkan rasa sakit saat mengkhitan anak laki-laki yang sudah cukup umum

Pawang ritual, tampak menyiapkan sesajen kembang, menyan, tumpeng dan lainnya untuk menyiapkan rituan Adus Getih.

Sebelum disunat si anak lebih dulu ikut ritual tersebut dipandu tetua ada, didampingi kedua orang tuanya. Si anak memegang ayam jantan merah yang nantinya di sembelih, serta darahnya dimandikan ke tubuh si anak.

Memang sungguh mengerikan, belum lagi aroma dupa yang dibakar  menyeruak mistik siapa pun yang menyaksikan ritual warga Osing Glagah itu.

Sebelum dimandikan, lebih dulu tetuah merinci tahapan ritual dengan gelar songgo, yakni mengarak 9 tumpeng yang sudah disiapkan, serta ritual dodol rujak lan dawet yang menggambarkan transaksi ada penjual dan pembeli dengan uang picis beling (pecahan beling).

Barulah, si anak dimandikan dengan darah encer dari ayam jago yang sudah diambil darahnya. Berikutnya, tetuah adat pun melarung si bocah ke sungai untuk dimandikan sebagai simbol mensucikan diri.

Man Usik tokoh di Glagah mengatakan, filosofi dari sunatan itu sendiri dengan mandi darah adalah simbolis agar rasa sakit yang di alami anak yang akan sunat akan berpindah di ayam jago berbulu merah itu sebagai mediator.

“Ya kalau adus getih ini kiasan peristiwa yang dialami Nabi Ibrahim menyembelih anak kandungnya Nabi ismail. Pada waktu itu Nabi Ibrahim diberi cobaan untuk menyembelih anaknya Nabi Ismail, karna ketaatan pada Allah SWT, yang akhirnya digantikan kambing oleh Allah SWT. Berhubung kita warga  sederhana jadi diganti ayam dan pawang nantinya akam memindahkan rasa sakit saat sunat pada ayam,” ungkapnya pada wartawan. (fat/coi)

Sumber : Koran Harian Memorandum

Categorised in: ,

No comment for Ritual Adus Getih Warga Osing di Glagah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*