Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali

Click to open Menus
Home » EKONOMI » Ratusan Pedagang Asongan Belajar Pembukuan Keuangan Sederhana

Ratusan Pedagang Asongan Belajar Pembukuan Keuangan Sederhana

(975 Views) November 13, 2014 5:21 pm | Published by | No comment

BANYUWANGI –  Meski biasa berjualan secara keliling, namun ratusan pedagang asongan di Pelabuhan Ketapang rupanya memiliki semangat yang tinggi untuk punya kemampuan di bidang manajemen keuangan. Ini terlihat pada acara pembinaan pedagang asongan yang digelar Pemkab Banyuwangi di aula ASDP, Ketapang, Kamis (13/11). Pada pembinaan ini salah satu materi yang diberikan adalah cara membuat pembukuan keuangan sederhana.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pertambangan Hary Cahyo Purnomo yang diwakili Sekretaris Dinas Taufikkurrohman, mengatakan para pedagang asongan dilatih cara membuat pembukuan sederhana untuk meningkatkan kemampuan manajemen pengelolaan uang. Dengan begitu, pedagang asongan bisa melihat alur keuangan yang masuk dan keluar sehari-hari secara rapi.

“Pembukuannya sederhana saja seperti berapa jumlah stok barang , berapa barang yang terjual, dan berapa pendapatan yang dihasilkan. Ini agar pedagang bisa memisahkan antara uang dagangan dan uang yang dipakai untuk konsumsi sehari-hari,” kata Taufik.

Selain itu pada pembinaan tersebut pedagang asongan juga dibekali cara-cara bagaimana bersikap ketika menawarkan barang , melayani pembeli, sampai menjaga kerapihan penampilan. “Kita ingin merubah image pedagang asongan yang selama ini masih terkesan tidak rapi, kurang ramah agar menjadi lebih baik. Kita jugamemberikan seragam dan identitas bagi seluruh pedagang asongan agar jelas mana pedagang yang terdaftar dan tidak. Ini untuk menghindari misalnya ada copet yang menyamar jadi pedagang asongan,” imbuh Taufik.

Pada acara tersebut juga dilakukan penandatanganan kemitraan usaha penyediaan bahan baku antara Pemkab Banyuwangi, Peguyuban Pedagang asongan pelabuhan ketapang (PPA) dan PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk (Alfamart). Kerjasama ini memberikan kemudahan bagi para pedagang untuk mendapatkan barang dagangan. “Pedagang mendapatkan suply dagangan dengan pembayaran dalam jangka watu tertentu. Kita harap kerjasama ini bisa menguntungkan semua pihak terutama bagi para pedagang asongan,” cetus Taufik.

Sementara itu Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Wiyono berharap dengan kerjasama tersebut, selain menyediakan barang dagangan pihak Alfamart juga bisa melakukan pembinaan dan pendampingan. Agar kelak pedagang tidak tergantung selamanya pada swasta namun bisa mandiri. “ Orang berusaha harus punya target minimal nantinya asongan harus menjadi bosnya pedagang asongan,” tutur Wiyono.

Wiyono juga mengatakan jika pedagang asongan di Pelabuhan Ketapang menjadi representasi masyarakat Banyuwangi. Maka perlu menjaga sikap dan tingkah laku. “Jangan lupa juga untuk peduli terhadap kebersihan dan keamanan areal pelabuhan ini,” pungkas Wiyono.

Pada kegiatan pembinaan tersebut, pedagang asongan yang menjadi peserta terdiri atas 234 pedagang asongan Pelabuhan Ketapang dan 16 pedagang asongan terminal Sri Tanjung.  (Humas Protokol)

Categorised in:

No comment for Ratusan Pedagang Asongan Belajar Pembukuan Keuangan Sederhana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

you MUST enable javascript to be able to comment