Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » KRIMINAL » Rebutan Lahan Dua Petani Carok

Rebutan Lahan Dua Petani Carok

(1543 Views) November 5, 2015 1:05 pm | Published by | No comment

Rebutan LahanBanyuwangi, Memorandum – Rebut lahan pertanian, dua petani terlibat adu fisik saling bacok. Akibatnya kedua sama-sama terluka, termasuk salah seorang warga yang melerai ikut kena sabetan parang. Mereka sempat dirawat di Puskesmas Licin, hingga akhirnya dirujuk di RSUD Blambangan, Rabo (4/11).

Peristiwa itu kini ditangani Polsek Licin, pihak yang terlibat Payomi (60), warga Dusun Krajan, Desa Banjar dan Haeropin (44), asal Dusun Karangsari, Desa Segobang.

“Kebetulan letak sawah dua petani ini bersebelahan,” kata Kapolres Banyuwangi AKBP Bastoni purnama SIK melalui Kapolsek Licin AKP Jupriyadi

Informasi dilapangan, sekira 08.00 WIB, Payomi di sawahnya di Dusun Randu Agung, Desa Kluncing. Berikutnya datang Haeropin juga mengunjuungi sawah sambil membawa parang. Ada permasalah yang dipendam, saat bertemu mereka terlibat cek cok mulut hingga berlanjut adu fisik dan bacok. Datang Siswandi (44), putra Payomi yang hendak melerai, sempat mereda keributan, emosi Haeropin sukses diredam. Tanpa disangka, Haeropin kembali menyerang Payomi hingga terluka. Tak ingin jatuh korban Siswandi berusaha merebut parang, namun gagal malah melukai tangan Siswandi.

Meski terluka tapi parang dari tangan Haeropin berhasil disingkirkan. Dia lantas melarikan ayahnya ke Puskesmas Licin, lalu melapor ke polsek sambil menahan sakit dan berdarah-darah.

“Haeropin hanya mengalami luka ringan di dahi dan pelipisnya robek serta luka memar,” kata AKP Jupriyadi.

Kini kasusnya sedang dilakukan olah TKP dan pengumpulan bukti-bukti. (mam)

Sumber : Koran Harian Memorandum

MEMORANDUM

Categorised in:

No comment for Rebutan Lahan Dua Petani Carok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*