Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » LAROS » Putra Glenmore Kecam Monopoli Angkutan Tebu PT. IGG

Putra Glenmore Kecam Monopoli Angkutan Tebu PT. IGG

(1183 Views) August 8, 2016 1:40 pm | Published by | No comment
Putra Glenmore

Pengurus Otoritas Putra Glenmore (OPG) saat menyikapi monopoli Cv Fajar di pabrik Industri Gula Glenmore.(nre)

Banyuwangi, Memorandum – Tebang perdana lahan tebu di PT. Industri Gula Glenmore (IGG) bak bola panas dirasakan warga tinggal disekitar perkebunan. Ternyata diam-diam menyisakan persoalan atas dugaan praktek monopoli proyek Pekerjaan Tebang Akut (PTA) yang dimainkan CV Fajar asal Jember.  Proses tender pekerjaan tebang angkut di rasakan oleh PT. IGG dinilai syarat kepentingan, dimana proses tender sendiri tidak memberikan ruang cukup bagi kontraktor lokal untuk terlibat.

Pengusaha jasa angkutan yang tergabung dalam Otoritas Putra Glenmore mengecam PT. IGG yang dinilai tidak koperatif terhadap warga lokal untuk berpasisipasi dalam proses produksi gula. Hal itu terlihat dari perlakukan menejemen yang lebih mengutamakan pengusaha luar daerah.  Terlihat dalam proses tender pengerjaan musim tebang yang dinilai syarat kongkalikong. Pernyataan itu diungkapkan, Samsul Ketua Otoritas Putra Glenmore (OPG) kepada Memorandum, Minggu (7/8). Nampaknya memilih ‘bermain mata’ dengan CV Fajar selaku pemenang tender pekerjaan.

Sejak awal proses tender sudah dikondisikan oleh segelintir Direksi PTPN XII. Dimana informasi itu tidak banyak diketahui publik khususnya warga lokal. Hal ini menyebabkan pengusaha lokal sekitar PT IGG tidak bisa berpatisipasi. “Tendernya disampaikan sangat mepet waktunya. Ini mempersempit keterlibatan pengusaha lokal untuk ikut sebagai peserta tender. Transparansi ini kita pertanyakan,” kata Samsul, didampingi Pengurus OPG Sekretaris, Kiki Alamudi.

IGG sendiri menetapkan  pemenang tender yakni CV Fajar dari Jember. Dimana CV Fajar sendiri diketahui merupakan krooni salah satu Direksi PTPN XII.  “Kita oleh Manager PT. IGG disarakan untuk ngesub ke CV. Fajar yang memonopoli pengkerjaan tebang angkut tebu. Yang membuat kami heran CV. Fajar akan memberikan pekerjaan asal Dana Operasinal Jasa Angkut  dengan potongan 40 persen. Alasannya besaran potongan itu untuk PPN, PPH sampai 40 persen.  Sesuai aturan perpajakan potongan itu tidak masuk akal. Dengan komitmen sebesar itu pengusaha lokal tidak bisa kerja karena rugi,”ungkap Samsul.

Padahal ada ratusan pemilik truk warga Banyuwangi berharap keberadaan pabrik gula Glenmore mampu melibatkan komponen lokal secara proporsional. Namun faktanya, keberadaan IGG belum bisa menjawab kemitraan dengan warga setempat. Sesuai amanah Presiden Joko Widodo keberadaan BUMN harus mendorong tumbuhnya iklim usaha dan mampu menyerap lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat disekitarnya.

“Teman-teman yang tergabung dalam OPG ini sampai saat ini hanya jadi penonton dirumahnya sendiri. IGG yang awal ide-nya bakal mendorong tingkat partisipasi masyarakat lokal dan mendorong ekonomi lokal itu hanya lips service pejabatnya saja. Harapan kami sederhana saja, jangan ada monopoli pekerjaan. Jika ini dibiarkan akan memicu konflik dengan masyarakat Glenmore. Dulu warga perkebunan tidak bingung cari pekerjaan ketika masih tanam karet, kopi dan kakao. Tapi sekarang ribuan orang didepan mata sudah banyak menganggur,” ungkap Kiki Amudi.

Diperkirakan nilai proyek angkutan tebu pada musim giling fase awal sebesar Rp. 10 miliar.  Suyoto Penasehat Direksi PTPN XII kepada pengurus OPG mengatakan, pihaknya akan menjembatani persoalan kesempatan kerja ini. “Kami akan menyampaikan persoalan angkutan tebu ini kepada Direksi mohon waktu satu  sampai dua hari kedepan,” kata Suyoto.

Kabar terbaru diterima Memorandum, akibat perbedaan itu, sejumlah masyarakat lokal yang berharap mendapatkan kesempatan berkerja di IGG, juga akan protes dan akan menggelar aksi demo. Mereka mengaku protes dengan sikap ketidak adilan pihak managemen PTPN XII itu. (nre)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Putra Glenmore Kecam Monopoli Angkutan Tebu PT. IGG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*